News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI-nya China Diminta Desak AFC Gelar Tanding Ulang Lawan Timnas Indonesia, Wasit Dianggap Mengada-ada

Kekalahan Tiongkok atas Timnas Indonesia dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 kembali jadi sorotan Media China. PSSI-nya China didesak segera minta AFC gelar tanding ulang lawan Indonesia.
Senin, 9 Juni 2025 - 05:40 WIB
Timnas Indonesia saat melawan China di Jakarta, Kamis (5/6).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Kekalahan Tiongkok atas Timnas Indonesia dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 kembali jadi sorotan Media China.

Media China, Sohu menyoroti pemain Yang Zexiang yang melanggar pemain Timnas Indonesia, Ricky Kambuaya pada menit ke-40 hingga berujung penalti untuk skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sohu sangat menyayangkan Yang Zexiang yang melakukan pelanggaran tak perlu kepada Kambuaya di kotak penalti. 

"Pelanggaran Yang Zexiang sungguh tidak perlu. Saat itu, pemain penyerang Indonesia itu juga sudah kehabisan tenaga. Kalau saja Yang Zexiang tidak melakukan pelanggaran, bola akan langsung keluar dari garis," tulis Sohu, dikutip Minggu (8/6).

Adapun penalti pada akhirnya diberikan kepada Indonesia usai wasit asal Uzbekistan mengecek VAR. Kesempatan emas itu kemudian tak disia-siakan Ole Romeny. Dengan tenang, Ole bisa menceploskan bola ke gawang China. 

Skor 1-0 pun bertahan hingga laga berakhir dan Timnas Indonesia menang. Sementara, China yang kalah harus tersingkir dan dipastikan gagal lolos ke babak playoff Kualifikasi Piala Dunia 2026.


Timnas Indonesia saat melawan China di Jakarta, Kamis (5/6). (Foto: tvOnenews.com/Taufik Hidayat)

Sohu kemudian mengungkap bahwa suporter di China menilai wasit yang memimpin laga tersebut telah mengada-ada. 

Mereka juga mendesak Asosiasi Sepak Bola China (CFA) untuk mengajukan banding kepada AFC agar digelar pertandingan ulang melawan Indonesia.

"Para penggemar menilai hukuman wasit agak mengada-ada, dan Asosiasi Sepak Bola Tiongkok dapat mengajukan banding ke AFC atau bahkan meminta pertandingan ulang," tulis Sohu.

Kendati demikian, terkait hal tersebut, Sohu menilai tidak ada gunanya melakukan pengajuan banding kepada AFC, karena tidak akan mengubah hasil pertandingan.

"Berdasarkan penampilan timnas Tiongkok dalam laga tandang melawan Indonesia, apakah tim Tiongkok bisa menang jika bertanding lagi melawan Indonesia? Hal itu jelas tidak mungkin," tulis Sohu.

Sohu kembali menilai bahwa kemenangan Timnas Indonesia atas China bukan suatu kebetulan. Sebab, China masih ada waktu 45 menit untuk menyamakan skor, namun hal itu gagal dilakukan Tiongkok.

"Tim Tiongkok bahkan tidak dapat mengatur serangan yang layak selama sisa pertandingan. Oleh karena itu, kekalahan timnas sepak bola Tiongkok atas Indonesia bukanlah suatu kebetulan, dan tim perlu membuat rangkuman yang serius di masa mendatang," tulis Sohu. (dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

RSCM Ungkap Kondisi Terkini Aktivis KontraS Andrie Yunus

RSCM Ungkap Kondisi Terkini Aktivis KontraS Andrie Yunus

RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) ungkap kondisi terkini Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. 
Dua Kapal Tanker Indonesia Tertahan di Selat Hormuz, Istana Pastikan Tak Ganggu Suplai BBM dan LPG dalam Negeri

Dua Kapal Tanker Indonesia Tertahan di Selat Hormuz, Istana Pastikan Tak Ganggu Suplai BBM dan LPG dalam Negeri

Ia menjelaskan, kontribusi dua kapal tersebut terhadap cadangan energi nasional relatif kecil, sehingga tidak berdampak signifikan
Statistik Buktikan Liverpool dan Arne Slot Layak Malu usai Digulung PSG 0-2 di Liga Champions

Statistik Buktikan Liverpool dan Arne Slot Layak Malu usai Digulung PSG 0-2 di Liga Champions

Statistik memalukan dialami Liverpool saat dibungkam Paris Saint-Germain di Liga Champions. Yang paling mencolok, The Reds sama sekali tidak mampu mencatatkan tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.
‎Real Madrid Legends Batal, Clash of Legends 2026 Tetap Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero Hadapi Barcelona Legends di GBK

‎Real Madrid Legends Batal, Clash of Legends 2026 Tetap Hadirkan Ronaldo hingga Del Piero Hadapi Barcelona Legends di GBK

Ajang bertajuk Clash of Legends 2026 dipastikan tetap bergulir sesuai rencana di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan ini akan berlangsung pada 18 April 2026 dengan menghadirkan sejumlah legenda sepak bola dunia.
Bahlil Curhat Kurang Tidur Gara-Gara Stok LPG Kurang dari 10 Hari

Bahlil Curhat Kurang Tidur Gara-Gara Stok LPG Kurang dari 10 Hari

Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengaku kurang tidur dalam beberapa bulan terakhir.
Didi Mahardhika Sukarno: Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Didi Mahardhika Sukarno: Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Didi Mahardhika Sukarno menilai tantangan terbesar bangsa saat ini bukan hanya soal ekonomi atau geopolitik, melainkan juga arah demokrasi yang mulai dipraktikkan secara keliru oleh sebagian pihak.

Trending

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, hingga Buru Konten Kreator yang Bongkar Pelanggaran Aturan PKB

Dedi Mulyadi menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Bandung per Rabu (8/4/2026), setelah pelanggaran tersebut terekspos dan viral di media sosial.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral