GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengelola Informasi di Tengah Bencana: Tips Komunikasi Publik agar Tak Picu Kepanikan dan Menekan Hoaks dan Spekulasi

Komunikasi berbasis data dan transparansi membantu menjaga kepercayaan publik, terutama di tengah situasi darurat yang berkembang cepat. Salah satu prinsipnya
Selasa, 30 Desember 2025 - 23:13 WIB
Ilustrasi Mengelola Informasi di Tengah Bencana: Tips Komunikasi Publik agar Tak Picu Kepanikan dan Menekan Hoaks dan Spekulasi
Sumber :
  • Istockphoto

4. Tutup Celah Informasi untuk Menekan Spekulasi

Media sosial kerap menjadi sumber informasi alternatif saat krisis. Jika pemerintah tidak hadir dengan informasi resmi yang cukup, celah tersebut akan diisi oleh rumor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan komunikasi kali ini sebagai pergeseran dari pola reaktif menuju penyajian data terukur. Model ini dinilai dapat mengurangi ruang spekulasi yang berkembang di media sosial.

5. Jaga Transparansi, Termasuk pada Keterbatasan

Transparansi tidak hanya soal menyampaikan capaian, tetapi juga menjelaskan tantangan yang dihadapi di lapangan. OECD menekankan bahwa pengakuan atas keterbatasan justru meningkatkan kredibilitas komunikasi krisis.

Pendekatan ini tercermin dalam penyampaian informasi yang menjelaskan kondisi pemulihan layanan kesehatan yang masih berlangsung, bukan sekadar hasil akhir.

6. Konsistensi Pesan antara Pusat dan Lapangan

Komunikasi yang efektif menuntut keselarasan antara informasi yang disampaikan di tingkat pusat dan realitas di lapangan. Ketidaksesuaian informasi dapat memicu distrust publik.

Efektivitas komunikasi akan sangat bergantung pada implementasi kebijakan dan respons terhadap masukan dari berbagai pihak.

7. Jadikan Komunikasi sebagai Bagian dari Manajemen Bencana

Komunikasi krisis seharusnya tidak bersifat ad hoc. Pendekatan yang diterapkan pemerintah dalam penanganan bencana dapat menjadi rujukan ke depan. “Ini blueprint komunikasi krisis yang bisa dipakai lagi untuk situasi apa pun ke depannya, dengan transparansi sebagai elemen kunci mengelola distrust publik,” katanya.

Keberhasilan model ini akan diuji oleh konsistensi dan kemampuan pemerintah menutup celah informasi yang tersisa di lapangan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, komunikasi bencana tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan respons krisis berjalan lebih terarah.

Komunikasi dalam situasi bencana bukan sekadar menyampaikan kabar, tetapi membangun pemahaman bersama di tengah ketidakpastian. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Informasi yang jelas, berbasis data, konsisten, dan disampaikan secara berkala dapat membantu publik mengambil keputusan yang lebih tepat serta mengurangi kepanikan. 

Pengalaman penanganan bencana menunjukkan bahwa komunikasi yang dikelola dengan baik berpotensi menjadi bagian penting dari manajemen krisis secara menyeluruh. Tantangan ke depan terletak pada konsistensi penerapan prinsip-prinsip tersebut, agar kepercayaan publik tetap terjaga di setiap situasi darurat. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kapolri dan Titiek Soeharto Turun ke Tapteng, Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Banjir

Kapolri dan Titiek Soeharto Turun ke Tapteng, Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Korban Banjir

Penyaluran bantuan dipusatkan di Hunian Sementara (Huntara) Asrama Haji Pinangsori, Kecamatan Pinangsori, Tapteng. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Gubernur Sumut Bobby Nasution, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, serta Bupati Tapteng Masinton Pasaribu.
Terungkap, Marc Marquez Ternyata Punya Kelemahan yang Tak Terlihat Pembalap Lain

Terungkap, Marc Marquez Ternyata Punya Kelemahan yang Tak Terlihat Pembalap Lain

Casey Stoner menyebut Marc Marquez sebenarnya punya kelemahan namun tak terlihat oleh pembalap lain di ajang MotoGP.
Bukan Orang Sembarangan? Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Bandar E Jadi Target Operasi

Bukan Orang Sembarangan? Polisi Bongkar Jaringan Pemasok Narkoba ke Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Bandar E Jadi Target Operasi

Polisi mengungkap fakta baru di balik penetapan tersangka Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro dalam kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu.
Kiper Ratchaburi FC Antisipasi Misi Balas Dendam Persib

Kiper Ratchaburi FC Antisipasi Misi Balas Dendam Persib

Ratchaburi FC sengaja datang lebih cepat H-3 dari pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Enam Pejabat Pemprovsu Mundur, Gubernur Sumut Bobby Nasution: Alhamdulillah Tahu Diri

Mantan Wali Kota Medan itu membantah jika mundurnya enam pejabat tersebut disebabkan oleh ekosistem kepemimpinannya di Pemprov Sumut. Ia menegaskan, setiap pejabat memiliki penilaian kinerja masing-masing yang menjadi bahan evaluasi.
Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti UNS Nilai PP Kesehatan Harus Perhatikan Hak Konstitusional Masyarakat

Peneliti P3KHAM LPPM UNS nilai pemerintah harus memperhitungkan agar PP Kesehatan tidak membebani sektor tertentu, dengan lakukan uji proporsionalitas kebijakan

Trending

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 Pekan Ini: Dimulainya Seri Sentul, Megawati Hangestri Libur Hingga Penentuan Nasib Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 pekan ini yang akan diramaikan dengan sejumlah pertandingan di seri Sentul termasuk penentuan nasib Bandung bjb Tandamata dan Megawati Hangestri tak akan main.
Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Punya Nama Jawa tapi Belum Juga Bela Timnas Indonesia, Bek Feyenoord Ini Tak Masuk Radar PSSI?

Timnas Indonesia terus gencar memburu pemain keturunan demi meningkatkan daya saing level internasional. Namanya Jawa banget, Neraysho Kasanwirjo masuk radar?
Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Sudah Lama Dipendam Sule, Mantan Asisten Pribadi Kini Bongkar Kisah Perselingkuhan Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana

Isu lama mengenai skandal perselingkuhan yang menyeret mendiang mantan istri Sule, Lina Jubaedah dan Teddy Pardiyana dibongkar oleh mantan asisten pribadi Lina
Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Striker Berdarah Depok Caper ke John Herdman? Langsung Cetak 6 Gol dan 2 Assist di Liga Belanda Demi Panggilan Timnas Indonesia

Berharap dilirik John Herdman untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia, striker keturunan Depok ini menggila di Belanda. Cetal 6 gol dan 2 assist hanya dari 2 laga
Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top Skor Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Gagal Tembus Papan Atas, Megatron Terancam Terdepak dari 10 Besar

Top skor Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) terancam terdepak dari 10 besar seiring dominasi pemain asing yang tak terbendung.
Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Emil Audero Menggila! 6 Penyelamatan Heroik Selamatkan Cremonese dari Kekalahan Lawan Genoa

Kiper Timnas Indonesia Emil Audero tampil solid ketika membela Cremonese saat ditahan imbang Genoa tanpa gol pada pekan ke-25 Liga Italia
Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam Heran Bukan Main, Timnas Indonesia kok Banyak Pemain Naturalisasi tapi Selalu Kalah di Final AFF

Media Vietnam terheran-heran sekaligus sindir Timnas Indonesia yang kini punya banyak pemain naturalisasi tapi selalu kalah dalam laga final AFF alias tak juara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT