News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ilmuwan Berhimpun di EVIDENT Institute Untuk Melawan Informasi Ngawur

Banjir narasi seolah-olah ilmiah di berbagai medium informasi membuat sejumlah ilmuwan berhimpun di dalam EVIDENT Institute untuk melawan secara langsung melalui produksi narasi ilmiah yang sederhana sekaligus berintegritas.
Selasa, 18 November 2025 - 22:24 WIB
Executive Director EVIDENT Institute, Rinatania Anggraeni Fajriani.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Banjir narasi seolah-olah ilmiah di berbagai medium informasi membuat sejumlah ilmuwan berhimpun di dalam EVIDENT Institute untuk melawan secara langsung melalui produksi narasi ilmiah yang sederhana sekaligus berintegritas.

Menurut Executive Director EVIDENT Institute, Rinatania Anggraeni Fajriani pihaknya berharap bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dengan menjembatani dunia kampus dan masyarakat secara luas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Harapannya melalui EVIDENT Institute bisa membagikan pengetahuan secara ilmiah dengan bahasa yang sederhana. Ini dbutuhkan karena banyak pengetahuan yang meragukan karena ada jurang antara akademisi dan masyarakat biasa,” tuturnya dalam peluncuran Evident Institute, di Kopikina Cikini, (Selasa/18/11). 

EVIDENT Institute adalah lembaga pemikir independen yang didirikan dan didedikasikan untuk memperkuat integritas dan bukti dalam ekosistem kebijakan dan data di Indonesia. Lembaga ini dirancang sebagai ruang kolaboratif yang menjembatani penelitian, teknologi, dan tata kelola, EVIDENT mempromosikan kepercayaan pada penalaran publik dan berbasis data pengambilan keputusan.

EVIDENT Institute adalah pusat kajian ilmiah berbasis data lintas disiplin ilmu yang dimaksudkan menghasilkan informasi ilmiah dengan narasi sederhana untuk mereduksi noise atau kebisingan yang ditimbulkan dari kajian ilmiah yang ala kadarnya. 

Diharapkan dengan data yang lebih berintegritas maka diharapkan ada narasi pengetahuan dan informasi yang beredar di masyarakat lebih substansial dan mudah dipahami oleh masyarakat secara luas.

Dalam peluncuran EVIDENT Institute bertajuk Dialog Pendirian yang dirancang sebagai ruang dialog untuk bertukar ide dan pengalaman tentang asal mula integritas prinsip untuk berlatih. Melalui diskusi yang fokus, singkat, dan reflektif perspektif dari lintas ilmu diharapkan muncul inovasi digital, dan tata kelola kelembagaan yang lebih baik.

Dalam Dialog Pendirian tersebut hadir sejumlah pembicara a.l Prof. Dr. Purwo Santoso, M.A. dari Universitas Gadjah Mada (UGM) salah satu pemikir kebijakan publik yang paling konsisten menekankan pentingnya hubungan antara bukti, kekuasaan, dan kepercayaan publik. 

Kemudian Dr. Andika Sidar, S.T.P., M.Bioteknologi. dari UGM yang fokus pada biotek dan tengah meneliti tentang enzim yang bisa menguraikan sampah organik menjadi energi dan material baru untuk menghadapi krisis lingkungan.

Hadir juga Dr. Aditya Kartadikaria dari Institute Teknologi Bandung, peneliti sensor dan pemantauan lingkungan yang mempelajari bagaimana kebenaran ekologis dibangun dari data yang terukur dan terkalibrasi.

Selain para peneliti dari dunia kampus, hadir juga dua praktisi yakni Haris Iskandar dari JEJAKIN — bekerja di bidang digital MRV, memastikan bahwa data iklim tidak hanya dicatat, tetapi juga diverifikasi secara independen.

Terakhir, Okvina Juita, pengusaha rendang sekaligus pendiri Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bayang, Kabupaten Pesisir Barat, Sumatra Barat yang bekerja menerapkan bagaimana standar, higiene, dan keamanan pangan menjadi bentuk integritas operasional dalam program publik

Menurut Rinatania latar belakang para pembicara yang beragam menjadi wujud nyata bahwa riset kampus dapat dengan mudah dipertemukan dengan tantangan nyata di masyarakat yang bersifat praksis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia berharap melalui inisiasi EVIDENT Institute, Gen Z yang memiliki ketertarikan yang besar terhadap sains dapat mengakses informasi dari dunia akademis secara lebih mudah sekaligus mereduksi citra dunia kampus yang terkesan berkutat dengan bahasa yang sulit dipahami. 

Abdul Luky Shofiul Azmi, Director of Law di EVIDENT Institute menegaskan pihaknya hadir dalam rangka memperkuat kerjasama seluruh stakeholder di masyarakat, termasuk pemerintah, akademisi, industri, serta masyarakat luar guna mengembangkan kerangka komunikasi yang efektif dan relevan.(chm)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Daniel Marthin Comeback Bareng Leo Rolly Carnando, PBSI Umumkan Pasangan Baru untuk Bagas Maulana

Daniel Marthin Comeback Bareng Leo Rolly Carnando, PBSI Umumkan Pasangan Baru untuk Bagas Maulana

PBSI umumkan dua pasangan ganda putra baru, salah satunya comebacknya Daniel Marthin bersama Leo Rolly Carnando
Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok PSSI Tetap Tenang di Tengah Masalah Paspor Ganda Pemain Timnas Indonesia

Media Vietnam Heran Bukan Main, Kok PSSI Tetap Tenang di Tengah Masalah Paspor Ganda Pemain Timnas Indonesia

Media Vietnam soroti sikap tenang PSSI di tengah kasus paspor ganda pemain Timnas Indonesia yang mengguncang Liga Belanda dan picu kontroversi.
Risiko Pemulangan Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Pastikan Pekan Pertama April Tiba di Tanah Air

Risiko Pemulangan Jenazah Tiga Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Pastikan Pekan Pertama April Tiba di Tanah Air

Duka mendalam menyelimuti Indonesia setelah tiga prajurit TNI penjaga perdamaian gugur dalam serangan Israel di Lebanon di tengah meningkatnya eskalasi konflik.
Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Libur Panjang Paskah, KAI Daop 8 Opersionalkan 8 Kereta Tambahan

Antisipasi Lonjakan Penumpang saat Libur Panjang Paskah, KAI Daop 8 Opersionalkan 8 Kereta Tambahan

Menyambut libur panjang Paskah 2026, PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya mengoperasikan delapan perjalanan kereta api tambahan.
Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berbondong-bondong Diskors

Media Vietnam Kaget Bukan Main Lihat Pemain Timnas Indonesia di Belanda Berbondong-bondong Diskors

Media Vietnam kaget melihat kabar pemain Timnas Indonesia di Belanda dikabarkan diskors gara-gara masalah administrasi kewarganegaraan. Apa kata media Vietnam?
Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Kapuspen Kejagung Anang Supriatna Didesak Minta Maaf Buntut Kasus Amsal Sitepu

Anggota Komisi III DPR RI Hinca Panjaitan dengan tegas meminta Kapuspenkum Kejaksaan Agung Anang Supriatna meminta maaf soal kasus Amsal Sitepu. Begini katanya.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Belum Apa-apa, Media Vietnam Sudah Bayangkan 'Grup Neraka' Bareng Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Media Vietnam khawatir hadapi “grup neraka” di Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Timnas Indonesia yang dinilai makin kuat.
Selengkapnya

Viral