News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Panen Raya di Grobogan dan Kendal Jateng, Produksi Jagung Petani Lampaui Rata-Rata Nasional

Melalui panen raya di Kabupaten Grobogan dan Kendal, para petani berhasil meningkatkan produktivitas jagung hingga mencapai 6-7 ton per hektare. 
Jumat, 23 Januari 2026 - 22:43 WIB
Produksi Jagung Petani di Jawa Tengah Lampaui Rata-Rata Nasional.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Sektor pertanian di Jawa Tengah menunjukkan tren positif dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui panen raya di Kabupaten Grobogan dan Kendal, para petani berhasil meningkatkan produktivitas jagung hingga mencapai 6-7 ton per hektare. 

Angka ini tercatat melampaui rata-rata produksi nasional yang berada di level 5,93 ton per hektare.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peningkatan hasil panen sebesar 15 persen ini berdampak langsung pada kesejahteraan petani, dengan kenaikan pendapatan rata-rata mencapai 20 persen per musim tanam. 

Capaian ini menjadi krusial mengingat Jawa Tengah merupakan kontributor jagung terbesar kedua di Indonesia dengan estimasi produksi mencapai 3,18 juta ton.

Mateus Barros, Cluster Lead East Asia & Pakistan Bayer Crop Science, menekankan peran vital petani dalam menjaga ketersediaan pangan di tengah tantangan iklim.

“Petani jagung berada di jantung upaya peningkatan produksi pangan. Akses terhadap teknologi benih yang andal serta praktik budidaya yang tepat sangat penting untuk menjaga produktivitas secara berkelanjutan,” ujarnya.

Kesuksesan panen ini didorong oleh penggunaan benih hibrida varietas Dekalb serta pendampingan teknis yang intensif. 

Pola budidaya yang tepat, mulai dari penanaman hingga pengendalian hama, terbukti mampu menjaga stabilitas pasokan jagung yang menjadi bahan baku utama industri pangan dan pakan ternak nasional.

Country Commercial Lead Bayer Crop Science Indonesia dan Malaysia, Yuchen Li, menambahkan bahwa kualitas benih harus berjalan beriringan dengan edukasi di lapangan.

“Benih berkualitas tinggi harus didukung dengan pendampingan teknis yang konsisten, akses informasi, serta praktik pertanian yang lebih baik untuk memastikan produktivitas berkelanjutan,” jelasnya.

Manfaat program pendampingan ini dirasakan langsung Zakaria, petani asal Kecamatan Gemuh, Kendal. Ia mengaku hasil tanamnya kini lebih stabil dan terukur.

“Saya bisa melihat perbedaannya langsung di demoplot. Dari cara tanam, pemupukan, sampai pengendalian hama. Hasilnya lebih bagus dan konsisten,” ungkap Zakaria.

Senada dengan itu, Kusnandar, petani dari Kecamatan Brati, Grobogan, menyatakan bahwa pembuktian langsung di lapangan lebih efektif bagi petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sulit kalau hanya mengandalkan teori, tapi begitu melihat tanaman tumbuh bagus di lapangan, baru benar-benar percaya,” katanya.

Dengan proyeksi produksi jagung nasional 2025 yang mencapai 16,11 juta ton, keberhasilan panen di wilayah Jawa Tengah ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas pangan dan ekonomi nasional di masa depan. (dpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Masuk Masa Penyusunan, Ini Kategori Individu yang Diizinkan Dwi Kewarganegaraan

Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej menyebut Rancangan Undang-Undang (RUU) Dwi Kewarganegaraan Terbatas dan Khusus sedang disusun.
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 

Trending

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kampung Binaan Pertamina Lubricants Dorong Ekonomi Sirkuler, Beri Dampak Ekonomi Hingga 200 Juta Per Tahun

Kawasan Gang Hijau Cemara yang terletak di RW 01, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, kini tampil dengan wajah baru yang lebih teduh dan asri. 
Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Pertamina Lubricants Terus Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi

Guna meningkatkan keunggulan kompetitif di industri pelumas dalam negeri, PT Pertamina Lubricants terus mengoptimalkan pengoperasian fasilitas produksi yang didukung oleh teknologi mutakhir.
Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Solusi Mandiri dari Bantul: Cara TPS 3R GO-SARI Atasi Masalah Sampah dari Sumbernya

Kebijakan Pemerintah Daerah untuk menutup Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan, ditambah dengan terus melonjaknya volume limbah rumah tangga, sempat menjadi tantangan besar bagi warga Guwosari, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul. 
Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Lisa Mariana Ungkap Ada 5 Nama Artis Hingga Selebgram yang Terima Uang dari Ridwan Kamil, Sudah Diserahkan ke KPK

Selebgram Lisa Mariana kembali menjadi perhatian publik setelah mengungkap adanya informasi tambahan yang ia berikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Lewat Pinjaman Bank Dunia, Menkes Klaim Negara Hemat Rp10,5 Triliun untuk Pengadaan Alat Kesehatan

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyebut negara hemat Rp10,52 triliun dalam pengadaan alat-alat kesehatan.
Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Bocorkan Alasan LKPP Dijadikan Badan Pengadaan Pemerintah

Presiden Prabowo Subianto hendak mengubah Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) ditingkatkan menjadi Badan Pengadaan Pemerintah. Selain itu,
Selengkapnya

Viral