News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sarat Kepentingan Golongan Tertentu, Kemendagri Diminta Seleksi Ketat Promosi ASN di Kabupaten Tangerang

Menjelang proses rotasi, mutasi, dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang dorongan kuat muncul dari masyarakat agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan seleksi ketat dan objektif.
Jumat, 11 Juli 2025 - 01:00 WIB
Sarat Kepentingan Golongan Tertentu, Kemendagri Diminta Seleksi Ketat Promosi ASN di Kabupaten Tangerang
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Menjelang proses rotasi, mutasi, dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang dorongan kuat muncul dari masyarakat agar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan seleksi ketat dan objektif.

Desakan tersebut bertujuan memastikan rekrutmen ASN tetap berpegang pada prinsip meritokrasi dan bebas dari praktik nepotisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah nama calon pejabat yang disebut memiliki hubungan darah maupun kekerabatan dengan pejabat tinggi daerah menjadi sorotan publik.

Mereka dinilai berpotensi menciderai prinsip netralitas dan profesionalisme ASN serta membuka ruang konflik kepentingan.

Praktisi hukum, Kapriani menyorot beberapa nama yang dipersoalkan antara lain Dadang Suhendar selaku Kepala Bidang Pelayanan yang merupakan paman dari Eva selaku Kepala Subbidang Penagihan di Bapenda Kabupaten Tangerang.

Keduanya berada dalam satu lingkup strategis yang mengelola pendapatan daerah dinilai dapat menimbulkan kekhawatiran terhadap objektivitas dalam pengelolaan pajak dan retribusi.

Nama lain yakni Diki selaku Kepala Tata Usaha UPT 5 Kelapa Dua yang diketahui sebagai adik ipar dari Bupati Kabupaten Tangerang. 

Menurutnya posisi tersebut dianggap sensitif karena terkait pembinaan dan pengawasan teknis di tingkat unit.

Farhan, Kepala Bidang di Bappenda, juga mendapat sorotan karena diduga merupakan adik kandung dari Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang. 

Sebagai pejabat yang menangani perencanaan pembangunan, keterkaitan personal ini dinilai mengancam independensi kebijakan publik.

Terdapat pula nama Farly selaku Lurah Cisauk yang disebut-sebut sebagai anak kandung dari Bupati Tangerang. 

Dugaan ini memperkuat kekhawatiran masyarakat akan potensi terbentuknya dinasti birokrasi yang bertentangan dengan semangat reformasi ASN dan sistem merit sesuai Undang-Undang No. 5 Tahun 2014 dan PP No. 11 Tahun 2017 jo. PP No. 17 Tahun 2020.

Kapriani mengingatkan bahwa pengelolaan ASN harus bebas dari nepotisme, intervensi politik, dan konflik kepentingan sebagaimana diatur dalam Pasal 3 huruf g dan Pasal 9 UU No. 5 Tahun 2014. 

Ia juga menyoroti Pasal 162 ayat (3) UU No. 10 Tahun 2016, yang mengatur bahwa kepala daerah hanya dapat melakukan mutasi setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

“Pemomen ini menjadi indikator sejauh mana negara hadir menjaga moralitas birokrasi,” ujarnya.

Kapriani menegaskan jika Kemendagri tidak menolak promosi jabatan yang sarat kepentingan keluarga maka ini akan menjadi preseden buruk bagi demokrasi lokal dan integritas ASN nasional.

Kapriani juga meminta agar Kemendagri, KASN, dan lembaga pengawas lainnya bertindak cepat atas rotasi jabatan ini.

Ia mengingatkan bahwa fasilitas dan gaji para pejabat berasal dari uang rakyat, sehingga pejabat seharusnya peka terhadap aspirasi masyarakat dan menegakkan disiplin ASN.

Di sisi lain, akademisi Universitas Pamulang, Rahman Faisal menilai promosi jabatan seharusnya mengedepankan prinsip 'Right Man in the Right Place' dan menjauhi praktik nepotisme.

Menurutnya, promosi merupakan hal wajar selama dilakukan dengan seleksi terbuka dan objektif. 

Dia mencontohkan kasus Kahiyang Ayu, anak Presiden RI ke-7 Joko Widodo yang tidak lolos seleksi PNS meskipun merupakan anak presiden aktif kala itu.

“Jika proses rekrutmen di lingkungan pemerintah lebih mengutamakan hubungan kekeluargaan ketimbang kompetensi, tentu itu melanggar aturan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rahman berharap Pemkab Tangerang dapat menjunjung transparansi dalam rekrutmen dan promosi jabatan ASN.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mengkritisi kebijakan publik yang dinilai menyimpang. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terungkap, Pola Pemerasan yang Dilakukan Bupati Tulungagung ke OPD

Terungkap, Pola Pemerasan yang Dilakukan Bupati Tulungagung ke OPD

Terungkap, pola pemerasan yang dilakukan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo kepada OPD di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Untuk diketahui, Bupati
Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-17: Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Kami

Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-17: Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Kami

Legenda hidup sepak bola Indonesia yang kini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto memasang target ambisius dalam ajang Piala -
Apakah Pertanian Regeneratif Berbasis Teknologi AI Bisa Jadi Masa Depan Pertanian Indonesia?

Apakah Pertanian Regeneratif Berbasis Teknologi AI Bisa Jadi Masa Depan Pertanian Indonesia?

Transformasi pertanian berbasis AI ini menunjukkan bahwa masa depan pangan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kolaborasi global dan keberanian untuk berinovasi. 
Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Tyson Fury vs Arslanbek Makhmudov Pagi Ini

Cara Nonton Live Streaming Tinju Dunia Tyson Fury vs Arslanbek Makhmudov Pagi Ini

Berikut cara nonton live streaming pertarungan tinju dunia antara Tyson Fury vs Arslanbek Makhmudov yang akan berlangsung pada pagi ini.
Ketum Ormas GRIB Jaya Hercules Geram, Tantang Maruarar Sirait dan KAI soal Sengketa Lahan di Tanah Abang Milik Negara

Ketum Ormas GRIB Jaya Hercules Geram, Tantang Maruarar Sirait dan KAI soal Sengketa Lahan di Tanah Abang Milik Negara

Ketua Umum Ormas GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal menginginkan Menteri PKP, Maruarar Sirait dan PT KAI membuktikan kepemilikan sengketa lahan di Tanah Abang.
Gol Roket Andrich Hancurkan Mimpi Dortmund Juara Bundesliga di Kandang Sendiri!

Gol Roket Andrich Hancurkan Mimpi Dortmund Juara Bundesliga di Kandang Sendiri!

Borussia Dortmund harus menelan kekalahan pahit saat menjamu Bayer Leverkusen pada pekan ke-29 Bundesliga di Signal Iduna Park, Sabtu (11/4/2026).

Trending

Terungkap, Pola Pemerasan yang Dilakukan Bupati Tulungagung ke OPD

Terungkap, Pola Pemerasan yang Dilakukan Bupati Tulungagung ke OPD

Terungkap, pola pemerasan yang dilakukan Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo kepada OPD di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung. Untuk diketahui, Bupati
Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-17: Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Kami

Kurniawan Dwi Yulianto Pasang Target Tinggi di Piala AFF U-17: Setiap Pertandingan Adalah Final Bagi Kami

Legenda hidup sepak bola Indonesia yang kini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto memasang target ambisius dalam ajang Piala -
Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April: Hari Pertama Putaran Kedua Langsung Suguhkan Big Match Sektor Putri!

Jadwal Final Four Proliga 2026, Sabtu 11 April yang menjadi laga perdana di putaran kedua dengan menyuguhkan dua pertandingan dari sektor putri dan putra .
Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ingin Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Terdampak Polemik Paspor, Blak-blakan Menyesal Gara-gara Ini

Tim Geypens akui ingin jadi WN Belanda lagi usai passportgate. Pemain naturalisasi Timnas Indonesia ini lahir di Belanda tapi tiba-tiba jadi ilegal di negeri sendiri.
Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Di Hadapan Media Belanda, Tim Geypens Blak-blakan soal 'Paspoortgate': Bisakah Saya Kembali Jadi Warga Negara Belanda?

Tim Geypens akhirnya buka suara soal paspoortgate di media Belanda. Kini ia kembali bermain dan hadapi dilema kewarganegaraan.
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026, Putri: Gresik Phonska Plus Kembali Rebut Posisi Puncak dari Megawati Hangestri Cs

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan pembuka di hari ketiga seri Solo yang pertemukan Popsivo Polwan menghadapi Gresik Phonska Plus Indonesia.
Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Masih Ingat Wiljan Pluim? Eks Playmaker PSM Makassar Ini Tolak Mentah-mentah Dinaturalisasi Jadi WNI: Tidak Guna bagi Saya

Wiljan Pluim bercerita bahwa pihak klub dan PSSI sempat mendesaknya beralih status jadi WNI karena syarat tinggal selama 5 tahun di Indonesia sudah terpenuhi.
Selengkapnya

Viral