News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Politik Ramah Anak: DPRD Surabaya Wujudkan Parlemen Terbuka Lewat Program Sinau ke Dewan

Sebanyak ratusan siswa-siswi SMP Negeri 16 Surabaya mendapat pengalaman belajar langsung yang berharga dalam sesi "Sinau ke DPRD Pemerintah Kota Surabaya."
Kamis, 11 Desember 2025 - 00:04 WIB
dr. Zuhrotul Mar'ah, anggota komisi D DPRD Kota Surabaya saat menerima kunjungan siswa (dua dari kanan).
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Sebanyak ratusan siswa-siswi SMP Negeri 16 Surabaya mendapat pengalaman belajar langsung yang berharga dalam sesi "Sinau ke DPRD Pemerintah Kota Surabaya." Kunjungan edukatif ini berlangsung pada Selasa, 09 Desember 2025, di markas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Tengah Semester.

Rombongan pelajar tersebut disambut langsung oleh legislator perempuan yang juga Anggota Komisi D DPRD Surabaya, dr. Hj. Zuhrotul Mar'ah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sesi tersebut, Zuhrotul Mar'ah memberikan materi padat tentang tata kelola pemerintahan, demokrasi di tingkat kota, serta tugas dan fungsi krusial seorang anggota dewan. Ia juga menjelaskan bagaimana peran legislatif dalam menentukan kebijakan publik yang berkaitan langsung dengan pendidikan dan kesejahteraan warga Surabaya.

Selain materi kebangsaan dan politik praktis, dr. Zuhrotul Mar'ah memberikan motivasi mendalam bagi para peserta didik, yang dirangkum dalam enam poin penting sebagai bekal kesuksesan para remaja yakni:

1. Vibes Positif Sejak Dini: Pentingnya menanamkan energi dan pikiran yang positif.

2. Doa dan Bersyukur: Menjadikan doa sebagai kekuatan utama dan tidak lupa bersyukur.

3. Manajemen Waktu yang Baik: Mengingat waktu adalah pedang yang harus digunakan seefektif mungkin.

4. Selalu Membantu Orang Lain: Menanamkan jiwa sosial dan kepedulian.

5. Hormat dan Patuh: Menghormati dan mematuhi orang tua serta guru sebagai kunci keberkahan.

6. Ikhtiar yang Maksimal: Pentingnya usaha keras yang totalitas dalam meraih cita-cita.

Sebelum sesi dimulai, Kepala Sekolah SMP Negeri 16 Surabaya, Dra. Fadjarijah Nurulita, M.M., menyampaikan arahannya. Ia menekankan bahwa kunjungan ini bukan sekadar kegiatan rekreatif.

“Kunjungan ini bukan sekadar jalan-jalan, tetapi momen untuk kalian memahami bahwa kalian adalah bagian dari sistem demokrasi,” tegas Dra. Fadjarijah.

Kepala Sekolah berharap siswa-siswinya dapat menyerap semua ilmu yang disampaikan dan menjadikannya inspirasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pahami bahwa suatu hari nanti, kalianlah yang akan menjadi pembuat keputusan itu. Pulanglah dengan semangat baru untuk menjadi agen perubahan yang peduli pada kemajuan kota kita,” tambahnya.

Kunjungan edukatif ini diakhiri dengan sesi foto bersama, diharapkan dapat membuka wawasan siswa tentang pentingnya peran warga negara yang cerdas dan melek politik sejak usia dini.(chm)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Hector Souto Optimistis! Timnas Futsal Indonesia Disebut Bisa Tumbangkan Jepang di Semifinal

Timnas futsal Indonesia mencetak sejarah baru di ajang Piala Asia Futsal 2026 setelah berhasil melangkah ke babak semifinal.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Siswa SD Gantung Diri di NTT, DPR: Pendidikan Harus Gratis Tanpa Bebani Keluarga Miskin

Merespons hal tersebut, Hetifah menegaskan negara harus memberikan perhatian serius untuk peristiwa tersebut. Ia menilai tak ada negara manapun yang bisa menerima peristiwa tragis tersebut.
Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Dugaan Penyebab Anak SD Bunuh Diri di NTT, Diungkap dalam Surat Berisi Kekecewaan pada Ibunya Viral

Kabar anak SD, YBS (10) bunuh diri di Ngada, NTT, Kamis (29/1/2026), viral. Isi pesan di surat wasiat pada ibunya diduga menjadi penyebab gantung diri heboh.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT