GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bagaimana Strategi Pemberdayaan Ultra Mikro Memperkuat Ekonomi Akar Rumput yang Tak Cukup Modal

Di tingkat komunitas, literasi dan pendekatan klaster turut mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi lokal serta solidaritas sosial. Besarnya jumlah pelaku usaha
Kamis, 1 Januari 2026 - 23:39 WIB
Ilustrasi Bagaimana Strategi Pemberdayaan Ultra Mikro Memperkuat Ekonomi Akar Rumput yang Tak Cukup Modal
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Membangun kapasitas usaha dan ketahanan ekonomi masyarakat menjadi tantangan krusial di banyak negara, terutama pada segmen ultra mikro yang rentan terhadap guncangan ekonomi. Pengalaman sejumlah negara maju menunjukkan bahwa dukungan modal saja tidak cukup untuk menciptakan usaha kecil yang tangguh. 

Pemerintah Inggris, misalnya, melalui UK Small Business Strategy, menekankan pentingnya pendampingan, pelatihan manajerial, serta akses literasi keuangan bagi pelaku usaha kecil agar mampu bertahan dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan serupa juga terlihat dalam berbagai laporan Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) yang menyoroti bahwa penguatan kapasitas kewirausahaan, mulai dari pengelolaan keuangan hingga pemasaran digital, berkorelasi langsung dengan peningkatan produktivitas usaha mikro. 

OECD mencatat, usaha kecil yang mendapatkan pelatihan rutin memiliki peluang bertahan hingga 30 persen lebih tinggi dibanding yang hanya menerima pembiayaan. Di Indonesia, konteks ini menjadi semakin relevan mengingat besarnya jumlah pelaku usaha ultra mikro yang menopang ekonomi rumah tangga

Data Kementerian Koperasi dan UKM menunjukkan bahwa mayoritas pelaku usaha berada pada skala mikro dan ultra mikro, dengan tantangan utama berupa keterbatasan literasi keuangan, manajemen usaha, serta akses pasar. 

Kondisi tersebut membuat upaya pemberdayaan menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dari level paling dasar.

Melansir dari berbagai sumber, realitas di lapangan menunjukkan bahwa persoalan UMKM tidak berhenti pada sulitnya memperoleh pembiayaan. Banyak pelaku usaha menghadapi kendala dalam pencatatan keuangan, pengelolaan stok, hingga strategi pemasaran yang masih konvensional. 

Tanpa pendampingan, pembiayaan berisiko tidak digunakan secara produktif dan justru menambah beban usaha. Laporan Bank Dunia juga menegaskan bahwa inklusi keuangan yang tidak dibarengi dengan peningkatan kapasitas usaha berpotensi menghasilkan pertumbuhan semu. 

Artinya, akses modal memang meningkat, tetapi tidak otomatis diikuti oleh perbaikan kesejahteraan. Karena itu, model intervensi yang menggabungkan pembiayaan dengan penguatan kapasitas dinilai lebih efektif dalam mendorong usaha kecil naik kelas.

Pemberdayaan perempuan melalui program ultra mikro memberikan dampak berlapis bagi kesejahteraan keluarga. Peningkatan pendapatan usaha berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan dasar, keberlanjutan pendidikan anak, hingga peningkatan akses layanan kesehatan. 

Di tingkat komunitas, literasi dan pendekatan klaster turut mendorong tumbuhnya kemandirian ekonomi lokal serta solidaritas sosial.

Keberlanjutan usaha tidak bisa dilepaskan dari penguatan ekosistem. Karena itu, pemberdayaan dirancang untuk memastikan pelaku usaha mampu mengelola pembiayaan secara produktif dan mandiri. 

Menjawab tantangan tersebut, PT Permodalan Nasional Madani memperkuat pendekatan pemberdayaan sebagai bagian integral dari penyaluran pembiayaan. Tidak hanya berperan sebagai penyedia dana, tetapi juga sebagai mitra yang mendampingi pelaku usaha dalam membangun kapasitas dan ketahanan ekonomi, khususnya di segmen ultra mikro.

Melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera yang menyasar ibu rumah tangga dan perempuan prasejahtera, terutama di wilayah pedesaan dan tertinggal. Dengan mengadopsi pendekatan berbasis kelompok, di mana pembiayaan ultra mikro disertai dengan pendampingan rutin, pelatihan kewirausahaan, literasi keuangan, serta penguatan disiplin usaha.

Model berbasis kelompok ini sejalan dengan praktik yang diterapkan di sejumlah negara, seperti konsep community-based microfinance di Jepang dan Jerman, yang menekankan kedisiplinan, solidaritas sosial, dan pembelajaran bersama. 

Pendekatan tersebut terbukti meningkatkan tingkat keberhasilan usaha sekaligus menekan risiko gagal bayar. Melalui program pemberdayaan, tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga mendampingi agar mampu mengelola usaha secara lebih mandiri dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas, literasi, dan ekosistem usaha akan menciptakan dampak sosial yang jauh lebih besar dalam jangka panjang.

Pendekatan ini menegaskan bahwa pembangunan ekonomi dari akar rumput membutuhkan strategi yang lebih komprehensif. Modal memang penting, tetapi kapasitas, literasi, dan ekosistem usaha adalah kunci untuk memastikan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan. 

Upaya memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di segmen ultra mikro, membutuhkan pendekatan yang melampaui penyaluran modal semata. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman global dan praktik di dalam negeri menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis pendampingan, literasi, serta penguatan ekosistem usaha menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan UMKM. 

Dengan strategi yang menempatkan pelaku usaha sebagai subjek pembangunan—bukan sekadar penerima pembiayaan, program pemberdayaan diharapkan mampu menciptakan dampak sosial yang lebih luas, mendorong kemandirian ekonomi keluarga, serta memperkokoh perekonomian nasional dari tingkat paling dasar. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

HIPMI Jakarta Utara Tanam 3.000 Mangrove Lewat The North Green Movement

HIPMI Jakarta Utara Tanam 3.000 Mangrove Lewat The North Green Movement

BPC HIPMI Jakarta Utara melalui The North Green Movement menggelar aksi penanaman mangrove di Hutan Lindung PIK Pos 2, Jakarta Utara
Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember

Komisi III DPR Pastikan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember

Dia mengatakan Komisi III DPR terus melakukan percepatan pembahasan terhadap RUU Perampasan Aset agar dapat segera disahkan.
Taksi Green SM Terserempet KRL di Stasiun Karet, Bagian Belakang Ringsek Parah

Taksi Green SM Terserempet KRL di Stasiun Karet, Bagian Belakang Ringsek Parah

Kejadian ini salah satunya diposting akun Instagram @jakartapusat.info. Dalam postingan disertakan video memperlihatkan taksi tersebut ringsek karena tertemper KRL.
Bila Destry Damayanti Terpilih Jadi Gubernur BI, Pesan Ketua PP Muhammadiyah: Perhatikan Kerentanan Sistem Keuangan

Bila Destry Damayanti Terpilih Jadi Gubernur BI, Pesan Ketua PP Muhammadiyah: Perhatikan Kerentanan Sistem Keuangan

Destry Damayanti jadi calon tunggal Gubernur BI. Sontak, hal ini langsung komentar berbagai kalangan. Satu di antaranya, Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas,
‎PT LUI Buka Peluang Suporter Away Hadir di Liga 2 Championship, Keputusan Ada di Tuan Rumah

‎PT LUI Buka Peluang Suporter Away Hadir di Liga 2 Championship, Keputusan Ada di Tuan Rumah

Operator kompetisi PT Liga Utama Indonesia (LUI) mengungkapkan aturan terkait kehadiran suporter tim tamu pada Liga 2 Indonesia atau Championship 2026/2027. Suporter away tidak secara otomatis diperbolehkan hadir dalam setiap pertandingan.
Lanud Abd Saleh Berangkatkan 200 Personel Satgas Karhutla Menuju Kalimantan Barat

Lanud Abd Saleh Berangkatkan 200 Personel Satgas Karhutla Menuju Kalimantan Barat

Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh memberikan dukungan penuh terhadap pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menuju Kalimantan Barat.

Trending

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, Aktris Korea Calon Istri Jang Dong Yoon yang Debut di The Tale of Nokdu

Profil Kim Seung Yoon, aktris Korea calon istri Jang Dong Yoon, debut di drama The Tale of Nokdu.
6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

6 Drama dan 7 Film yang Dibintangi Kim Seung Yoon, Aktris Korea yang Akan Menikah dengan Jang Dong Yoon

Berikut daftar 6 drama dan 7 film yang dibintangi Kim Seung Yoon, aktris Korea yang akan menikah dengan Jang Dong Yoon.
Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Hitung-hitungan Timnas Voli Putri Indonesia Lolos ke Perempat Final AVC Women's Continental 2026

Menilik hitung-hitungan peluang Timnas Voli Putri Indonesia untuk lolos ke perempat final AVC Women's Continental 2026. Garuda Pertiwi masih memiliki asa untuk lolos ke babak selanjutnya meski sebelumnya kalah telak dari Thailand.
Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" Disebut-sebut Melekat dengan Jakarta Barat, Begini Respons Wali Kota

Stigma "Gotham City" disebut-sebut melekat dengan Jakarta Barat karena dinilai tidak aman seperti kota fiksi yang penuh kejahatan di DC Comics.
Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Duel Sesama Perwira Polisi di Palangka Raya, Kanit Reskrim Dicopot Usai Kasat Lantas Masuk RS

Seorang perwira polisi berinisial EB harus rela kehilangan jabatannya sebagai Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Pahandut. 
Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Bukan Cuma Soal Profit, Ini Tantangan Baru yang Dihadapi Trader di Pasar yang Makin Cepat

Di balik keputusan seorang trader, terdapat ekosistem yang mencakup informasi, teknologi, eksekusi, hingga komunitas yang ikut memengaruhi cara mengambil keputusan.
Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Cekikan Ekonomi Amerika ke Iran Makin Kencang, Ini Lima Sektor Baru yang Terkena Sanksi

Sanksi baru Amerika Serikat terhadap Iran berfokus pada lima sektor utama ekonomi negara tersebut, seperti penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital, kata Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Senin (24/8).
Selengkapnya

Viral