News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Terima GRIB Jaya Didesak Bubar, Pedasnya Omongan Anak Buah Hercules ke Puan Maharani: Sibuk Pencitraan Sampai…

Anak buah Hercules dari GRIB Jaya balas sindiran Puan Maharani soal ormas preman. Mereka bongkar fakta sengketa lahan BMKG dan tuding omongan pejabat begini.
Senin, 26 Mei 2025 - 17:31 WIB
Kuasa Hukum GRIB Jaya
Sumber :
  • YouTube

tvOnenews.com - Organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang dipimpin oleh Hercules Rozario Marshall kembali menjadi sorotan publik.

Hal ini dipicu oleh keterlibatan GRIB Jaya dalam sengketa lahan yang melibatkan kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) di Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perseteruan tersebut menarik perhatian berbagai pihak, termasuk Ketua DPR RI Puan Maharani.

Dalam pernyataannya, Puan meminta pemerintah untuk bertindak tegas terhadap ormas-ormas yang dinilai mengganggu ketertiban umum dan melakukan praktik premanisme.

Ia menekankan pentingnya ketegasan negara dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa aman kepada masyarakat.

"Terkait ormas, kami minta pemerintah menindak tegas ormas-ormas yang mengganggu ketertiban, apalagi kemudian meresahkan masyarakat," ujar Puan Maharani dalam keterangannya.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari pihak GRIB Jaya.

Melalui akun resmi TikTok mereka, GRIB Jaya menyampaikan klarifikasi panjang lebar terkait sengketa lahan tersebut.

Mereka menilai tudingan premanisme yang diarahkan kepada GRIB Jaya dan ahli waris pemilik tanah adalah bentuk pengalihan isu yang tidak adil.

Dalam klarifikasi tersebut, GRIB Jaya menegaskan bahwa masalah ini berakar pada konflik agraria yang sudah berlangsung lama antara warga ahli waris dan BMKG.

Mereka menyebut bahwa klaim BMKG atas lahan seluas 12 hektar itu penuh kejanggalan, bahkan sudah berkali-kali digugat di pengadilan.

Hercules dan GRIB Jaya

“Dulu BMKG pernah menggugat ahli waris di pengadilan tapi kalah telak 3 kali, dari pengadilan negeri, tinggi, sampai Mahkamah Agung,” tulis GRIB Jaya.

Disebutkan pula bahwa meski BMKG sempat menang di tingkat Peninjauan Kembali (PK) pada 2007, namun putusan tersebut tidak memuat perintah eksekusi atau penyerahan surat tanah asli.

Artinya, secara hukum status lahan tersebut masih abu-abu.

BMKG telah berupaya meminta pengadilan mengeluarkan perintah eksekusi pengosongan lahan, tetapi selalu ditolak pada tahun 2016, 2018, dan 2020.

Karena gagal lewat jalur hukum, BMKG disebut nekat mengambil langkah sepihak dengan membangun pagar di sekitar lahan dan menyertakan surat dari ketua pengadilan.

Namun menurut GRIB Jaya, surat itu hanyalah penjelasan biasa, bukan putusan hukum yang sah sebagai dasar eksekusi pengosongan.

Di sisi lain, situasi memanas saat pihak BMKG melaporkan GRIB Jaya dan ahli waris ke polisi.

Beberapa anggota GRIB Jaya bahkan telah ditangkap. Pemberitaan tentang temuan uang puluhan juta dalam bangunan yang dibongkar juga dibantah keras oleh GRIB Jaya.

Yang membuat GRIB Jaya semakin geram adalah keterlibatan sejumlah pejabat tinggi dalam penggiringan opini publik.

Mereka menyebut bahwa para pejabat terlalu cepat mengambil kesimpulan dan terkesan hanya mengejar pencitraan politik semata.

"Ironisnya, beberapa pejabat penting seperti menteri dan anggota DPR RI ikut-ikutan cepat bersuara. Alih-alih mendalami akar masalah, mereka malah 'gelar karpet merah' untuk isu premanisme," sindir GRIB Jaya dalam unggahan TikTok mereka.

Pernyataan itu diduga mengarah pada pernyataan Puan Maharani yang sebelumnya secara spesifik mendesak pembubaran ormas yang dianggap melakukan premanisme, termasuk GRIB Jaya.

Dalam unggahan yang sama, GRIB Jaya mempertanyakan kapasitas para pejabat yang bersuara tanpa memahami kerumitan kasus ini.

"Apa karena lagi sibuk pencitraan sampai lupa tugasnya untuk membela keadilan rakyat?" ujar akun resmi GRIB Jaya menyentil keras.

Lebih lanjut, GRIB Jaya juga mengangkat informasi dari masyarakat soal sejarah kelam tanah tersebut.

Mereka menyinggung adanya dugaan permainan mantan lurah dalam penerbitan surat tanah BMKG.

Dua Sertifikat Hak Pakai (SHP) yang dimiliki BMKG, yaitu SHP No.1 dan SHP No.5, kini dipertanyakan keabsahannya oleh pihak ahli waris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan berbagai kejanggalan itu, GRIB Jaya menolak keras cap ormas preman yang diarahkan pada mereka.

Mereka mengklaim hanya berupaya membela hak-hak rakyat kecil yang dizalimi oleh kekuasaan dan sistem yang tidak adil. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mikel Arteta Sampaikan Kabar Buruk usai Arsenal Kandaskan Liverpool 1-0: Satu Pemain Cedera

Mikel Arteta Sampaikan Kabar Buruk usai Arsenal Kandaskan Liverpool 1-0: Satu Pemain Cedera

Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, harus menyampaikan kabar kurang menyenangkan setelah kemenangan atas Liverpool. Padahal, kemenangan itu membawa The Gunners ke puncak klasemen Liga Inggris 2026-2027.
AKBP Netty Rosdiana Mundur dari Polri Sejak 1 September, Sebut Berkarya Bukan Cuma di Polri

AKBP Netty Rosdiana Mundur dari Polri Sejak 1 September, Sebut Berkarya Bukan Cuma di Polri

AKBP Netty Rosdiana Siagian buka suara soal mundurnya dari jabatan Polri, yang informasinya diunggah dalam akun media sosial Instagram pribadinya. (11/2).
Ribuan Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Bantuan Seragam Gratis dan Ongkos Jahit

Ribuan Siswa SD-SMP di Kota Madiun Terima Bantuan Seragam Gratis dan Ongkos Jahit

Pemerintah Kota Madiun menyalurkan bantuan kain seragam sekolah dan ongkos jahit bagi ribuan siswa baru jenjang SD dan SMP.
Pegawai Bank Plecit di Probolinggo Ditemukan Tewas di Jalan Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pegawai Bank Plecit di Probolinggo Ditemukan Tewas di Jalan Desa, Polisi Lakukan Penyelidikan

Warga Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, digegerkan dengan penemuan seorang pemuda yang meninggal dunia dengan sejumlah luka di tubuhnya, Minggu malam (1/11/2026).
Cristiano Ronaldo Kejar Rekor 1000 Gol Bersama Al-Nassr, Erik ten Hag: Dia Memang Tak Bisa Lagi di Liga Inggris

Cristiano Ronaldo Kejar Rekor 1000 Gol Bersama Al-Nassr, Erik ten Hag: Dia Memang Tak Bisa Lagi di Liga Inggris

Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, mengomentari kualitas Cristiano Ronaldo pada saat ini. Meski berpeluang memecahkan rekor 1000 gol dalam kariernya, kualitasnya memang tidak lagi cukup untuk Liga Inggris.
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Juara di Moto3 Malaysia 2026, Ungkap Rahasia di Balik Podium Sepang

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah Juara di Moto3 Malaysia 2026, Ungkap Rahasia di Balik Podium Sepang

Veda Ega Pratama, berhasil mencatatkan sejarah setelah finis sebagai runner-up Moto3 GP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11/2026). Ia pun mengungkapkan kunci kemenangannya.

Trending

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Sopir Truk Molen Diamankan Polisi, Usai 6 Warga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Bekasi

Dari total 12 korban, enam orang mengalami luka-luka dan enam lainnya meninggal dunia dalam kecelakaan yang terjadi di area halte Jalan Cut Mutia, Kota Bekasi.
Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Bursa Transfer Liverpool: Percepat Pencarian Pengganti Van Dijk, The Reds Incar Nico Schlotterbeck dan Murillo

Klub Liga Inggris, Liverpool mulai menyusun rencana besar untuk menghadapi kemungkinan kehilangan Virgil van Dijk. Dua bek top Eropa kini masuk radar The Reds.
Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Jadi Korban Rasisme di Liga Thailand, Diejek 'Kimchi Man'

Pelatih Kanchanaburi FC, Park Hang-seo, menjadi korban rasisme usai diejek sebutan "Kimchi Man" oleh suporter Pattaya United dalam laga lanjutan Liga 2 Thailand
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Mengenal Yuriska Patricia, Aktris yang Resmi Dipersunting Asnawi Mangkualam

Mengenal Yuriska Patricia, Aktris yang Resmi Dipersunting Asnawi Mangkualam

Berikut profil hingga rekam jejak perjalanan karier Yuriska Patricia, aktris yang resmi menikah dengan sosok mantan kapten Timnas Indonesiia, Asnawi Mangkualam.
Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Siapa Fatih Waluyo Wahid? Ini Profil Keponakan Gus Dur dan Mantan Direktur BPJS Kesehatan yang Meninggal Dunia

Mengenang sosok Fatih Waluyo Wahid alias Gus Firry, keponakan Gus Dur yang pernah menjabat Direktur BPJS Kesehatan. Simak pendidikan dan perjalanan kariernya.
Selengkapnya

Viral