News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polri Didesak Tangkap Dalang di Balik Kerusuhan Agustus 2025

Aksi kerusuhan dan penjarahan yang terjadi pada akhir Agustus 2025 kemarin masih menyimpan misteri usai belum terungkap sepenuhnya.
Jumat, 7 November 2025 - 18:49 WIB
Arsip demo di Jakarta Agustus 2025.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Aksi kerusuhan dan penjarahan yang terjadi pada akhir Agustus 2025 kemarin masih menyimpan misteri usai belum terungkap sepenuhnya.

Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah meminta Polri untuk menangkap aktor intelektual di balik kerusuhan yang terjadi saat aksi demonstrasi 28–31 Agustus 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya unjuk rasa yang berujung kerusuhan tersebut telah teroganisir mengingat semula aksi memprotes besaran tunjangan anggota DPR RI ini berubah menjadi penjarahan di berbagai lokasi di Indonesia.

"Semua aktor intelektual harus ditangkap semua tanpa terkecuali, jangan Tanggung-tanggung. Artinya kan memang, yang ditangkap jangan hanya yang dilapangan saja, mereka kan dibayar. Nah yang memberi upah itu yang harusnya ditangkap, gampang kok ditelusuri dari pengakuan mereka, siapa orangnya dan di mana," kata Trubus kepada awak media, Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Trubus menuturkan kerusuhan seperti ini tidak bisa dipandang sebagai peristiwa spontan semata. 

Di tambah, pola perusakan yang terjadi di berbagai titik mengindikasikan adanya skenario yang terencana.

Untuk itu ia mendesak aparat penegak hukum agar membuka dugaan adanya provokasi terstruktur.

"Polisi harus wajib bersungguh-sungguh menangkap aktor intelektualnya. Ini agar kasus serupa tidak terjadi kembali," ujarnya.

Sementara itu Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso mengusulkan agar dibentuk Tim Koneksitas yang terdiri dari TNI-Polri guna mengungkap kasus tindak pidana kerusuhan Agustus 2025.

"Saya menyatakan pemeriksaan ini penting, belum tentu memang bisa juga mereka sebagai pelakunya. Tetapi pemeriksaan yang mendalam kemudian cermat menggunakan pendekatan scientific crime investigation," ujarnya. 

Di sisi lain, Teguh menilai para aktivis yang ditangkap tidak memiliki kekuatan untuk mengorganisir atau menggerakkan orang-orang di lapangan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apalagi untuk melakukan tindak pidana kekerasan, pembakaran, dan menjarah rumah-rumah para anggota DPR, sampai rumah mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Misalnya orang-orang yang yang teridentifikasi itu alat komunikasinya pada saat itu harusnya bisa disita. Kalau sekarang dilakukan ini memang sudah sangat sulit karena data-data komunikasi mereka di lapangan tidak disita pada saat itu bisa saja data-data tersebut dihapus," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemain yang Dilarang FIFA Merumput Selama 1 Tahun Tiba-tiba Muncul di Klub Raksasa Malaysia, Dipersiapkan Lawan Chelsea?

Pemain yang Dilarang FIFA Merumput Selama 1 Tahun Tiba-tiba Muncul di Klub Raksasa Malaysia, Dipersiapkan Lawan Chelsea?

Johor Darul Tazim menjalani latihan pertama pada pramusim 2026-2027 pada Kamis (3/6/2026). Dalam latihan perdana  tersebut, Joao Figueiredo yang tengah menjalani sanksi FIFA justru bergabung dalam tim.
Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Tragedi Berdarah Penggerebekan Kasus Narkoba di Katingan Kalteng: Satu Polisi Gugur, Dua Lainnya Hilang

Sebuah misi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berujung duka mendalam. 
Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Sadis, 21 Adegan Ini Ungkap Kekejaman Taufik Hidayat Siksa YTR Pakai Besi Meja Hingga Golok

Polda Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus kekerasan yang dilakukan Taufik Hidayat terhadap seorang wanita berinisial YTR. 
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Spanyol memastikan diri sebagai tim ke-11 yang lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Austria dengan skor akhir 3-0 di Stadion Los Angeles, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Purbaya Ungkap Dana PFII Bisa Masuk ke Proyek Danantara hingga SBN, Tapi Semua Tetap Market-Based: Bukan Dipaksa!

Purbaya Ungkap Dana PFII Bisa Masuk ke Proyek Danantara hingga SBN, Tapi Semua Tetap Market-Based: Bukan Dipaksa!

Menkeu Purbaya mengakui dana investasi PFII berpeluang membiayai proyek Danantara hingga pembelian SBN. Namun, seluruh keputusan investasi tetap mengacu pada mekanisme pasar.
Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Aldi Taher Murka usai Baskara Putra Sebut Kameramen Tolol dan Katro, Langsung Serang Balik Bilang Gini

Setelah cuitan Baskara Putra di media sosial X viral dan menuai pro kontra, artis Aldi Taher ikut turun tangan memberikan pembelaan kepada kameramen.

Trending

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Sudah 7 Bulan Bergulir Bagaimana Kabar Kasus CCTV Inara Rusli? Kini Ada Dugaan Bukti Dihilangkan

Penanganan kasus dugaan akses ilegal rekaman CCTV milik artis Inara Rusli hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan.
KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

KPK Diduga Lakukan OTT di Binjai, Oknum Pejabat yang Diamankan Diduga dari Langkat

Baru-baru ini warga Sumut dihebohkan dengan pemberitaan KPK diduga lakukan OTT Bupati di Sumut. Bahkan, kabar yang beredar diduga KPK lakukan OTT di Kota Binjai
KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

KPK Diduga Lakukan OTT Bupati di Sumut hingga Dibawa ke Polrestabes Medan

Baru-baru ini beredar kabar di media massa hingga media sosial terkait dugaan KPK lakukan OTT bupati di Sumatera Utara (Sumut), pada Kamis (2/7/2026) petang
Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Hasil Pertandingan Piala Dunia 2026: Spanyol Menang Mudah atas Austria

Spanyol memastikan diri sebagai tim ke-11 yang lolos ke babak 16 besar dengan mengalahkan Austria dengan skor akhir 3-0 di Stadion Los Angeles, Jumat (3/7/2026) dini hari WIB.
Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Karpet Merah untuk Investor Asing, Pemerintah Siapkan Pengadilan Khusus hingga Insentif Pajak di PFII

Sejumlah fasilitas khusus disiapkan untuk menarik investor asing agar mau investasi di PFII. Ada kemudahan di bidang keimigrasian, ketenagakerjaan, residensi, perizinan, perpajakan, hingga pengadilan khusus.
Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Vs Kroasia Bertepatan dengan Setahun Meninggalnya Diogo Jota, Portugal Jadikan Motivasi untuk Juarai Piala Dunia

Pertandingan Portugal melawan Kroasia yang akan digelar di Stadion Toronto, Jumat (3/7/2026) itu bertepatan dengan satu tahun kepergian Diogo Jota.
Blok M Kini Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Jakarta

Blok M Kini Jadi Episentrum Ekonomi Kreatif Jakarta

Kawasan Blok M kembali menunjukkan geliatnya sebagai pusat ekonomi kreatif dan ruang berkumpul anak muda Jakarta.
Selengkapnya

Viral