News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengobati Sakit Gatal-gatal Korban, Kiai MR Bekasi Selalu Melakukan Cara yang 'Nyeleneh': Ayah Sampai Keluar Cairan, Lalu Bilang itu Sudah Diobati

Tindakan keji Kiai MR Bekasi itu terungkap, setelah ZA dengan satu korban lainnya, berinisial SA muncul di podcast Youtube Richard Lee.
Jumat, 26 September 2025 - 12:36 WIB
Mengobati Sakit Gatal-gatal Korban, Kiai MR Bekasi Selalu Melakukan Cara yang 'Nyeleneh': Ayah Sampai Keluar Cairan, Lalu Bilang itu Sudah Diobati
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/viva.co.id-YouTube Richard Lee

Jakarta, tvOnenews.com- Seorang anak angkat berinisial ZA baru-baru ini muncul mengagetkan publik, karena mengaku menjadi korban pelecehan seksual dari Kiai MR Bekasi.

ZA merupakan anak angkat dari pelaku yang disebut-disebut pemuka agama. Kiai MR Bekasi menjadi sorotan publik di media sosial (Medsos). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengobati Sakit Gatal-gatal Korban, Kiai MR Bekasi Selalu Melakukan Cara yang  Nyeleneh : Ayah Sampai Keluar Cairan, Lalu Bilang itu Sudah Diobati
Mengobati Sakit Gatal-gatal Korban, Kiai MR Bekasi Selalu Melakukan Cara yang 'Nyeleneh': Ayah Sampai Keluar Cairan, Lalu Bilang itu Sudah Diobati
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/viva.co.id-YouTube Richard Lee

 

Tindakan keji Kiai MR Bekasi itu terungkap, setelah ZA dengan satu korban lainnya, berinisial SA muncul di podcast Youtube Richard Lee.

Dalam keterangannya, ZA Mengaku alami tindakan pelecehan seksual sejak masih kecil. Ketika ia libur dari Pondok Pesantren, ZA pulang ke rumah Pelaku Kiai MR Bekasi yang merupakan bapak angkatnya.

Dalihnya pelaku Kiai MR mau mengobati gatal-gatal sang anak, malah melakukan tindakan tercela yang menyentuh kemaluan korban.

ZA (22), anak angkat dan SA (21) kiai MR oknum ulama di Bekasi bersama dr Richard Lee saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis
ZA (22), anak angkat dan SA (21) kiai MR oknum ulama di Bekasi bersama dr Richard Lee saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis
Sumber :
  • Instagram/dr Richard Lee

 

"Aku kaget dok, kenapa ya?. setiap ituin aku, pas kalau lagi ngobatin gatal-gatal aku gitu," ucap ZA, dikutip dari Youtube Richard Lee, Jumat (26/9). 

"Jadi aku kan pesantren ya, nah katanya itu gatal-gatal, nah ayah diobatin ya di paha bagian bawah nanti gatal-gatal di pondok," ungkapnya dengan suara bergetar.

Mirisnya lagi, pelaku lakukan pelecehan sampai memasukkan kemaluannya. Kejadian itu tidak disadari sang anak angkat yang masih sekolah itu.

"Jadi setiap dia habis ngobatin gitu, Ayah ngelapin kaya ngelapin cairan, setiap Ayah ngelakuin kaya gitu, jadi kalau selesai lakuin (obatin) pasti keluarin cairan.'Dia merasa terus bilang sudah pakai bajunya'," jelas ZA.

Sehubungan dengan kasus ini, Polisi telah menangkap, dan menahan tersangka Kiai MR dari kasus pelecehan seksual di Bekasi.  

Sosoknya pun diungkap dala youtube Richard Lee dan berbagai medsos ikut membahas kasus ini. Pelaku diduga memiliki sekolah yayasan di Bekasi, dan dikenal sebagai tokoh agama atau panutan.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi AKBP Agta Bhuwana Putra membenarkan ZA dan SA diduga menjadi korban asusila MR sejak keduanya duduk di bangku SD dan SMP.

"Iya sudah, kami tetapkan tersangka kemarin Rabu, 24 September 2025 dan per hari ini sudah kami lakukan penahanan di polres," ungkap AKBP Agta kepada awak media, Kamis (25/9/2025)

Dalam kesempatan yang sama, wakil dari korban pelecehan seksual ini, juga menegaskan dalam Youtube Richard Lee 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika pelaku tokoh agama terkenal di Bekasi. "Dia (pelaku) punya bapak dulu seorang kiai juga. Dia itu mengikuti jejak bapaknya," kata Wulan dalam podcast tersebut," katanya. (klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengamat Sosial dan Keagamaan Ingatkan Bahaya Mencela di Tengah Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Pengamat Sosial dan Keagamaan Ingatkan Bahaya Mencela di Tengah Viralnya Konten Kreator Herri Pras

Berkaca dari kasus konten kreator Herri Pras yang kini viral dan dikenal kontroversi. Pengamat sosial dan keagamaan mengingatkan bahayanya mencela orang lain.
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Ratas Mendadak di Istana: Presiden Prabowo Panggil Bahlil, Rosan, hingga Suahasil Nazara Bahas Isu Ekonomi

Ratas Mendadak di Istana: Presiden Prabowo Panggil Bahlil, Rosan, hingga Suahasil Nazara Bahas Isu Ekonomi

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memanggil jajaran menteri dan pejabat bidang ekonomi Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa ..
Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah Rambut Bayi Dicukur Botak Bisa Tumbuh Lebih Tebal? Ini Penjelasan Dokter

Benarkah rambut bayi dicukur botak bisa tumbuh lebih tebal? dr. Yoga Yandika menjelaskan fakta medis dan faktor yang memengaruhi pertumbuhan rambut anak.
Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link Live Streaming Liga Voli Korea 2026-2027: Sore Ini Ada Megawati Hangestri Main, Hyundai Hillstate Lawan IBK Altos

Link live streaming Liga Voli Korea 2026-2027, di mana ada Megawati Hangestri yang akan beraksi bersama klub barunya, Hyundai Hillstate. Tim asuhan Kang Sung-hyung akan menghadapi IBK Altos pada Selasa (3/11/2026).
Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Umuh Buka Suara Soal 'Hilangnya' Dokter Tim yang Buat Persib Dihukum Denda Komdis PSSI Rp25 Juta

Hasil rapat Komdis PSSI per tanggal 25 Oktober 2026 menyatakan Persib dihukum dengan senilai Rp25 juta. Ini dampak dari tidak adanya dokter tim yang hadir saat laga tandang kontra Madura United di pekan ke-6 Super League 2026/2027.

Trending

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Herri Pras Ungkap Alasan Kritik Sejumlah Tokoh Agama, Singgung Fatwa dan Ceramah

Konten kreator Herri Pras akhirnya buka suara setelah kedatangan Yudi Cahyadi dan sejumlah orang ke kediamannya. Ia turut mengungkap alasan di balik kritiknya.
Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Statistik Mentereng Timnas Indonesia U-17 Jelang Kualifikasi Piala Asia 2027

Di bawah asuhan David Nascimento, Timnas Indonesia U-17 mencatatkan statistik mentereng jelang kompetisi penentuan menuju level Asia. 
DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

DPR Desak Kapolri Copot Kapolda Jateng, Buntut Polemik Penggeledahan Ponpes Putri di Sukoharjo

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PKB, Abdullah mendesak Kapolri agar tidak segan memberhentikan pejabat kepolisian yang bertanggung jawab atas operasi tersebut.
Selengkapnya

Viral