News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Apakah Pertanian Regeneratif Berbasis Teknologi AI Bisa Jadi Masa Depan Pertanian Indonesia?

Transformasi pertanian berbasis AI ini menunjukkan bahwa masa depan pangan tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kolaborasi global dan keberanian untuk berinovasi. 
Sabtu, 11 April 2026 - 23:59 WIB
Ilustrasi Pertanian Regeneratif
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Di tengah ancaman krisis iklim dan degradasi lahan yang kian masif, inovasi pertanian regeneratif berbasis AI mulai menjadi sorotan global. 

Dunia pertanian tidak lagi hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman turun-temurun, tetapi juga data, algoritma, dan analisis canggih untuk memastikan produktivitas tetap terjaga sekaligus ramah lingkungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah negara maju telah lebih dulu mengadopsi teknologi ini. Amerika Serikat, misalnya, memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menganalisis kondisi tanah dan cuaca secara real-time melalui platform seperti Climate FieldView. 

Sementara di Belanda, teknologi AI digunakan untuk mengoptimalkan penggunaan air dan pupuk di lahan terbatas, menjadikannya salah satu negara dengan produktivitas pertanian tertinggi di dunia meski memiliki lahan sempit.

Tren global ini menunjukkan bahwa pertanian masa depan tidak bisa dilepaskan dari teknologi. AI memungkinkan petani memahami kondisi tanah hingga level mikro, bahkan memprediksi hasil panen dan potensi risiko. 

Pendekatan ini menjadi kunci dalam membangun sistem pangan yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Indonesia kini mulai mengikuti jejak tersebut melalui berbagai riset berbasis teknologi. 

Inovasi AI untuk Pulihkan Tanah dan Tingkatkan Pangan

Melansir dari laman resmi, salah satu inisiatif datang dari kolaborasi global yang melibatkan PepsiCo dan National Geographic Society melalui program Food for Tomorrow, yang mendukung pengembangan pertanian regeneratif di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Di Indonesia, proyek LIFE (Land Innovation for Food & Empowerment) yang dipimpin oleh Al Greeny S. Dewayanti menjadi contoh nyata penerapan AI dalam pertanian regeneratif. 

Proyek ini berfokus pada pemulihan lahan terdegradasi melalui sistem tumpang sari jagung dan sacha inchi, tanaman bernutrisi tinggi yang dikenal sebagai superfood karena kandungan Omega 3, 6, dan 9.

Pendekatan yang digunakan tidak hanya mengandalkan praktik tradisional, tetapi juga teknologi canggih. Sampel tanah dianalisis menggunakan metode metabarcoding DNA untuk mengidentifikasi mikroorganisme yang hidup di dalamnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data tersebut kemudian diolah melalui aplikasi berbasis AI untuk memberikan rekomendasi praktis kepada petani.

Hasilnya, petani dapat mengetahui kondisi tanah mereka secara lebih akurat. Misalnya, sistem dapat memberikan saran seperti menambahkan kompos untuk meningkatkan bakteri pengikat nitrogen atau menentukan waktu terbaik untuk mulai menanam. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Sukses Juara Liga 2, Garudayaksa FC Ingin Ulangi Prestasi di I.League Cup 2026-2027

Garudayaksa FC tak sekadar ingin meramaikan I.League Cup 2026/27. Klub tersebut memasang target tinggi dengan membidik gelar juara.
Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Viral! Kronologi Dua WNI Tewas Terseret Ombak saat Memancing di Jepang, Sempat Diselamatkan Peselancar

Berikut fakta-fakta soal kisah 4 WNI yang terseret ombak saat memancing di Jepang. Dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia usai dilakukan pencarian.
Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Menteri Rosan Laporkan Progres Proyek Kampung Haji Indonesia di Mekkah ke Presiden Prabowo: Siap Groundbreaking Desember 2026

Proyek strategis pembangunan Kampung Haji Indonesia di Mekkah, Arab Saudi, dipastikan memasuki tahap peletakan batu pertama (groundbreaking) pada Desember 2026
Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Viral Nota Pembelian Mie Gacoan Ikut Ditaruh di Atas Piring Berisi Mi, Netizen: This is Disgusting

Pemilih akun @allwinshihombing mengunggah postingan tentang kekecewaannya terhadap outlet Mie Gacoan yang ikut menaruh nota pembelian di atas piring berisi mi.
Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Menunggu Kejelasan MotoGP Qatar 2026 Akhir Pekan Ini, Pedro Acosta Pilih Berlibur ke Indonesia usai Grand Prix Malaysia

Pedro Acosta memilih menghabiskan waktu di Indonesia setelah menyelesaikan MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Sepang.
Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Perkuat Ketahanan Energi, Pemerintah Bersiap Implementasikan Bahan Bakar E20 Hingga E50

Pemerintah Indonesia tengah mematangkan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi nasional melalui pengembangan bahan bakar berbasis etanol dengan campuran hingga 50 persen (E50).

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Begini Pernyataan Lengkap Herri Pras saat Digeruduk OTK dan Diduga Alami Kekerasan Fisik

Video kedatangan rombongan OTK di Rumah Herri Pras beredar di media sosial. Dalam rekaman yang diberitakan, seorang pria terlihat menendang Herri hingga terjatuh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT