News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Napak Bumi dan Peringatan Mbah Pram di Komunitas Lima Gunung

Seniman petani Komunitas Lima Gunung itu berkumpul di Pendopo Padepokan Tjipto Boedojo Dusun Tutup Ngisor, Desa Sumber, Kabupaten Magelang, Jateng. Dalam dekapan hawa dingin mereka  memulai agenda peringatan Hari Peradaban Desa yang ditetapkan mandiri oleh mereka jatuh setiap 21 Mei. 
Kamis, 22 Mei 2025 - 06:47 WIB
Komunitas Lima Gunung melakukan performa seni "Mberat Sukerta"
Sumber :
  • ANTARA

"Tidak heran jika kebijakan terus mengalir dari atas, tanpa pernah benar-benar mencoba memahami makna dari bawah. Ada kesenjangan, kesalahan penerjemahan yang akut, sehingga keadilan pun menjadi fatamorgana," ucapnya.

Namun, pesan "Napak Bumi" perlu diartikulasikan karena peranan sebagai seruan untuk mereka yang terlena di puncak piramida dan malah berambisi makin terbang tinggi, tanpa menyadari bahwa akar hidup mereka semakin rapuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ironi tentang semakin tinggi mereka terbang menjadikan kian lupa cara mendarat mesti ditangkal dengan kesadaran atas arti kembali, mendarat, dan menyelami makna keadilan sejak dari dalam pikiran.

"Sebagaimana pesan bijak dari Mbah Pram (Sastrawan Pramoedya Ananta Toer/1925-2006)," ucap Brian yang berasal dari Kabupaten Pati, Jawa Tengah itu.

Kenduri

Sebelum tengah malam mengantar Selasa (20/5) beralih kepada jatuhnya hari peringatan itu, acara Hari Peradaban Desa ditandai dengan kenduri tumpeng "Selametan", pembacaan doa dan mantra kejawen oleh pimpinan Padepokan Tjipto Boedojo, Sitras Anjilin (66). Hadir pula dengan duduk bersila di atas tikar antara lain Rektor Universitas Tidar (Untidar) Magelang Sugiyarto, sejumlah perwakilan kelompok seniman "Kiai Kanjeng" Yogyakarta, dan beberapa peneliti serta pemerhati budaya.

Sitras, yang juga tokoh sesepuh Komunitas Lima Gunung itu, memimpin para pegiat seni budaya yang hadir malam itu, untuk retret dengan melantunkan masing-masing 12 bait tembang Mocopat, bersumber dari Serat Kalatidha (Pupuh Sinom) karya pujangga Raden Ngabehi Ranggawarsita (1802-1873) dan Sesinggah (Pangkur) karya Ulama Sunan Kalijaga (1450-1592).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bait pertama pupuh Sinom terasa membawa mereka kepada refleksi tentang negeri yang sepi karena kerusakan cara berkomunikasi, kehilangan keteladanan, dan marjinalisasi sopan santun, sementara para bijak pandai terbawa arus zaman kalatida atau ketidakpastian dan semua orang abai serta masuk arus godaan.

Pupuh Pangkur dalam Sesinggah berupa bait demi bait mantra tolak bala dilantunkan komunitas malam itu agar manusia terbebas dari marabahaya dan bencana.

Pada pagi harinya bersamaan waktu matahari terbit, Rabu (21/5), setelah prosesi jalan kaki mengelilingi Dusun Tutup Ngisor, sekitar delapan kilometer barat daya puncak Gunung Merapi, tanda tolak bala dihadirkan sejumlah seniman petani melalui performa seni.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Setelah menanti cukup lama, akhirnya kini Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan anak kandung dari Denada. Meski terasa senang namun tak membuat sepenuhnya lega
Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait infrastruktur kepada 21 anggota APEC.
Seusai Bungkam Sunderland! Mikel Arteta Bicara Realistis soal Peluang Juara Arsenal

Seusai Bungkam Sunderland! Mikel Arteta Bicara Realistis soal Peluang Juara Arsenal

Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025/26 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sunderland dalam laga yang berlangsung di London, Sabtu (7/2/2026).

Trending

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

PSSI didenda Rp235 juta oleh AFC usai Piala Asia Futsal 2026 akibat pelanggaran penonton masuk lapangan. Sanksi muncul di tengah pencapaian bersejarah Indonesia
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT