News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal

Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Jepang, misalnya, lewat
Jumat, 2 Januari 2026 - 00:09 WIB
Ilustrasi Bukan Sekadar Bertani: Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Ketahanan pangan semakin dipahami sebagai isu lintas sektor yang tidak hanya bergantung pada produksi pertanian skala besar. Di banyak negara maju, usaha mikro dan petani kecil justru diposisikan sebagai fondasi penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional. 

Pemerintah Jepang, misalnya, melalui kebijakan Small-Scale Agriculture Support, mendorong integrasi antara petani kecil, usaha ritel lokal, dan konsumen agar rantai pasok pangan lebih pendek dan tahan terhadap krisis global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendekatan serupa juga tercermin dalam kebijakan Uni Eropa melalui Farm to Fork Strategy yang dimuat di laman resmi Komisi Eropa. Strategi ini menekankan pentingnya ekosistem pangan lokal berbasis usaha kecil, dengan dukungan pembiayaan, pendampingan teknis, serta praktik usaha yang berkelanjutan.

Tujuannya bukan semata meningkatkan produksi, tetapi menjaga keberlanjutan ekonomi pedesaan sekaligus keamanan pangan jangka panjang.

Melansir dari berbagai sumber, di Indonesia, isu ketahanan pangan erat kaitannya dengan kondisi ekonomi rumah tangga pelaku usaha mikro. Data pemerintah menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha di sektor pangan berada pada skala mikro dan kecil. 

Tantangan yang dihadapi pun beragam, mulai dari keterbatasan akses pembiayaan, pengelolaan usaha, hingga ketergantungan pada rantai distribusi yang panjang. Karena itu, penguatan usaha mikro menjadi salah satu strategi penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Usaha mikro memiliki peran strategis dalam memastikan pangan tersedia di tingkat komunitas. Petani kecil, peternak rumahan, hingga pengelola warung lokal menjadi penghubung langsung antara produksi dan konsumsi. 

Namun, tanpa dukungan yang memadai, peran tersebut sulit berkembang secara berkelanjutan. Laporan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) menyebutkan bahwa penguatan kapasitas usaha kecil, melalui pendampingan, akses pasar, dan pengelolaan keuangan, dapat meningkatkan ketahanan pangan sekaligus pendapatan rumah tangga. 

Model ini banyak diterapkan di negara maju dengan menempatkan usaha mikro sebagai bagian dari ekosistem ekonomi, bukan sekadar penerima bantuan.

Dalam konteks pembiayaan, skema berbasis prinsip syariah menjadi salah satu instrumen yang digunakan untuk menjangkau pelaku usaha mikro. Skema ini menekankan transparansi, kesepakatan bersama, serta transaksi yang bebas dari unsur riba, maysir, dan gharar. 

Di Indonesia, pendekatan tersebut diatur dan diawasi melalui fatwa serta pernyataan kesesuaian syariah dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Data hingga Desember 2024 menunjukkan bahwa sebagian besar pembiayaan mikro disalurkan melalui akad syariah, termasuk melalui program Mekaar Syariah dan ULaMM Syariah. 

Skema yang digunakan, seperti murabahah, memungkinkan pelaku usaha mengetahui secara jelas harga perolehan dan margin keuntungan, sehingga memberikan kepastian dalam perencanaan usaha. Dalam praktik non-tunai, akad tertulis menjadi dasar hukum transaksi.

Pendekatan ini sejalan dengan rekomendasi Bank Dunia yang menyebutkan bahwa inklusi keuangan perlu disertai dengan kepastian hukum dan literasi agar pembiayaan benar-benar mendukung keberlanjutan usaha mikro.

Contoh penerapan ekosistem usaha mikro dapat dilihat dari pengalaman Suwondo, pelaku usaha dari Kopeng, Magelang, Jawa Tengah. Ia mengelola berbagai kegiatan ekonomi yang saling terhubung, mulai dari pembibitan tanaman, budidaya sayuran organik, hingga peternakan ayam petelur

Produk yang dihasilkan tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga dipasarkan melalui usaha ritel lokal yang dikelolanya. Pola ini mencerminkan praktik ekonomi sirkular di tingkat komunitas, di mana produksi dan distribusi dilakukan secara lokal. 

Konsep serupa banyak diterapkan di negara maju sebagai bagian dari local food system untuk mengurangi ketergantungan pada rantai pasok panjang dan menjaga stabilitas pangan. 

Pendekatan pembiayaan yang disertai pendampingan dapat berkontribusi pada penguatan ekonomi masyarakat. Dengan komitmen untuk terus mendampingi dan memperluas layanan syariah, menciptakan dampak yang lebih luas untuk ekonomi kerakyatan di Indonesia.

Dukungan terhadap usaha mikro berpotensi menciptakan dampak yang lebih luas bagi ekonomi kerakyatan dan ketahanan pangan. Secara keseluruhan, pengalaman ini menunjukkan bahwa ketahanan pangan tidak dapat dilepaskan dari penguatan usaha mikro. 

Dengan ekosistem yang mendukung mulai dari pembiayaan, pendampingan, hingga distribusi lokal usaha kecil berpeluang menjadi penopang ekonomi yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Ilustrasi Bukan Sekadar Bertani Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal
Ilustrasi Bukan Sekadar Bertani Cara Usaha Mikro Menopang Ketahanan Pangan Dimulai dari Usaha Kecil dan Komunitas Lokal
Sumber :
  • Ist

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketahanan pangan tidak dapat dilepaskan dari kekuatan usaha mikro yang bekerja di tingkat komunitas. Ketika pelaku usaha kecil didukung melalui pembiayaan yang inklusif, pendampingan yang memadai, serta ekosistem usaha yang saling terhubung, mereka tidak hanya menjaga keberlangsungan usaha sendiri, tetapi juga memperkuat ketersediaan pangan lokal. 

Pengalaman di berbagai negara menunjukkan bahwa ekonomi berkelanjutan tumbuh dari akar rumput, dan penguatan usaha mikro menjadi salah satu strategi penting untuk memastikan ketahanan pangan yang adaptif di tengah dinamika ekonomi dan perubahan global. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Usai Cairkan Gaji Dua Bulan, Dedi Mulyadi Dipuji Setinggi Langit sebagai Pemimpin Tepati Janji

Usai Cairkan Gaji Dua Bulan, Dedi Mulyadi Dipuji Setinggi Langit sebagai Pemimpin Tepati Janji

Kang Dedi Mulyadi mendapatkan pujian tinggi dari banyak karyawan. Dia disebut-disebut sebagai pemimpin tepati janji
Cuaca Ekstrem Hantam Soetta, Puluhan Penerbangan Dialihkan dan Pilot Lakukan Go Around

Cuaca Ekstrem Hantam Soetta, Puluhan Penerbangan Dialihkan dan Pilot Lakukan Go Around

Cuaca ekstrem di Bandara Soekarno-Hatta picu 12 penerbangan dialihkan, 13 go around. Hujan deras dan windshear ganggu operasional.
Prabowo Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Siap Renovasi 400 Ribu Rumah Rakyat Miskin

Prabowo Wujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Siap Renovasi 400 Ribu Rumah Rakyat Miskin

Pemerintah targetkan 400 ribu rumah direnovasi pada 2026. Program bedah rumah berbasis data BPS untuk pastikan tepat sasaran dan merata.
Jadwal UFC 327 Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Jiri Prochazka vs Carlos Ulberg di Kelas Berat Ringan

Jadwal UFC 327 Pekan Ini: Ada Perebutan Gelar Juara Jiri Prochazka vs Carlos Ulberg di Kelas Berat Ringan

Jadwal UFC 327 pekan ini, di mana ada duel perebutan gelar juara antara Jiri Prochazka melawan Carlos Ulberg.
Berita Foto: Revitalisasi Trotoar Rasuna Said Dimulai Setelah Pembongkaran Tiang Monorel

Berita Foto: Revitalisasi Trotoar Rasuna Said Dimulai Setelah Pembongkaran Tiang Monorel

Revitalisasi trotoar di Jalan HR Rasuna Said resmi dimulai menyusul pembongkaran tiang Monorel.
Angkut Galian Tanah Ilegal, Supir Truk Curhat ke Dedi Mulyadi Tidak Digaji

Angkut Galian Tanah Ilegal, Supir Truk Curhat ke Dedi Mulyadi Tidak Digaji

Seorang sopir truk yang mengangkut galian tanah curhat kepada Gubernur Dedi Mulyadi, sebut dirinya dan rekannya tidak kunjung diberi uang jalan. Simak di sini!

Trending

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG Fluktuatif Jelang Putusan FTSE Russell, Pasar Tunggu Arah Status FTSE Indonesia

IHSG bergerak fluktuatif jelang keputusan FTSE Russell 7 April 2026, pasar tunggu arah status FTSE Indonesia dan dampaknya pada dana asing.
Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal Final Four Proliga 2026 Seri Solo: Megawati Hangestri Cs Langsung Jalani Big Match Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska

Jadwal final four Proliga 2026 seri Solo pekan ini, di mana Megawati Hangestri dan kawan-kawan langsung menjalani big match antara Jakarta Pertamina Enduro vs Gresik Phonska.
Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Susul Dean James hingga Justin Hubner, Satu Pemain Timnas Indonesia Menghilang Setelah FIFA Series 2026

Satu pemain Timnas Indonesia lagi menghilang dari skuad pada laga pertama mereka setelah FIFA Series 2026. Sebelumnya, ini menimpa para pemain diaspora di Liga Belanda.
Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Terpopuler: Duet Jay Idzes - Elkan Baggott Dinilai Berbahaya, Media Vietnam Malah Girang, Bung Ropan Desak PSSI Cari Striker

Kabar seputar Timnas Indonesia kembali memanas dan masuk daftar terpopuler. Mulai dari kritik duet lini belakang, media Vietnam girang hingga PSSI cari striker.
Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Aksi Jay Idzes Tetap Jadi Sorotan Tajam Media Italia Meski Sassuolo Menang 2-1 Atas Cagliari

Jay Idzes langsung jadi perhatian dalam laga Sassuolo vs Cagliari di Serie A 2025/2026. Bek Timnas Indonesia itu terlibat momen krusial saat perkuat klubnya.
Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Pemprov Jabar Sebut Persoalan Izin SMK IDN Bogor Ada di Tiga Kampus, PBG Kampus Jonggol Palsu!

Kepala DPMPTSP Jabar ungkap persoalan izin SMK IDN ada di tiga kampus SMK IDN di wilayah Bogor, yakni di Jonggol, Sentul, dan Pamijahan.
Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

Dedi Mulyadi Tak Pandang Bulu, Kini Beri Bantuan kepada 2 Pria Asal Wonogiri dengan Cuma-cuma

​​​​​​​Dedi Mulyadi bantu dua pria asal Wonogiri secara cuma-cuma. Dari kisah sopir truk hingga mutasi kendaraan, aksi nyatanya tuai simpati publik luas.
Selengkapnya

Viral