News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bumi Resources Raih Penghargaan Bergengsi Anugerah Bisnis dan HAM 2025

PT Bumi Resources Tbk (“Perseroan” atau “Bumi Resources”) (BEI: BUMI), eksportir batubara termal terbesar di dunia sekaligus salah satu perusahaan sumber daya alam terkemuka di Indonesia.
Jumat, 5 Desember 2025 - 21:59 WIB
PT Bumi Resources Tbk (“Bumi Resources”).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - PT Bumi Resources Tbk (“Perseroan” atau “Bumi Resources”) (BEI: BUMI), eksportir batubara termal terbesar di dunia sekaligus salah satu perusahaan sumber daya alam terkemuka di Indonesia, kembali meraih pengakuan nasional melalui Anugerah Bisnis dan Hak Asasi Manusia (BHAM) 2025 yang diselenggarakan oleh SETARA Institute dan SIGI Research and Consulting dengan dukungan Yayasan Tarumanagara di Jakarta (26/11).

Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil riset Responsible Business Conduct (RBC) Benchmark, di mana Bumi Resources dinilai sebagai perusahaan dengan skor tertinggi di antara 18 perusahaan sektor pertambangan yang dievaluasi. Perseroan meraih total skor 73, predikat BB, serta status Business and Human Rights (BHR) Improving Company, menegaskan posisi Bumi Resources sebagai perusahaan yang menunjukkan peningkatan signifikan dalam penerapan prinsip-prinsip bisnis dan HAM.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai wujud komitmen terhadap penghormatan HAM, Bumi Resources telah menetapkan kebijakan HAM yang terintegrasi dalam tata kelola perusahaan, disahkan oleh Direksi, dan diterapkan di seluruh rantai pasok. Implementasi kebijakan ini diperkuat melalui pembentukan Tim Koordinator HAM lintas fungsi, berdasarkan Keputusan Dewan Direksi Nomor 478/BRBOD/XII/18, yang memastikan pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi berjalan secara konsisten.

Sejak 2022, Bumi Resources telah melaksanakan Human Rights Due Diligence (HRDD) secara berkelanjutan, meliputi proses identifikasi, penilaian, mitigasi, pemantauan, serta komunikasi risiko HAM. Proses HRDD dilakukan melalui pemetaan sosial, konsultasi dengan masyarakat, kajian dampak lingkungan dan sosial, peninjauan kelompok rentan, serta koordinasi terstruktur antarunit.

Di sisi pemulihan, Bumi Resources juga menyediakan mekanisme remediasi yang efektif melalui berbagai kanal pengaduan, seperti whistleblowing system, hotline, forum bipartit, serta mekanisme pengaduan internal terkait keselamatan, kesehatan kerja, dan hubungan industrial. Seluruh kanal dirancang untuk memenuhi prinsip efektivitas sebagaimana diatur dalam UN Guiding Principles on Business and Human Rights (UNGPs).

Melalui pelaksanaan HRDD selama dua tahun berturut-turut, dua unit usaha Bumi Resources, yaitu KPC dan Arutmin, telah menunjukkan tingkat kepatuhan yang kuat terhadap standar HAM internasional, termasuk UNGPs, The International Bill of Human Rights, dan Konvensi ILO, dengan tingkat kepatuhan lebih dari 80%.

“Bumi Resources berterima kasih atas pengakuan ini. Penghargaan ini bukan hanya menjadi capaian penting bagi perusahaan, tetapi juga mempertegas tanggung jawab moral Bumi Resources untuk terus memperkuat praktik bisnis yang menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi manusia di seluruh kegiatan operasional,” ujar Tofan Wibisono, Deputy Chairman Bumi Resources Human Rights Coordinator Team.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penghargaan BHAM 2025 menjadi pengingat bahwa pemenuhan HAM merupakan perjalanan berkelanjutan. Ke depan, Bumi Resources berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola HAM, memperkuat uji tuntas, memperluas transparansi, dan memastikan seluruh aktivitas bisnis memberikan manfaat yang nyata bagi pekerja, masyarakat, dan lingkungan. Pada awal tahun depan, Bumi Resources juga akan melaksanakan Human Rights and Environmental Due Diligence (HREDD) yang akan menitikberatkan aspek lingkungan sebagai bagian dari integrasi HAM dan keberlanjutan dalam operasional perusahaan.

Bumi Resources percaya bahwa bisnis yang bertanggung jawab adalah bisnis yang menempatkan hak asasi manusia sebagai fondasi utama. Kepercayaan dan apresiasi yang diberikan menjadi motivasi bagi Perseroan untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.(chm)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Timnas futsal Indonesia mencetak sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026 setelah berhasil melangkah ke babak semifinal.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT