GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemerintah Diminta Miliki Strategi Jitu Saat Polemik Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme

Langkah pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto dalam penanggulangan terorisme menuai sorotan publik.
Selasa, 13 Januari 2026 - 18:50 WIB
Ilustrasi terorisme
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Langkah pemerintah era Presiden RI, Prabowo Subianto dalam penanggulangan terorisme menuai sorotan publik.

Pimpinan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PW Muhammadiyah, Ristan Alfino mengatakan pihaknya menggagas sejumlah usulan strategi dalam penanggulangan terorisme.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ristanenyenut strategi jitu perlu dilakukan pemerintah sebagai langkah meningkatkan ketidakpastian global serta perilaku terorisme yang meningkat.

“Terorisme berbasis ideologi maupun berbasis keyakinan keagamaan bisa jadi akan memperoleh persemaian dalam situasi ini. Karena itu kita perlu merancang strategi yang komprehensif untuk disampaikan kepada pemerintah,” kata Ristan dalam webinar menggagas usulan strategi penanggulangan terorisme untuk pemerintahan Prabowo-Gibran.

Pemerintah Diminta Miliki Strategi Jitu Saat Polemik Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Pemerintah Diminta Miliki Strategi Jitu Saat Polemik Pelibatan TNI dalam Penanggulangan Terorisme
Sumber :
  • Istimewa

Di sisi lain, Dewan Pakar LHKP Muhammadiyah, Sri Yunanto mengappresiasi langkah Pemerintah Indonesia yang memiliki pembinaan bagi mantan pelaku terorisme semisal deklarasi 8000 anggota dan pimpinan Jamaah Islamiyah (JI) yang mencintai NKRI.

Menurutnya langkah ini penting sebagai upaya-upaya pembinaan eks narapidana terorisme, potensi residivisme, serta menarik kelompok kekerasan yang masih belum tersadarkan. 

“Kita lihat ISIS dan organisasi teror sejenis ini terus melemah dan Indonesia mencatatkan keberhasilan besar dengan deklarasi kembali ke NKRI oleh jaringan JI. Kita juga saksikan ada trend peningkatan kekerasan berbasis ideologi di sejumlah negara bahkan merembes ke Indonesia. Ini perlu kita waspadai,” katanya.

Sri Yunanto menekankan pentingnya penanggulangan terorisme yang tetap berpijak pada prinsip demokrasi, supremasi sipil, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Ia juga mengingatkan bahwa penegakan hukum dan hak asasi menjadi poin penting dalam UU No. 5 Tahun 2018 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme. 

Senada dengan hal tersebut, Amanah Nurish selaku antropolog mengakui pentingnya pendekatan sosio-antropologis untuk membangun strategi penanggulangan terorisme bagi Indonesia. 

Menurutnya rangkaian krisis ekonomi, krisis lingkungan dan krisis global kemanusiaan yang dapat menjadi pintu masuk terorisme.

“Kita melihat bagaimana ada kelompok 1 persen penduduk dunia yang menguasai berbagai aras mulai dari ekonomi, aturan internasional dan lainnya. Kondisi demikian memunculkan krisis besar. Krisis lingkungan ini menggerus keadilan dan kemanusiaan. Ini harus menjadi konsern. Kita perlu menggunakan perspektif dan cara-cara baru berbasis praktik dalam mengembangkan strategi,” ungkapnya. 

Nurish mengusulkan Model DRIA dalam membangun strategi penanggulangan terorisme berbasis sosio-antropologis dengan menekankan pada pentingnya kebutuhan identitas, makna hidup, dan narasi emosional.

"Keretakan Identitas (Disintegration) harus mampu kita petakan dan cari solusi kulturalnya, lalu kita bagun (Reconstruction) narasi baru untuk merekatkan kebangsaan bukan sekedar menghakimi, selanjutnya adalah mengintegrasikan (Integration) semua bagian perekat Indonesia sehingga kita mampu juga mengalienasi (Alienation) kelompok yang bermaksud merusak situasi sosial harmoni yang telah dihasilkan,” ungkapnya.

Sementara itu, pendiri Rajhsa Initiative, Wahyudi Djafar menilai pentingnya pendekatan komprehensif dalam pemberantasan terorisme. 

Hal ini termasuk dengan menekankan penghormatan terhadap HAM dan Hukum, serta menangani kondisi yang memicu terorisme.

“Kita perlu meninjau kembali legislasi, kebijakan, dan strategi yang saat ini ada. Membatasi peran militer dalam pemberantasan terorisme dan memastikan akuntabilitas HAM perlu dimasukan di dalam strategi ke depan. Pembatasan HAM warga harus dilakukan dengan aturan yang tegas dan terbatas. Misalnya penyadapan, pemanfaatan AI, dan tindakan lain yang berpotensi melanggar HAM harus benar-benar terukur dan berbasis aturan,” sampainya.

Wahyudi menyampaikan, Kecerdasan Artfisial (AI) yang masih terus tumbuh perlu menjadi perhatian. 

Pasalnya, kata Wahyudi, dalam beberapa kasus kekerasan ekstrim yang dilakukan sejumlah orang juga terbukti terpengaruh dari AI yang belum memiliki aturan global dan lokal yang diperlukan.

“Kini banyak negara sudah menuntut dan menegakkan sejumlah panduan etik yang ketat bagi penyelenggara AI sebagai salah satu cara untuk mengelola akses publik yang mungkin menjadi inspirasi kekerasan ekstrem. Hal ini juga sedang berjalan di Indonesia dimana saya adalah bagian dari tim penyusunan tersebut,” ungkapnya.

Ia mengingatkan bawa penanggulangan terorisme di Indonesia berada pada ranah criminal justice system terkait pelibatan TNI di dalamnya.(raa)

 

 

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bupati Rejang Lebong Bengkulu Terjaring OTT KPK

Bupati Rejang Lebong Bengkulu Terjaring OTT KPK

KPK kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (9/3/2026) malam. Operasi kali ini menjaring Bupati Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, Muhammad Fikri Thobari.
Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda Tak Habis Pikir Lihat Jay Idzes, Bisa-bisanya Kini Jadi Pemain Termahal dalam Sejarah Timnas Indonesia

Media Belanda menyoroti lonjakan karier Jay Idzes bersama Sassuolo di Serie A. Bek Timnas Indonesia itu kini disebut sebagai pemain paling berharga dalam sejarah sepak bola Indonesia
Apa Alasan John Herdman 'Menukar' Rafael Struick dengan Ezra Walian untuk Jadi Tumpuan Lini Depan Timnas Indonesia?

Apa Alasan John Herdman 'Menukar' Rafael Struick dengan Ezra Walian untuk Jadi Tumpuan Lini Depan Timnas Indonesia?

Begini spekulasi mengenai alasan John Herdman memberi kepercayaan di lini depan Timnas Indonesia kepada Ezra Walian daripada Rafael Struick di FIFA Series 2026.
Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Memimpin Puncak, Al Qadsiah Jadi Black Horse

Update Klasemen Liga Pro Saudi 2025/2026: Al Nassr Memimpin Puncak, Al Qadsiah Jadi Black Horse

Persaingan di Liga Pro Saudi 2025/2026 kian memanas memasuki pekan ke-25. Berikut update klasemen sementara yang kini masih dipimpin Al Nassr di posisi puncak
Top 3 Timnas Indonesia: Pemain yang Kini Aktif Kegiatan Sosial, 18 Pemain Dicoret John Herdman, hingga Bung Ropan Curiga

Top 3 Timnas Indonesia: Pemain yang Kini Aktif Kegiatan Sosial, 18 Pemain Dicoret John Herdman, hingga Bung Ropan Curiga

Redaksi tvOnenews.com telah memilih tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang juga paling banyak dibaca. Berikut rangkuman ketiga berita tersebut.
Pernah Jadi Target Shin Tae-yong, Bek Muda PSV Ini Malah Gagal Dinaturalisasi ke Timnas Indonesia

Pernah Jadi Target Shin Tae-yong, Bek Muda PSV Ini Malah Gagal Dinaturalisasi ke Timnas Indonesia

Pernah menjadi target naturalisasi Shin Tae-yong, Ryan Flamingo kini gagal bela Timnas Indonesia akibat aturan keturunan yang membatasi hak pindah federasi.

Trending

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik Terbaru, Apakah Persib Bandung Lolos dari Sanksi Usai Kericuhan Lawan Ratchaburi di ACL 2?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin terbaru. Apakah sanksi untuk Persib Bandung setelah kericuhan di laga ACL 2 melawan Ratchaburi sudah keluar?
Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Daftar 18 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dicoret John Herdman untuk FIFA Series 2026, Siapa Saja?

Sebanyak 18 pemain diprediksi dicoret John Herdman dari skuad sementara Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 di Jakarta. Sejumlah nama besar bisa tersingkir
Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di Balik Prestasinya, Yolla Yuliana Punya Kisah Cinta dengan Atlet Basket dan Artis Terkenal

Di balik prestasinya di lapangan voli, Yolla Yuliana juga memiliki kisah asmara menarik. Dari atlet hingga artis, beberapa pria ternama pernah mengisi hatinya.
Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Viral Oklin Fia Blak-blakan Ungkap Pemain Sepak Bola yang Diduga Ajak Check-in di Hotel, Label Timnas Indonesia?

Selebgram Oklin Fia menghebohkan fans Timnas Indonesia dan sepak bola Tanah Air. Ia cerita dirinya diduga diajak check-in di hotel oleh pesepak bola viral.
Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Tak Dihubungi John Herdman, Pelatih Persik Kediri Sebut Panggilan Timnas Indonesia Layak untuk Ezra Walian

Ezra Walian menjadi salah satu dari total 41 nama yang dipanggil John Herdman untuk tampil di FIFA Series 2026.
Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Detik-detik Menegangkan KPK Gelar OTT di Rejang Lebong Bengkulu, Rumah Pejabat Disegel

Baru-baru ini mencuat kabar detik-detik menegangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan OTT di wilayah Rejang Lebong, Bengkulu Senin (9/3/2026)
Bak Petir di Siang Bolong! Persib Bandung Langsung Dihantam Kabar Buruk Usai Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Ada Masalah Apa?

Bak Petir di Siang Bolong! Persib Bandung Langsung Dihantam Kabar Buruk Usai Pesta Gol ke Gawang Persik Kediri, Ada Masalah Apa?

Persib Bandung menang 3-0 atas Persik Kediri dan tetap di puncak klasemen. Namun Bojan Hodak mendapat kabar buruk karena Patricio Matricardi dipastikan absen.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT