News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Soal Siswa Jadi Korban Bullying, SMK Ananda Mitra Industri Deltamas Tegaskan Tidak Ada Pembiaran Perundungan

SMK Ananda Mitra Industri Deltamas memastikan pihaknya tidak melakukan pembiaran perundungan atau bullying.
Sabtu, 26 Juli 2025 - 21:11 WIB
Ilustrasi stop bullying.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - SMK Ananda Mitra Industri Deltamas memastikan pihaknya tidak melakukan pembiaran perundungan atau bullying.

Hal itu menanggapi kasus bullying yang mengakibatkan salah satu siswa sekolah tersebut mengalami luka dalam dan trauma psikis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekolah telah melaksanakan investigasi berdasarkan bukti dan saksi dari riwayat keseharian masing-masing siswa, sekolah menemukan bahwa kejadian tersebut adalah perkelahian yang terjadi antara siswa dan siswa secara pribadi," bunyi keterangan resmi sekolah tersebut, Sabtu (26/7).

Terkait kasus tersebut, pihak sekolah pun sudah melakukan berbagai upaya, seperti mengumpulkan bukti-bukti, memanggil beberapa saksi terkait, memanggil kedua siswa yang bersangkutan, hingga melakukan mediasi antar kedua pihak wali murid.

"(Pihak sekolah sudah) memberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku yaitu Pengeluaran siswa dari sekolah," bunyi keterangan resmi sekolah tersebut.

Pihak sekolah pun menegaskan selalu memegang teguh toleransi nol (zero tolerance policy) terhadap segala bentuk tindakan kekerasan, baik fisik, psikis, maupun emosional. 

"Pihak sekolah selama 7 tahun menyatakan dan menindak tegas mengeluarkan siswa yang melakukan pelanggaran berat. Berbagai
macam seminar psikolog anak, anti bullying disekolah sudah dan rutin tersampaikan dengan baik kepada seluruh siswa/i SMK Ananda Mitra Industri Deltamas," bunyi keterangan resmi sekolah tersebut.

Turut diketahui, sebelumnya Kepala SMK Anandan Mitra Industri Deltamas, Abdul Rokib menjelaskan, peristiwa tersebut merupakan tindak kekerasan yang dilakukan siswa berinisial S terhadap siswa R pada saat jam pelajaran di dalam kelas.

Rokib mengatakan, awalnya siswa itu sedang mengerjakan tugas dari sang guru, kemudian siswa S memegang kepala korban R, dan diprotes oleh korban sehingga membuat S marah, lalu memukul kepala korban serta di bagian perut sebelah kiri.

"Kemudian dia (korban) bilang, kan kepala ini dipitrahin, gak bisa dipegang-pegang. Akhirnya, yang megang ini tersudut emosinya," jelas Rokib.

Lebih lanjut, kata Rokib, S melakukan pemukulan sebanyak empat kali ke tubuh korban sebelah kiri, dan menendang dengan dengkulnya. Pada saat kejadian, menurutnya tidak ada siswa yang melapor kejadian itu ke wali kelasnya.

"Kemudian di hari Senin, orang tua R melaporkan kejadian itu, telah dilakukan pemukulan terhadap anaknya kemudian tindakan dari sekolah hari itu juga sekolah memanggil saksi-saksi, memanggil juga siswa S, kita minta keterangannya dan dia mengakui bahwa memang melakukan hal itu," ujarnya.

Rokib mengungkapkan bahwa pihaknya telah beberapa kali memediasi antara keluarga siswa S dan korban R, namun tidak juga menemukan titik temu penyelesaian.

"Karena sudah kita lakukan beberapa kali mediasi. Akhirnya mereka pihak dari keluarga S dan R bertemu di salah satu tempat yang kita tidak tahu, akhirnya mereka tidak sepakat juga. Tidak ada kata damai, kemudian datang dari keluarga R ini ke sekolah dengan pengacara menjelaskan bahwa sudah naik ke LP polisi," ungkapnya.

Rokib menyebut, saat ini pihaknya juga telah mengambil langkah tegas dengan mengeluarkan siswa S dari sekolah tersebut. Setelah sebelumnya diberikan sanksi skorsing lantaran pihak keluarga meminta diberikan kesempatan untuk menyelesaikan masalah tersebut. (rpi/muu/dpi)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persib Bandung Tergusur! Borneo FC Kudeta Puncak Klasemen Super League 2025-2026, Bojan Hodak: Keberuntungan Borneo FC?

Persib Bandung Tergusur! Borneo FC Kudeta Puncak Klasemen Super League 2025-2026, Bojan Hodak: Keberuntungan Borneo FC?

Persib Bandung yang sebelumnya kokoh di puncak, kini harus rela turun posisi setelah Borneo FC Samarinda mencuri kemenangan krusial. Bojan Hodak berbicara bahwa situasinya 
Pengakuan Nofiandi, Masinis Argo Bromo Anggrek: Sinyal Harus Hijau-Kuning-Merah, Tidak Bisa Langsung Merah

Pengakuan Nofiandi, Masinis Argo Bromo Anggrek: Sinyal Harus Hijau-Kuning-Merah, Tidak Bisa Langsung Merah

Kecelakaan hebat yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line ini kini tengah dalam proses investigasi intensif. Di tengah suasana duka, ... -
Sempat Menunggu di Stasiun, Adik Nur Ainia Ungkap Detik-detik Keluarga Tahu Kabar Duka KRL

Sempat Menunggu di Stasiun, Adik Nur Ainia Ungkap Detik-detik Keluarga Tahu Kabar Duka KRL

Sempat menunggu di stasiun, adik Nur Ainia karyawan Kompas TV yang menjadi korban kecelakaan KRL di Bekasi Timur ungkap kronologi keluarganya tahu kabar duka.
Kadin Dorong Pengusaha Lokal Genjot Produksi Telur untuk MBG, Bisa Butuh 480 Juta Butir per Bulan

Kadin Dorong Pengusaha Lokal Genjot Produksi Telur untuk MBG, Bisa Butuh 480 Juta Butir per Bulan

Permintaan telur diproyeksikan terus meningkat seiring target penerima manfaat MBG yang akan mencapai 92,78 juta orang pada 2029. Sehingga, Kadin menilai pengusaha lokal perlu terus meningkatkan produksi.
Bursa Transfer AC Milan: Masih Cari Striker Baru, Rossoneri Siap Tikung Juventus Buat Gaet Pelapis Bayern Munchen Musim Panas Nanti

Bursa Transfer AC Milan: Masih Cari Striker Baru, Rossoneri Siap Tikung Juventus Buat Gaet Pelapis Bayern Munchen Musim Panas Nanti

AC Milan bersaing di bursa transfer, kali ini dalam perburuan penyerang Chelsea, Nicolas Jackson usai situasi sang pemain yang belum pasti di Bayern Munchen.
Marcus Rashford Tolak Pulang ke MU! Barcelona Siapkan Skema Baru, Transfer Julian Alvarez Bisa Jadi Penentu

Marcus Rashford Tolak Pulang ke MU! Barcelona Siapkan Skema Baru, Transfer Julian Alvarez Bisa Jadi Penentu

Marcus Rashford dikabarkan ingin bertahan di Barcelona, tapi transfer Julian Alvarez bisa mengubah segalanya. MU pun terancam gagal bawa pulang sang bintang.

Trending

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Mendiktisaintek Pastikan Tidak Ada Rencana Penutupan Program Studi: Bukan Ditutup, tapi Diperbarui

Pernyataan itu disampaikan Brian merespons isu penutupan sejumlah program studi yang dinilai tak sejalan dengan perkembangan industri.
Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Pengakuan Masinis KA Argo Bromo Anggrek sesaat setelah Keretanya Tertabrak KRL di Bekasi Timur: Sinyal Tiba-Tiba Merah

Masinis KA Argo Bromo Anggrek Nofiandri sempat buka suara sesaat setelah insiden kecelakaan maut yang melibatkan keretanya dengan KRL Commuter Line di Bekasi -
Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Jadwal Megawati Hangestri Usai Proliga 2026: Megatron Siap Turun Gunung Lagi di Ajang Internasional

Menilik jadwal Megawati Hangestri setelah tampil di Proliga 2026. Atlet yang akrab disapa Megatron itu akan kembali turun gunung untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia.
Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Sudah Ada di ASEAN, PSSI Bisa Naturalisasi Kilat Eks Timnas Belanda untuk Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

PSSI bisa menambah amunisi baru lewat naturalisasi cepat eks Timnas Belanda untuk Piala AFF 2026 saat sejumlah pemain abroad Timnas Indonesia berpotensi absen.
Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Presiden FIFA Gianni Infantino Tiba-tiba Bertemu dengan Erick Thohir, Bahas Playoff Darurat Piala Dunia 2026 untuk Timnas Indonesia?

Pertemuan Gianni Infantino dan Erick Thohir di tengah isu playoff darurat Piala Dunia 2026 memunculkan sinyal baru, FIFA bahas masa depan Timnas Indonesia.
Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Kabar Buruk untuk Suporter Timnas Indonesia, Tim U-17 Asuhan Kurniawan Dwi Yulianto Kalah Lagi Jelang Piala Asia U-17 2026

Suporter Timnas Indonesia menerima kabar buruk menjelang pagelaran Piala Asia U-17 2026. Sebab, tim U-17 asuhan Kurniawan Dwi Yulianto kembali meraih hasil minor.
Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026: Fajar Alfian Menangis, Tim Putra Indonesia Gagal Lolos ke Perempat Final

Klasemen Piala Thomas dan Uber 2026, di mana tim putra dan putri bulu tangkis Indonesia meraih hasil berbeda di ajang bergengsi ini.
Selengkapnya

Viral