GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Begini Cara UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Internasional! Program Pendampingan Ini Jadi Katalisator Utama

Menurut Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), ada tiga fondasi utama agar UMKM mampu menembus pasar global: peningkatan kapasitas SDM, pemanfaatan teknologi
Kamis, 27 November 2025 - 23:17 WIB
ilustrasi Begini Cara UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Internasional! Program Pendampingan Ini Jadi Katalisator Utama
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Di tengah pesatnya perkembangan perdagangan digital, semakin banyak pelaku UMKM yang mulai mempertimbangkan langkah untuk memperluas pasar hingga ke tingkat global. 

Namun, memasuki pasar internasional tidak hanya soal menjual produk ke luar negeri, tetapi juga memahami standar kualitas, kemampuan adaptasi, dan literasi digital yang semakin dibutuhkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM), ada tiga fondasi utama agar UMKM mampu menembus pasar global: peningkatan kapasitas SDM, pemanfaatan teknologi digital, dan pembentukan ekosistem kolaboratif yang kuat.

Selain itu, Kementerian Perdagangan juga menekankan pentingnya kesiapan administratif, legalitas usaha, serta pemahaman mengenai regulasi ekspor sebagai langkah awal sebelum UMKM mulai menjajaki pasar mancanegara. 

Melansir dari berbagai sumber, dengan dukungan pendampingan, akses pembiayaan, hingga pelatihan pemasaran digital, UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk meningkatkan daya saing. Berbagai program lintas sektor kini hadir untuk mendorong UMKM naik kelas, mulai dari level lokal hingga internasional.

Salah satu contoh program penguatan kapasitas tersebut adalah bootcamp UMKM yang dirancang untuk membantu pelaku usaha memahami strategi pengembangan produk, pemasaran, hingga ekspor. Melalui pendampingan intensif, UMKM bisa mendapatkan wawasan praktis sekaligus jaringan yang dapat membuka peluang lebih luas.

Banyumas merupakan wilayah yang kaya potensi UMKM, dari kuliner tradisional, kerajinan tangan, pertanian herbal, hingga produk kreatif digital. Namun, tantangan yang sering kali menghambat perkembangan UMKM masih beragam: keterbatasan modal, kurangnya inovasi, hingga minimnya pemanfaatan teknologi. 

Program seperti ini hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut agar para pelaku usaha dapat lebih siap bersaing di tingkat nasional maupun global.

Program Banyumas Naik Kelas #BisaBersamaVisa yang telah berlangsung sejak Maret 2025 menjadi salah satu inisiatif yang memberikan dampak signifikan bagi UMKM di wilayah tersebut. Kolaborasi ini melibatkan berbagai pihak ini berhasil menjangkau lebih dari 3.500 pelaku UMKM melalui pelatihan dasar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari jumlah tersebut, 170 UMKM terpilih mengikuti bootcamp intensif selama enam bulan untuk memperkuat kapasitas bisnis mereka, mulai dari strategi branding, pemasaran digital, hingga persiapan ekspor.

“Melalui program ini, kami melihat semangat luar biasa dari para pelaku UMKM untuk belajar, beradaptasi, dan terus berkembang. Harapan kami, program ini dapat membuka jalan bagi produk-produk lokal menembus pasar global, sekaligus memberikan inspirasi bagi daerah lain di Indonesia,” ujar Andy F. Noya, Founder dan CEO BenihBaik.com.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Rupiah Tembus Rp17.400 per Dolar AS, Ekonom Sebut Alarm Bahaya Ekonomi: Fondasi Kita Masih Rapuh

Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta Achmad Nur Hidayat menyebut kondisi tersebut menjadi alarm serius yang mencerminkan rapuhnya fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan global.
Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Tinjau Pasar Kramat Jati, Pramono Kenalkan Teknologi Hidrotermal untuk Pengolahan Sampah Organik

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pengolahan sampah organik di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/5/2026).
HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

HIPMI Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Perkuat Ketahanan Energi Nasional di Tengah Perang Global

Caketum BPP HIPMI, Anthony Leong, menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia atas berbagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar Pemain Asing Liga Voli Korea 2026-2027: Megawati Hangestri Jadi Pemain Terakhir yang Diumumkan

Daftar pemain asing Liga Voli Korea 2026-2027, di mana Megawati Hangestri jadi pevoli terakhir yang diumumkan.
Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Korban Tewas Bus ALS di Muratara Bertambah Jadi 18, Tim DVI Temukan Dugaan Jenazah Anak di Bawah 5 Tahun

Kepala RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Komisaris Besar Polisi Budi Susanto, mengatakan bagian tubuh tersebut ditemukan menempel pada bagian ketiak dan diduga milik seorang anak kecil.
Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral