News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepala BNPB Jabarkan Kendala dalam Proses Evakuasi Korban Ambruk Musala Al Khoziny Sidoarjo

Penanganan darurat bencana hari keenam evakuasi korban Ponpes Al Khoziny, tetap difokuskan cari dan evakuasi jenazah korban
Sabtu, 4 Oktober 2025 - 21:12 WIB
Kepala BNPB Jabarkan Kendala Proses Evakuasi Al Khoziny
Sumber :
  • tim tvone - khumaidi

Sidoarjo, tvOnebnews.com - Penanganan darurat bencana hari keenam evakuasi korban ambruknya gedung di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, tetap difokuskan untuk mencari dan evakuasi jenazah korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan. 

"Penanganan darurat tetap difokuskan untuk mencari dan evakuasi jenazah korban yang masih terjebak di bawah reruntuhan. Upaya pencarian dilakukan melalui kombinasi metode manual dan dukungan peralatan berat," ucap Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat di lokasi evakuasi, Sabtu, 4 Oktober 2025. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menyampaikan sejak Jumat malam, 3 Oktober, hingga saat ini, tim gabungan mengoptimalkan pembersihan beton dan puing reruntuhan bangunan untuk membuka akses lebih luas dan lebih aman terhadap area yang diduga terdapat jasad korban.

Dia menyebut tantangan besar yang dihadapi adalah tebalnya tumpukan material beton. Hal ini memperlambat akses menuju titik yang diduga terdapat korban.

"Sebagai solusi, alat berat diterjunkan dengan pengendalian ketat para personel gabungan yang terdiri dari 400 orang lebih untuk memastikan keselamatan tim lapangan selama 24 jam dengan pola tiga shift secara bergantian," terang Suharyanto.

Ia menegaskan proses evakuasi tidak akan kekurangan personel karena kedatangan ratusan personel dengan tiga pembagian waktu pekerjaan secara profesional.

Sementara jenazah korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke posko DVI (Disaster Victim Identification) meski menghadapi berbagai kendala akibat kondisi korban.

"Proses DVI di musala Al Khoziny menghadapi kendala karena sebagian besar korban masih berusia anak-anak dan remaja sehingga belum memiliki KTP atau dokumen identitas resmi. Tim identifikasi banyak berpatokan pada data sekunder seperti ijazah, catatan sidik jari dari dokumen pendidikan, hingga pakaian terakhir yang dikenakan korban," ungkapnya.

Untuk mengatasi keterbatasan ini, solusi lain yang dilakukan adalah pengumpulan data ante mortem dari keluarga, seperti ciri fisik khusus, tanda lahir, kondisi gigi, atau rekam kesehatan yang pernah dimiliki.

Selain itu, tim juga menggunakan metode pencocokan forensik, termasuk pemeriksaan DNA jika diperlukan, untuk memastikan akurasi identitas. 

"Dengan pendekatan ini, proses identifikasi tetap dapat berjalan tanpa memerlukan waktu yang lama, meski menghadapi keterbatasan dokumen kependudukan pada korban," terangnya.

Suharyanto meminta kepada stakeholder terkait untuk membuka posko terpadu sebagai pusat informasi resmi untuk pelaporan dan pengaduan bagi keluarga korban. 

Posko ini memfasilitasi keluarga untuk melaporkan anggota yang masih hilang sekaligus memperoleh perkembangan terbaru terkait operasi penyelamatan.

"Saya minta Pak Dandim, Pak Kapolres dan unsur pemerintah daerah semua melayani apa yang menjadi pertanyaan masyarakat. Tim konselor dari Polri, Dinas Sosial dan relawan memberikan dukungan psikososial bagi keluarga korban, khususnya bagi mereka yang menunggu proses evakuasi dan identifikasi, agar tetap kuat menghadapi situasi yang penuh duka," terang dia.

Lebih lanjut ia mengatakan BNPB bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur juga akan segera menambah tenda khusus bagi keluarga korban, dilengkapi fasilitas dasar seperti tempat istirahat, layanan medis dan konsumsi di Rumah Sakit Bhayangkara. 

"Saya berharap proses identifikasi dengan metode DVI dan keperluan lain yang berhubungan dengan jenazah korban dapat lebih cepat dilaksanakan dengan anggota keluarganya," ujarnya.

Menurutnya pendampingan dan dukungan kepada keluarga korban ini diharapkan dapat mengoptimalkan tim SAR dalam melaksanakan tugasnya dengan baik.

"Nanti disana (RS Bhayangkara) keluarga korban lebih nyaman. Nanti disiapkan logistik dan peralatannya. Kalau disini kita yang penting bisa bekerja dengan sebaik-baiknya. Untuk keluarga yang kehilangan korban ini kita siapkan kebutuhannya secara maksimal," jelas Kepala BNPB.

Suharyanto mengungkapkan mengenai ketersediaan logistik dan peralatan akan terus dipenuhi baik bantuan makanan siap saji, air bersih, perlengkapan SAR, hingga kebutuhan kesehatan disalurkan sesuai kebutuhan lapangan, baik bagi keluarga korban maupun seluruh personel yang bertugas.

"Jangan semua kebutuhan ini terabaikan. Ini menjadi satu bagian dari operasi secara keseluruhan dalam penanggulangan bencana," kata dia.

Ia memberikan apresiasi seluruh tim yang terlibat dalam upaya percepatan penanganan darurat insiden musala Al Khoziny. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, seluruh aspek yang menjadi prioritas dalam penanganan ini semakin menujukkan hasil yang positif, mulai dari operasi SAR hingga pemenuhan hak bagi keluarga korban.

"Penanganan darurat ini bukan hanya tentang pencarian korban, tetapi juga memastikan keluarga mendapatkan pendampingan dan hak mereka terpenuhi. Semua unsur bekerja bersama-sama tanpa mengenal lelah," tutup Suharyanto. (khu/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polri Tetapkan Nahkoda KM Virgo Transport 8 Tersangka Kasus Kecelakaan di Laut Jawa, Sudah Ditahan

Polri Tetapkan Nahkoda KM Virgo Transport 8 Tersangka Kasus Kecelakaan di Laut Jawa, Sudah Ditahan

Ditpolair Korpolairud Barhakam Polri menetapkan nahkoda kapal KM Virgo Transport 8 sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan kapal yang terjadi di Laut Jawa, pada Rabu (29/9).
Update Klasemen Asian Games 2026, 30 September Malam: Emas dari Desak Made Langsung Bawa Indonesia Melesat Dua Tingkat

Update Klasemen Asian Games 2026, 30 September Malam: Emas dari Desak Made Langsung Bawa Indonesia Melesat Dua Tingkat

Update Klasemen Asian Games 2026, Rabu 30 September, pukul 21.00 WIB  setelah seluruh pertandingan di hari ke-11 ini rampung.
Arema FC Kembali Berlatih, Jalani Persiapan Khusus Jelang Hadapi Bhayangkara

Arema FC Kembali Berlatih, Jalani Persiapan Khusus Jelang Hadapi Bhayangkara

Arema FC kembali menjalani sesi latihan setelah menikmati waktu istirahat selama tujuh hari pada jeda internasional BRI Super League 2026/27.
Timnas Indonesia Berburu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kami Sendiri! 

Timnas Indonesia Berburu Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kami Sendiri! 

‎Timnas Indonesia akan menjalani pertandingan terakhir Grup A dengan menghadapi Bangladesh.
Pajak Pengusaha Kuliner Bolosego Tembus Rp1,5 Miliar, Wali Kota Yogyakarta: Harus Diurai Pajak yang Mana?

Pajak Pengusaha Kuliner Bolosego Tembus Rp1,5 Miliar, Wali Kota Yogyakarta: Harus Diurai Pajak yang Mana?

Persoalan pajak yang harus ditanggung oleh pengusaha kuliner Bolosego mendapat perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta.
FIFA ASEAN Cup 2026: Hong Kong Sapu Bersih Fase Grup, Tantang Kamboja di Final

FIFA ASEAN Cup 2026: Hong Kong Sapu Bersih Fase Grup, Tantang Kamboja di Final

Hong Kong menutup babak penyisihan Grup A Stadion Kai Tak, Rabu (30/9/2026) dengan kemenangan dari Brunei Darussalam. 

Trending

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Bukan Lagi Megawati Hangestri, Giovanna Milana Kini Bertandem dengan Pemain Kelas Dunia

Giovanna Milana akan memulai perjalanan baru dalam kariernya setelah resmi bergabung dengan Kurobe Aqua Fairies Toyama di Liga Voli Jepang 2026-2027. Tidak lagi bermain bersama Megawati Hangestri, ia kini akan bertandem dengan pemain elit kelas dunia.
Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Gagal Tembus Final FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Thailand, Pelatih Timnas Vietnam Kangen Striker Naturalisasi

Kekalahan 2-0 Vietnam atas Thailand di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) membuat Vietnam kehilangan kendali dalam persaingan menuju puncak klasemen grup.
FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

FIFA ASEAN Cup 2026: Pengamat Sepak Bola Sebut Kritikus Timnas Indonesia Lupa Siapa Malaysia

Hasil imbang di laga pekan kedua FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Malaysia berimbas pada kritik tajam bagi pelatih Garuda, John Herdman. 
Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Lima Bulan Kasus Penganiayaan Murid SD, Polisi Sebut Perkara Sudah Naik Penyidikan

Miarni Oktari Yanti(27), ibu dari M. Khalifah Siddiq(9), mengajukan Surat Pengaduan Masyarakat (DUMAS) karena mempertanyakan perkembangan perkara yang dilaporkannya sejak April 2026. Kasus tersebut bermula dari dugaan penganiayaan terhadap korban pada 19 April 2026 di SD Swasta IT Tahfiidzul Qur’an Al Umm Smart Centre.
Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Klasemen Medali Asian Games 2026, Rabu 30 September Pagi: Tim Indonesia Tertahan Meski Leo/Daniel Sumbang Emas

Update klasemen medali Asian Games 2026 per Rabu (30/9/2026) pukul 04.00 WIB. Tim Indonesia masih tertahan meski berhasil meraih satu medali emas dari cabor bulu tangkis.
Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Link Telegram Video 27 Detik Bilqis Luvena Viral di TikTok, Waspada Jebakan Scam

Video 27 detik Bilqis Luvena viral di media sosial. Ternyata konten aslinya merupakan lipsync dan parodi, sementara link Telegram, X, dan download video perlu
Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Reaksi Erick Thohir soal Potensi Malaysia Main Mata dengan Singapura dan Rugikan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berharap Malaysia dan Singapura menunjukkan kemampuan terbaiknya saat berhadapan pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Selengkapnya

Viral