News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Profil Pesantren Al Khoziny, Kesaksian Alumni soal Hukuman Ngecor hingga Biaya Masuk dan SPP Bulanan

Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi sorotan publik usai insiden ambruknya bangunan yang menimpa para santri. Namun di balik musibah ... -
Selasa, 7 Oktober 2025 - 18:30 WIB
Profil Pesantren Al Khoziny, Kesaksian Alumni soal Hukuman Ngecor hingga Biaya Masuk dan SPP Bulanan
Sumber :
  • Tangkapan layar tvOne

Sidoarjo, tvOnenews.com – Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi sorotan publik usai insiden ambruknya bangunan yang menimpa para santri

Namun di balik musibah tersebut, pesantren ini ternyata menyimpan sejarah panjang sebagai salah satu ponpes tertua di Jawa Timur yang telah berdiri sejak tahun 1927.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ponpes yang dikenal sebagai pesantren salafiyah ini memiliki ribuan santri dari berbagai daerah.

 {{imageId:372508}}

Banyak keluarga yang turun-temurun menimba ilmu di pesantren tersebut, termasuk Abdul Wahid, salah satu alumni sekaligus wali santri yang turut kehilangan anak dan cucunya dalam peristiwa tragis itu.

Dalam wawancara eksklusif bersama reporter tvOne, Abdul Wahid mengenang masa-masa saat dirinya menimba ilmu di Al Khoziny. 

Ia menyebut pesantren ini berdiri kokoh sejak masa sebelum kemerdekaan dan menjadi pusat pendidikan agama yang disegani di wilayah Sidoarjo.

“Pondok Al Khoziny itu pondok besar, pondok salaf. Keluarga saya semuanya pernah mondok di sana,” tutur Abdul Wahid.

Menurutnya usia lembaga pendidikan Islam ini kini telah mendekati satu abad. Tahun 2026 mendatang, Ponpes Al Khoziny akan genap berusia 100 tahun, sebuah capaian yang istimewa bagi pesantren di Indonesia.

Beberapa kabar yang beredar sempat menyebut para santri turut membantu proses pengecoran bangunan yang akhirnya ambruk, bahkan disebut sebagai bagian dari hukuman. Namun Abdul Wahid dengan tegas membantah tudingan tersebut.

“Nggak ada istilah hukuman disuruh ngecor, Mas. Kalau di pondok dulu hukuman itu paling rambut digundul, itu saja,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan gedung di lingkungan pesantren selama ini dikerjakan oleh tenaga profesional, bukan oleh para santri.

“Yang bangun itu tukang-tukang profesional semua, Mas. Sejak dulu pondok itu nggak pernah ada masalah seperti ini. Baru sekarang kena musibah,” ujarnya lirih.

Biaya Ponpes Al Khoziny 

Petugas tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah santri korban bangunan runtuh di Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10) malam.
Petugas tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah santri korban bangunan runtuh di Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (6/10) malam.
Sumber :
  • Antara

 

Meski memiliki sejarah panjang dan jumlah santri yang terus bertambah, Abdul Wahid menyebut bahwa biaya pendidikan di Ponpes Al Khoziny tetap terjangkau bagi masyarakat kecil.

“Murah, Mas. Biaya pondok dan sekolah cuma sekitar delapan puluh ribu rupiah sebulan. Anak saya kirim uang sekitar delapan ratus ribu rupiah per bulan, sudah termasuk kos dan SPP,” jelasnya.

Hal itu menjadi salah satu alasan pesantren ini terus diminati masyarakat dari berbagai daerah di Jawa Timur.

Meski kehilangan anak dan cucu sekaligus, Abdul Wahid tampak tegar. Ia menganggap musibah ini sebagai takdir yang harus diterima dengan lapang dada.

“Yang namanya musibah kan tidak ada yang meminta. Mungkin ini sudah Allah takdirkan untuk anak saya,” katanya dengan nada sabar.

Pondok Pesantren Al Khoziny kini tengah berupaya bangkit pasca insiden yang menelan korban jiwa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para santri dan keluarga korban terus mendapat pendampingan, sementara proses identifikasi korban masih berlangsung.

tvonenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Jadi Free Agent, Media Korea Beri Julukan Baru Sahabat Megawati Hangestri di Bursa Transfer

Setter veteran Red Sparks, Yeum Hye-seon, kini resmi berstatus free agent, dan media Korea menyebutnya sebagai “pusat badai” yang akan menjadi sorotan utama.
Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga Minyak Terancam Tertekan, Prabowo Targetkan Indonesia Stop Impor BBM Lewat Program 100 GW

Harga minyak berpotensi tertekan seiring target Indonesia stop impor BBM. Prabowo genjot listrik 100 GW dan tutup PLTD demi efisiensi energi.
Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Nathalie Holscher Buka Lembaran Baru? Kedekatan dengan Kekasih Baru Sudah Go Public

Setelah mengakhiri hubungannya dengan Ladislao Camara, akhirnya Nathalie Holscher sudah siap membuka lembaran baru dengan kekasihnya yang baru bernama Aripat
FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

FOKAL 2026: Kolaborasi Akademisi dan Aktivis Menjawab Krisis Lingkungan

Indonesia saat ini menghadapi tiga krisis lingkungan yang saling berkaitan, yakni persoalan sampah, pencemaran air, dan perubahan iklim.
Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya Dihantam Kabar Buruk Jelang Bertandang ke Markas Persija

Persebaya dibayangi krisis kebugaran jelang lawan Persija di GBK. Bernardo Tavares akui banyak pemain bermasalah, tapi Bajul Ijo tetap optimistis.
Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija Mulai Keteteran Bersaing dengan Persib Pada Sisa Kompetisi Super League, Manajemen Macan Kemayoran Mulai Beri Peringatan

Persija terancam keluar dari persaingan juara usai tiga laga tanpa kemenangan. Bambang Pamungkas mendesak tim bangkit di delapan laga sisa.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Hector Souto Harus Terima Fakta Pahit Jelang Timnas Futsal Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Piala AFF 2026

Rekor pertemuan menjadi sorotan utama jelang duel Timnas Futsal Indonesia asuhan Hector Souto kontra Vietnam pada babak semifinal Piala AFF Futsal 2026.
Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Dedi Mulyadi Tiba-tiba Sampaikan Permohonan Maaf untuk Warga Jawa Barat Usai Ngaku 'Gubernur Sableng'

Jagat media sosial mendadak dihebohkan dengan pernyataan Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada warga Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral