GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lab 45: Penurunan Suku Bunga Acuan Demi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan setelah mempertahankan suku bunga selama tiga bulan berturut menjadi 5,50% dari sebelumnya sebesar 5,75%. Keputusan dianggap ideal dalam kondisi inflasi yang masih dalam kisaran target BI     dan tekanan eksternal terhadap rupiah yang semakin mereda.
Kamis, 22 Mei 2025 - 07:39 WIB
Jelang Penetapan Suku Bunga Acuan BI-Rate, Kurs Rupiah Kokoh di Level 15.400-an: Naik Hampir 5 Persen Dalam Sebulan
Sumber :
  • Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com – Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) telah memutuskan untuk menurunkan tingkat suku bunga acuan setelah mempertahankan suku bunga selama tiga bulan berturut menjadi 5,50% dari sebelumnya sebesar 5,75%. Keputusan dianggap ideal dalam kondisi inflasi yang masih dalam kisaran target BI     dan tekanan eksternal terhadap rupiah yang semakin mereda.

Menurut Indah Lestari, Analis Ekonomi Politik Laboratorium Indonesia 2045 (LAB 45), langkah yang diambil Bank Indonesia sesuai dengan mandat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bahwa di tengah nilai tukar dan inflasi yang terjaga, kebijakan moneter ekspansif dibutuhkan,” ungkapnya dalam keterangan resminya, Rabu (21/5/2025).

Sejalan dengan koreksi BI pertumbuhan ekonomi nasional yang lebih rendah menjadi 4,6-5,4% pada tahun 2025, penurunan suku bunga diharapkan dapat mendorong gairahperekonomian Indonesia ke depan.

“Katalis menjadi hal yang penting di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang mengalami perlambatan menjadi sebesar 4,8%, secara tahunanatau terkontraksi-0,98% secara kuartalan. Kemudian, melalui penurunan suku bunga ini diharapkan dapat menggairahkan perekonomian meskipun membutuhkan waktu, terutama penurunan tingkat kredit di sektor perbankan.  Di sisi  lain, penurunan suku bunga ini tidak akan signifikan meningkatkan investasi di sektor riil bila tidak ada perbaikan birokrasi dan perijinan usaha,” tambahnya.

Meskipun demikian, penurunan suku bunga berpotensi menimbulkan risiko nilai tukar kembali terdepresiasi. Risiko tersebut perlu menjadi perhatian, pasalnya Rupiah baru    saja kembali ke tren penguatan dibandingkan posisi April lalu yang hampir menyentuh Rp17.000.    

Sementara itu, analis Ekonomi Politik LAB 45, Baginda Muda Bangsa, berpendapat bahwa di tengah perekonomian yang belum stabil  dan mengalami perlambatan, suku    bunga yang diturunkan secara agresif dapat memicu terjadinya capital outflow yang pada gilirannya dapat mengancam stabilitas nilai tukar rupiah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Nilai tukar pada penutupan hari ini per 21 Mei 2025 mengalami pelemahan menjadi sebesar Rp16.413 dari Rp16.406 pada hari sebelumnya sebagai tambahan kondisi nilai tukar saat ini masih berada di atas asumsi makro APBN 2025 sebesar Rp16.100,” jelasnya.

Selain itu, Baginda berpendapat Bank Indonesia perlu mewaspadai ruang keputusan    suku bunga bank sentral Amerika Serikat, The Fed, ke depannya. Penundaan    penurunan oleh The Fed dapat memperlebar spread antara suku bunga The Fed dan Bank Indonesia.    

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jumlah Korban Meninggal Gempa M7.7 NTT Bertambah Jadi 5 Orang

Jumlah Korban Meninggal Gempa M7.7 NTT Bertambah Jadi 5 Orang

Dia mengatakan korban yang meninggal dunia akibat gempa Magnitudo 7.7 itu dua di antaranya di Maumere, Kabupaten Sikka dan tiga lagi di Kabupaten Manggarai.
BRI Perkuat Langkah UMKM Mendunia, NOMNOM Go International Tembus Pasar Singapura dalam Ekosistem Danantara

BRI Perkuat Langkah UMKM Mendunia, NOMNOM Go International Tembus Pasar Singapura dalam Ekosistem Danantara

Rengginang, jamur, dan tempe selama ini dikenal sebagai bagian dari makanan keseharian masyarakat Indonesia. Di tangan NOMNOM, ketiga bahan tersebut mampu diolah menjadi camilan yang menarik perhatian pasar internasional.
Kapan Pertandingan Malaysia vs Vietnam? Ini Jadwal Siaran Langsung Leg 1 Semifinal Piala AFF 2026

Kapan Pertandingan Malaysia vs Vietnam? Ini Jadwal Siaran Langsung Leg 1 Semifinal Piala AFF 2026

imnas Malaysia akan memulai perjuangan di semifinal Piala AFF 2026 dengan menghadapi Vietnam. Leg pertama bakal mempertemukan kedua tim di markas Malaysia.
Tercatat Sementara 2 Orang Meninggal Dunia, Berikut Nama-nama Daerah yang Terdampak Gempa NTT

Tercatat Sementara 2 Orang Meninggal Dunia, Berikut Nama-nama Daerah yang Terdampak Gempa NTT

Banyak kabar berseliweran di media sosial soal gempa NTT yang terjadi hari ini (15/8). Berikut informasi sementara dari BNPB.
Ahli Sebut Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Industri Sawit Nasional

Ahli Sebut Percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat Jadi Kunci Peningkatan Produktivitas Industri Sawit Nasional

Percepatan Program PSR sangat diperlukan mengingat terdapat banyak perkebunan kelapa sawit rakyat yang telah memasuki usia tua dan mengalami penurunan produktivitas, yakni berusia 25 tahun atau lebih. 
Gempa Dahsyat M7.7 Guncang NTT, Masyarakat Diminta Jauhi Pantai hingga Gedung

Gempa Dahsyat M7.7 Guncang NTT, Masyarakat Diminta Jauhi Pantai hingga Gedung

Peringatan itu disampaikan langsung oleh Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers daring di Jakarta.

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Viral! Pria Kepergok Rekam Wanita Berjalan di Stasiun KRL Sudirman, KAI Buka Suara

Tampak dalam album di HP milik pelaku, kedua korban direkam saat tengah berjalan. Selanjutnya wanita tersebut menanyakan maksud dan tujuan pelaku memvideokan.
NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

NTT Diguncang Gempa, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Pasca gempa magnitude 7,7 di NTT, Badan Meteorologi Kilimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan status potensi tsunami dua di sejumlah wilayah pesisir di NTT.
Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Viral Video Gempa di NTT, Orang-orang Berlarian dan Atap Gedung Roboh

Hari ini (15/8) NTT dikabarkan terjadk gempa. Videonya pun viral di media sosial, mencuri perhatian warganet.
Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Viral Klarifikasi Nadhea Devi, Tepis Tudingan Wanita Baju Putih dalam Video Hafalan Quran Berhadiah Miras

Media sosial beberapa waktu lalu diramaikan dengan viralnya video promosi alkohol dengan hafalan al-quran menuai kritikan
Selengkapnya

Viral