DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas
- ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com – Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi instruksi peningkatan kesiapsiagaan di lingkungan TNI.
Okta menegaskan, surat tersebut hanya berlaku di internal militer dan tidak berdampak pada aktivitas masyarakat sipil.
“Kesiapsiagaan ini tidak berlaku untuk masyarakat sipil. Sehingga aktivitas ekonomi, sosial, dan kegiatan masyarakat lainnya tetap dapat berjalan seperti biasa,” ujar Okta, Senin (9/3/2026).
Ia menilai langkah kesiapsiagaan yang dilakukan TNI merupakan tindakan yang wajar di tengah meningkatnya tensi geopolitik global, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah.
“Dalam kondisi dunia yang sedang memburuk, khususnya konflik di Timur Tengah dan perang yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang dampaknya dapat meluas, perlu ada kewaspadaan dalam mengantisipasi segala kemungkinan potensi ancaman yang terjadi, salah satunya dalam dimensi keamanan dan pertahanan,” beber dia.
Menurut Okta, peningkatan kesiapsiagaan merupakan langkah antisipatif yang memang sudah seharusnya dilakukan oleh institusi pertahanan negara dalam merespons perkembangan situasi global.
“Yang dilakukan TNI dengan kesiapsiagaan ini adalah hal yang wajar dan memang seharusnya dilakukan, karena ini merupakan bagian dari langkah antisipasi terhadap potensi dampak dari situasi global yang berkembang saat ini,” lanjut politisi Fraksi PAN tersebut.
Okta juga menyoroti isi Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang memuat tujuh poin instruksi kesiapsiagaan kepada seluruh jajaran TNI.
Ia menilai langkah tersebut sejalan dengan tugas pokok TNI dalam menjaga keamanan negara.
“Jika dilihat dari tujuh poin dalam isi perintah Telegram Panglima TNI tersebut, langkah-langkah itu sudah sesuai dengan salah satu tugas pokok TNI, yaitu melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara,” jelasnya.
Ia pun kembali mengimbau masyarakat agar tidak panik dengan adanya surat kesiapsiagaan tersebut.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak perlu cemas dengan keluarnya surat ini. Justru dengan adanya surat tersebut menunjukkan bahwa TNI sedang bekerja secara maksimal untuk melindungi masyarakat,” ujarnya.
Load more