News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Rob dan Penurunan Tanah Ekstrem Ancam Ibu Kota, LPBINU DKI Jakarta Dorong Kolaborasi

Banjir rob yang kerap melanda kawasan Jakarta terutama di wilayah Utara ibu kota dinilai memiliki dampak yang serius dan berkepanjangan.
Kamis, 16 Oktober 2025 - 04:48 WIB
Banjir Rob dan Penurunan Tanah Ekstrem Ancam Ibu Kota, LPBINU DKI Jakarta Dorong Kolaborasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Banjir rob yang kerap melanda kawasan Jakarta terutama di wilayah Utara ibu kota dinilai memiliki dampak yang serius dan berkepanjangan.

Hal itu disampaikan dalam diskusi bertajuk 'Ancaman Air Tanah, Rob, dan Masa Depan Jakarta: Tanggung Jawab Siapa? #Membaca Akar Masalah, Menentukan Arah Solusi' yang dilangsungkan oleh Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Banjir rob kini bukan lagi fenomena musiman, tetapi terjadi semakin rutin dan meluas. Kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas ekonomi, dan menurunnya kualitas hidup masyarakat pesisir adalah dampak nyata yang kita saksikan hari ini,” kata Ketua LPBI NU DKI Jakarta, Laode Kamaluddin kepada awak media, Jakarta, Rabu (15/10/2025).

Laode menuturkan penurunan muka tanah akibat eksploitasi air tanah, beban bangunan, dan minimnya sistem air bersih menjadi faktor yang mempercepat kerentanan kota.

“Beberapa wilayah di Jakarta mengalami penurunan tanah lebih dari 10 sentimeter per tahun. Jika tidak ditangani serius, sebagian area berpotensi tenggelam permanen,” tambah Laode.

Sementara, Peneliti BRIN, Joko Widodo, menjelaskan bahwa penurunan muka tanah tidak hanya terjadi di Jakarta tetapi juga di wilayah pesisir lain seperti Pantura, Demak, Tangerang, dan Bekasi.

Ia menegaskan bahwa beberapa titik di Jakarta Utara dan Jakarta Barat menjadi kawasan dengan tingkat penurunan tanah paling signifikan, yang turut meningkatkan ancaman banjir rob setiap tahun.

“Fenomena penurunan tanah tidak eksklusif terjadi di Jakarta. Namun, kondisi terparah memang terlihat di wilayah pesisir Jakarta, Pantura, Demak, Tangerang, dan Bekasi,” ujarnya.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dan upaya mitigasi terpadu. 

Menurutnya, Synthetic Aperture Radar (SAR) digunakan BRIN untuk memantau dinamika pergerakan tanah secara akurat, sementara solusi ekologis dan regulatif perlu segera diterapkan.

“Penanaman mangrove di kawasan pesisir dan penerapan zona bebas air tanah adalah dua strategi mitigasi yang bisa segera diterapkan untuk memperlambat penurunan tanah,” tegasnya.

Sementara, Akademisi Universitas Indonesia, Farizan Radhiya Yahya memandang terkait kualitas dan pencemaran air tanah di Jakarta bahwa wilayah pesisir, terutama Jakarta Barat, mengalami pencemaran yang signifikan akibat aktivitas industri dan pemanfaatan air tanah yang berlebihan. 

Kondisi ini berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat dan keberlanjutan sumber daya air.

“Berdasarkan indeks mutu air, pencemaran paling signifikan terjadi di Jakarta Barat dan wilayah pesisir. Kondisi ini memperburuk degradasi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum dalam menjelaskan upaya teknis yang dilakukan pihaknya untuk mengurangi dampak banjir rob khususnya di kawasan Muara Angke dengan kondisi penurunan tanah ekstrem. 

Ia menekankan pentingnya kombinasi infrastruktur pengendali dan teknologi pemantauan.

“Di Muara Angke, penurunan tanah cukup ekstrem karena kondisi tanah yang lunak. Kami membangun tanggul pengaman pantai, giant sea wall, dan melakukan pembersihan rutin di sekitar lokasi untuk mengurangi efek banjir rob,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Ibu Ika memperkenalkan inovasi digital yang digunakan untuk mendeteksi dan memantau banjir rob secara real-time.

“SDA mengembangkan platform SINARJI, yang dapat mendeteksi banjir rob secara cepat dan akurat, sehingga langkah mitigasi bisa segera dilakukan,” ungkapnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terlihat Mulus tanpa Halang Rintang, Mengapa Argentina Mendapat Lawan "Mudah" di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Terlihat Mulus tanpa Halang Rintang, Mengapa Argentina Mendapat Lawan "Mudah" di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026?

Setelah tampil perkasa sepanjang fase grup, Timnas Argentina asuhan Lionel Scaloni dipastikan akan menghadapi tim kejutan, Tanjung Verde, di babak 32 besar.
Kalahkan Pelita Jaya Jakarta, Bogor Hornbills Jadi Juara Baru IBL 2026

Kalahkan Pelita Jaya Jakarta, Bogor Hornbills Jadi Juara Baru IBL 2026

Bogor Hornbill mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor 61-64 dalam gim kelima yang berlangsung, Minggu (28/6/2026). 
Guru Besar FH Trisakti Soroti Penetapan Tersangka Eks Pj Gubernur Sulsel dalam Kasus Bibit Nanas Rp60 Miliar

Guru Besar FH Trisakti Soroti Penetapan Tersangka Eks Pj Gubernur Sulsel dalam Kasus Bibit Nanas Rp60 Miliar

Guru Besar Fakultas Hukum (FH) Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansah, menyoroti skandal kasus bibit nanas senilai Tp60 miliar yang membuat Pj Gubernur Sulsel menjadi tersangka.
Ramalan Finansial 10 Weton pada 29 Juni 2026: Senin Pahing Bisa Pegang Kendali hingga Rabu Wage Hindari Main Saham!

Ramalan Finansial 10 Weton pada 29 Juni 2026: Senin Pahing Bisa Pegang Kendali hingga Rabu Wage Hindari Main Saham!

Berikut ramalan kondisi finansial sepuluh weton yang diprediksi mengalami fluktuasi tajam pada esok hari tanggal 29 Juni 2026.
Reaksi Raja Juli Antoni Usai Jokowi Beri Sinyal Keanggotaan PSI

Reaksi Raja Juli Antoni Usai Jokowi Beri Sinyal Keanggotaan PSI

Usai mantan Presiden ke-7, Jokowi memberikan sinyal terkait posisinya di PSI usai dirinya disorot mengenakan atribut PSI. Sontak, Sekjen PSI Raja Juli Antoni
KPK Beberkan Alasan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

KPK Beberkan Alasan Pembantaran Penahanan Eks Menag Yaqut Cholil

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan tersangka kasus korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Qoumas. 

Trending

Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Iran Desak FIFA Soal Kelakuan Tak Adil AS sebagai Tuan Rumah ‎

Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Pelatih Iran Desak FIFA Soal Kelakuan Tak Adil AS sebagai Tuan Rumah ‎

Menurut Amir Ghalenoei, Iran harus menghadapi berbagai kendala yang dinilai tidak wajar selama mengikuti Piala Dunia 2026.
Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak Yuvita Tolak Permintaan Maaf Taufik Hidayat: Biar Saya yang Menghakimi

Kakak kandung Yuvita Tri Rezeki atau YTR, Afif Shandi, tegas tolak permintaan maaf Taufik Hidayat dan minta pelaku diserahkan ke keluarga untuk dihakimi sendiri
Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan Keuangan Shio 29 Juni 2026: Awal Pekan Penuh Kejutan, Babi dan Naga Kebanjiran Rezeki

Ramalan keuangan shio 29 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang langsung kebanjiran rezeki di awal pekan dan siapa yang harus sabar dulu!
Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan Keuangan Zodiak 29 Juni 2026: Keberuntungan Menanti Virgo dan Scorpio

Ramalan keuangan zodiak 29 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Pekan terakhir Juni dimulai, siapa yang langsung cuan kali ini?
Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Siap-Siap Karier Melejit! 6 Zodiak Ini Diprediksi Panen Kesuksesan pada 29 Juni 2026: Virgo Banjir Apresiasi

Pada 29 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan akan merasakan angin segar dalam perjalanan karier mereka. Berikut 6 zodiak paling beruntung di tempat kerja.
Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil Tinju Dunia: Hantam Xander Zayas Sampai TKO, Jaron Ennis Rebut Gelar Juara Kelas Welter Super WBA dan WBO

Hasil tinju dunia, di mana Jaron Ennis berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan Xander Zayas melalui pertarungan selama tujuh ronde yang berlangsung seru dan ketat.
Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo Cs Sengaja Main Sabun Demi Hindari Jalur Neraka? Teori Konspirasi Hasil Imbang Portugal vs Kolombia Bikin Heboh Jagat Maya

Cristiano Ronaldo CS main sabun? Jagat media sosial mendadak gempar jelang dan sesudah laga pamungkas Grup K Piala Dunia 2026 antara Portugal kontra Kolombia -
Selengkapnya

Viral