News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Koper Bekas Disulap Jadi Panel Akustik Ruang Kelas, Solusi Cerdas Redam Polusi Suara Untuk Dunia Pendidikan

Konsep repurposing tidak hanya menjawab persoalan lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat langsung. Contohnya, koper bekas diolah ulang jadi Scholar Panel
Kamis, 18 Desember 2025 - 23:32 WIB
Ilustrasi Koper Bekas Disulap Jadi Panel Akustik Ruang Kelas, Solusi Cerdas Redam Polusi Suara Untuk Dunia Pendidikan
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Polusi suara tidak hanya mengganggu kenyamanan lingkungan, tetapi memiliki dampak langsung pada proses belajar siswa di sekolah. 

Menurut riset dari World Health Organization (WHO), tingkat kebisingan yang melebihi batas rekomendasi sekitar 50 dB dapat menurunkan konsentrasi siswa dan mengganggu kualitas komunikasi antara guru dan murid, sehingga berdampak negatif pada pemahaman pelajaran dan hasil akademik secara keseluruhan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Standar WHO juga menunjukkan bahwa ruang kelas ideal memiliki tingkat kebisingan yang jauh lebih rendah dari suara luar yang sering terjadi di lingkungan sekolah urban.

Penelitian lain juga menunjukkan bahwa paparan suara yang berlebihan di dalam kelas sering kali berada di atas rekomendasi yang sehat, sehingga memicu kesulitan mendengar, gangguan konsentrasi, bahkan stres yang berpotensi menghambat proses belajar siswa dan efektivitas mengajar guru. 

Studi meta-analisis memperkuat temuan bahwa kebisingan memiliki dampak negatif signifikan terhadap performa belajar anak, terutama di kelompok usia lebih muda.

Teknologi Repurposing: Koper Bekas Jadi Scholar Panel

Salah satu pendekatan inovatif untuk menangani polusi suara di lingkungan sekolah adalah dengan memanfaatkan ulang material bekas menjadi solusi fungsional. Inisiatif yang terbaru adalah pengolahan koper preloved menjadi Scholar Panel, yaitu panel akustik yang dirancang untuk mereduksi kebisingan di ruang kelas dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif.

Melansir dari berbagai sumber, program Luggage Trade-In 2025 berhasil mengumpulkan sebanyak 1.792 koper bekas dari 36 toko di berbagai kota. Proses ini melibatkan penyortiran dan pemilahan material koper yang layak dipakai kembali sebagai bagian dari panel peredam suara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan cara ini, material yang biasanya menjadi limbah justru berubah menjadi solusi berbasis teknologi dan edukasi. Program yang dijalankan ini bukan sekadar wacana, tetapi sebuah langkah nyata dalam praktik keberlanjutan. 

Inisiatif Trade-In yang dijalankan merupakan wujud komitmen terhadap keberlanjutan. Setiap koper bekas dipastikan dimanfaatkan kembali untuk tujuan bermakna. Melalui Scholar Panel, material hasil repurposing diubah menjadi panel peredam suara yang membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih tenang, fokus, dan nyaman bagi anak-anak.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Program Kota EMAS 2026 Dorong Kemandirian Ekonomi UMKM di Surakarta

Program Kota EMAS 2026 Dorong Kemandirian Ekonomi UMKM di Surakarta

Berbagai pihak turut berperan aktif dalam menopang pertumbuhan ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) khusunya sektor kerajinnan di Kota Surakarta, Jawa Tengah (Jateng).
Ngaku Ingin Pensiun di Camp Nou, Lamine Yamal Bikin Fans Barcelona Baper

Ngaku Ingin Pensiun di Camp Nou, Lamine Yamal Bikin Fans Barcelona Baper

Lamine Yamal menegaskan komitmennya kepada Barcelona. Bintang muda asal Spanyol itu mengaku berharap bisa menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Blaugrana hingga gantung sepatu.
Merinding! Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Suasana Alam Kubur yang Jarang Dibahas, Pesan Penting tentang Bekal Kematian

Merinding! Ustaz Adi Hidayat Jelaskan Suasana Alam Kubur yang Jarang Dibahas, Pesan Penting tentang Bekal Kematian

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan tentang bagaimana suasana di alam kubur yang jarang dibahas, sebagai pesan penting tentang menghadapi kematian.
Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Kesedihan Mendalam Gubernur NTT Terpukul Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Akui Sistem Data Warga Miskin Carut-Marut

Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena terpukul dan sedih adanya tragedi anak SD bunuh diri di Ngada, NTT. Ia menyebut ada faktor kegagalan Pemda.
Mbappe Terus Dikritik Publik! Didier Deschamps Berani Pasang Badan soal Kondisi Sebenarnya

Mbappe Terus Dikritik Publik! Didier Deschamps Berani Pasang Badan soal Kondisi Sebenarnya

Pelatih Timnas Prancis Didier Deschamps angkat bicara untuk membela Kylian Mbappe yang belakangan menjadi sasaran kritik.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -

Trending

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Paspor yang Tak Diambil Lebih dari 30 Hari di Kantor Imigrasi Bakal Dibatalkan

Kantor Imigrasi Bekasi melayangkan imbauan penting bagi masyarakat yang telah mengajukan permohonan paspor.
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT