Tak Cukup Pintar, Insinyur Masa Depan Harus Berintegritas dan Siap Hadapi Disrupsi dan Siap Bersaing di Era Teknologi Digital
- Antara
tvOnenews.com - Di tengah percepatan pembangunan nasional dan derasnya disrupsi teknologi, universitas dituntut tidak lagi sekadar mencetak lulusan berijazah, tetapi menyiapkan sumber daya manusia profesional yang berintegritas, adaptif, dan berdaya saing global.
Negara-negara maju seperti Jerman, Jepang, dan Korea Selatan telah lama menempatkan pendidikan profesi sebagai pilar utama pembangunan. Model dual system di Jerman, misalnya, mengintegrasikan pembelajaran akademik dengan praktik industri untuk memastikan lulusan siap terjun ke dunia kerja sekaligus menjunjung etika profesi.
Transformasi serupa juga terlihat di berbagai kampus kelas dunia. Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan National University of Singapore (NUS) menekankan pentingnya professional ethics, kepemimpinan, serta dampak sosial dalam kurikulum teknik dan rekayasa.
Pendekatan ini menegaskan bahwa keunggulan teknis harus berjalan seiring dengan tanggung jawab publik, keselamatan, dan keberlanjutan—nilai yang semakin krusial di era kecerdasan buatan dan otomatisasi.
Di Indonesia, kebutuhan terhadap insinyur profesional yang tersertifikasi dan berkarakter menjadi semakin mendesak, seiring masifnya proyek infrastruktur, transisi energi, dan ekonomi digital. Pendidikan profesi menjadi jembatan strategis antara penguasaan ilmu dan praktik nyata di lapangan.
Melansir dari ANTARA, dalam konteks inilah, wisuda perdana Program Profesi Insinyur (PPI) menjadi momentum penting bagi pendidikan tinggi nasional. Untuk pertama kalinya, Universitas Mercu Buana mewisuda lulusan Program Profesi Insinyur dalam rangkaian Wisuda Diploma LIX, Sarjana LXIII, Magister L, Profesi I, dan Doktor X Tahun Akademik 2025/2026.
Mengusung tema “Pendidikan Berdampak untuk Masa Depan Berintegritas, Inovatif, dan Harmoni.” Turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, Sekretaris Jenderal Persatuan Insinyur Indonesia Dr. Ir. Teguh Haryono, MBA., keluarga wisudawan, dan dimeriahkan penampilan grup band Nidji.
Program Profesi Insinyur merupakan tonggak strategis dalam perjalanan institusi. Menurutnya, pendidikan profesi berperan penting dalam menjembatani keilmuan akademik dengan praktik profesional yang menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab sosial.
“Program Profesi Insinyur dirancang untuk melahirkan insinyur yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kepekaan sosial. Ini sejalan dengan filosofi pendidikan Universitas Mercu Buana yang menekankan penempaan karakter dan kemampuan berpikir,” ujar Rektor Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Andi Adriansyah, M.Eng..
Filosofi pendidikan yang diwariskan pendiri UMB, almarhum H. Probosutedjo, menjadi fondasi pengembangan program tersebut. Probosutedjo memandang pendidikan sebagai proses penempaan manusia agar tangguh menghadapi tekanan dan perubahan zaman, bukan semata-mata soal gelar akademik.
Dalam konteks keinsinyuran, nilai ini diterjemahkan melalui penekanan pada keselamatan publik, tanggung jawab profesional, serta keberlanjutan pembangunan. Wisuda perdana Program Profesi Insinyur juga memperkuat posisi Universitas Mercu Buana sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pendidikan berdampak.
Selain meluluskan insinyur profesional, kampus ini mencatat sejumlah capaian institusional, termasuk penghargaan sebagai perguruan tinggi dengan judul hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat terbanyak di lingkungan LLDIKTI Wilayah III pada 2024.
Dalam berbagai pemeringkatan nasional dan internasional, Universitas Mercu Buana konsisten berada di jajaran atas. Kampus ini menempati posisi tiga besar perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta dan masuk 20 besar nasional versi EduRank, Webometrics, SCImago Institutions Rankings, serta lembaga pemeringkat lainnya.
Pada tahun yang sama, universitas tersebut juga menambah dua guru besar baru dari Fakultas Ilmu Komunikasi serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Dengan lahirnya angkatan pertama lulusan Program Profesi Insinyur, universitas ini menegaskan komitmennya dalam menjawab tantangan zaman: menyiapkan tenaga profesional yang unggul secara keilmuan, kokoh dalam etika, dan mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat di tengah dinamika pembangunan dan disrupsi teknologi. (udn)
Load more