News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Refleksi Akhir Tahun Surabaya: Banjir Hingga Polemik PPDB, Ini Kata Wakil Ketua DPRD

Menjelang akhir tahun 2025, Kota Surabaya dihadapkan pada sejumlah tantangan pelik yang menjadi sorotan utama, mulai dari masalah banjir yang tak kunjung usai, polemik sistem zonasi dalam pendidikan, hingga isu layanan kesehatan.
Jumat, 28 November 2025 - 07:38 WIB
Bahtiyar Rifai, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Menjelang akhir tahun 2025, Kota Surabaya dihadapkan pada sejumlah tantangan pelik yang menjadi sorotan utama, mulai dari masalah banjir yang tak kunjung usai, polemik sistem zonasi dalam pendidikan, hingga isu layanan kesehatan. Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Bachtiar Rifai, angkat bicara mengenai refleksi kinerja Pemkot Surabaya sepanjang tahun 2025 dan harapan untuk tahun 2026.

Bachtiar Rifai mengakui bahwa penanganan banjir masih menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bagi Surabaya. Hal ini disoroti mengingat adanya anggaran besar yang dialokasikan, yang mencapai Rp1,3 hingga Rp1,4 triliun pada tahun 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun proyek gorong-gorong dan pelebaran jalan telah masif dilakukan, genangan masih terjadi di beberapa wilayah. Menurut Bachtiar, persoalan banjir di Surabaya tidak dapat diselesaikan dalam satu periode anggaran saja, melainkan membutuhkan upaya berkelanjutan.

"Memang banjir ini tidak bisa diselesaikan dalam satu anggaran periode Kota Surabaya. Ini perlu beberapa kali pembangunan dan juga usulan masyarakat. Tetapi yang paling utama adalah masalah kebersihan. Masalah sampah ini kan masih menjadi problem di masyarakat Surabaya," ujar Bahtiyar.

Ia menambahkan bahwa faktor kebersihan dan persampahan menjadi pemicu ganda. Petugas terpaksa bekerja ekstra untuk mengalirkan air dan membersihkan sampah yang menyumbat rumah pompa, memperlambat kinerja penanganan.

Selain itu, Bachtiar juga menyoroti masalah perencanaan dan konektivitas saluran. Ia menemukan kasus di mana saluran air yang baru dibangun justru meluap karena tidak terkoneksi dengan baik atau karena ujung saluran menyempit, sehingga tidak mampu menampung arus besar.

"Harusnya kan di sudah dibangun saluran yang baik, sudah rapi, sudah ada penutup box culvert-nya itu, harusnya ini kan airnya enggak meluber. Ternyata ini yang kedua. Salurannya tidak berjalan sebagaimana mestinya. Perencanaan yang harus diutamakan agar nantinya permasalahan banjir ini tidak meluas ke tempat-tempat yang lainnya," ujar politisi partai Gerindra ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sektor pendidikan, Wakil Ketua DPRD menyoroti masalah yang dihadapi setiap tahun: banyaknya siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri akibat sistem zonasi.

Fenomena ini merujuk pada disparitas jumlah sekolah negeri di setiap jenjang. Data yang disampaikan menunjukkan bahwa jumlah SD Negeri di Surabaya mencapai sekitar 280-an, namun turun drastis ke 63 SMP Negeri, dan hanya tersisa 22 SMA Negeri.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

WFH Setiap Jumat, ASN Jangan Senang Dulu Pemerintah Pantau via Geo-Location Agar Tak Liburan Long Weekend

WFH Setiap Jumat, ASN Jangan Senang Dulu Pemerintah Pantau via Geo-Location Agar Tak Liburan Long Weekend

Pemerintah menutup rapat celah penyalahgunaan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan setiap hari Jumat dalam sepekan.
Bikin Timnas Indonesia Tertunduk Lesu di Jakarta, Media Eropa Klaim Pelatih Bulgaria Langsung Dibidik Klub Super League

Bikin Timnas Indonesia Tertunduk Lesu di Jakarta, Media Eropa Klaim Pelatih Bulgaria Langsung Dibidik Klub Super League

Klub-klub Super League diklaim tengah bersaing untuk mendatangkan pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov setelah kalahkan Timnas Indonesia di final FIFA Series.
Dedi Mulyadi Murka Lihat Sekolah Kotor, Langsung Semprot Kepala Sekolah: Saya Liatin Gak Ada Inisiatif

Dedi Mulyadi Murka Lihat Sekolah Kotor, Langsung Semprot Kepala Sekolah: Saya Liatin Gak Ada Inisiatif

Dedi Mulyadi lakukan sidak di sebuah Sekolah Menengah Atas (SMA) yang tampak kotor dan rusak parah. KDM kecewa lantaran tak ada inisitif dari Kepala Sekolah.
Mobil Tertemper KRL di Bogor Usai Tabrak Trotoar, Pengemudi Kabur

Mobil Tertemper KRL di Bogor Usai Tabrak Trotoar, Pengemudi Kabur

Sebuah mobil jenis Innova Reborn mengalami rusak parah usai tertemper commuterline (KRL) di Jalan Soleh Iskandar, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor
Siap-siap Hadapi Kabar Super Buruk soal Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Bung Harpa: Ini yang Paling Gua Takutin

Siap-siap Hadapi Kabar Super Buruk soal Pemain Timnas Indonesia di Belanda, Bung Harpa: Ini yang Paling Gua Takutin

Bung Harpa ingatkan agar bersiap-siap dengan kabar buruk yang akan menimpa Timnas Indonesia gara-gara masalah pemain diaspora di Liga Belanda, ada masalah apa?
Kajari Karo Tak Berkutik Dicecar DPR RI Soal Mobil dari Bupati, Curiga Ada Kaitan dengan Kasus Amsal Sitepu

Kajari Karo Tak Berkutik Dicecar DPR RI Soal Mobil dari Bupati, Curiga Ada Kaitan dengan Kasus Amsal Sitepu

Komisi III DPR RI membuka fakta baru terkait Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karo, Danke Rajagukguk terkait kasus korupsi yang menyeret videografer Amsal Sitepu.

Trending

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Pundit Belanda Heran Dean James hingga Tim Geypens Mau Jadi WNI Demi Timnas Indonesia: Tertipu dan Sengsara

Salah satu pengamat sepak bola asal Belanda, Tijmen van Wissing, tak segan melabeli keputusan para pemain diaspora Timnas Indonesia sebagai tindakan "bodoh". 
Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia Main Lagi? Ini Jadwal Lengkap Garuda Usai Kalah di Final FIFA Series 2026

Kapan Timnas Indonesia main lagi? Simak jadwal lengkap Garuda tahun 2026 usai final FIFA Series, mulai FIFA Matchday hingga ASEAN Cup.
Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Dedi Mulyadi 'Diamuk' Warga Kuningan dan Dituduh Penipu, Ending-nya Tak Terduga: Astagfirullahaladzim

Berniat tulus untuk membantu korban kecelakaan maut yang tertabrak truk, Dedi Mulyadi (KDM) justru dihujani makian hingga disebut penipu oleh warga Kuningan.
Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Media Malaysia 'Tuduh' 3 Pemain Diaspora Timnas Indonesia Palsukan Dokumen sebagai WNI, Netizen: Rank 138 Banyak Cakap

Masalah paspor WNI pemain Timnas Indonesia tersebut tak hanya jadi buah bibir di maupun Indonesia. Salah satu media Malaysia juga ikut menyoroti hal tersebut.
Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Dedi Mulyadi Beri Kabar Baik untuk Warga Bekasi dan Jawa Barat, Apartemen Meikarta Bisa Dicicil hingga Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah

Ada dua kabar baik dari KDM, mulai dari pengumuman mengenai cicilan apartemen di wilayah Meikarta hingga menyebut soal bantuan renovasi puluhan ribu rumah.
Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Tampil di Asia hingga Dipanggil Timnas Indonesia, Ivar Jenner Petik Hasil dari Keputusan Besarnya Pindah ke Dewa United

Gelandang muda Dewa United Banten FC, Ivar Jenner, mulai memasuki fase penting dalam kariernya setelah memutuskan melanjutkan kiprah di Indonesia. Ia menilai.
Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

Timnas Indonesia Terpopuler: Vietnam Ketakutan, Jadwal Skuad Garuda Terdekat, hingga Misteri Dony Tri Pamungkas

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: media Vietnam takut satu grup di Piala Asia 2027, jadwal lengkap Garuda usai FIFA Series, hingga sorotan Bung Harpa soal Dony Tri Pamungkas.
Selengkapnya

Viral