News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi! Partai Gema Bangsa Deklarasi Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2029

Partai Gema Bangsa secara resmi menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029.
Selasa, 27 Januari 2026 - 03:38 WIB
Resmi! Partai Gema Bangsa Deklarasi Dukung Prabowo Subianto di Pilpres 2029
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Partai Gema Bangsa secara resmi menyatakan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. 

Sikap politik tersebut diumumkan dalam acara Deklarasi Nasional Partai Gema Bangsa yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Sabtu (17/1/2026) lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Joko Kanigoro, menegaskan dukungan tersebut bukanlah keputusan pragmatis maupun sekadar upaya menumpang pada kekuasaan.

Menurutnya, keputusan mendukung Prabowo merupakan pilihan politik yang disadari sepenuhnya, keras, dan penuh risiko.

“Ini adalah keputusan politik yang sadar, keras, dan penuh risiko, yaitu menempatkan Prabowo Subianto sebagai alat sejarah,” kata Joko dilansir Selasa (27/1/2026).

Ia menyebut Prabowo diposisikan sebagai jalan transisi sekaligus “palu” untuk menghantam struktur lama yang selama ini membuat Indonesia terjebak sebagai bangsa setengah merdeka.

“Sebagai jalan transisi dan sebagai palu untuk menghantam struktur lama yang membuat Indonesia terus terjebak sebagai bangsa setengah merdeka,” ujarnya.

Joko mengungkapkan, Indonesia hingga kini belum sepenuhnya mandiri dan berdaulat. Menurutnya, perekonomian nasional masih dikendalikan modal besar, tunduk pada kepentingan global, serta disandera oleh oligarki yang menyusup ke dalam struktur negara.

Ia menilai, pemilu yang silih berganti belum menyentuh akar persoalan tersebut. Pergantian kekuasaan hanya menjadi sirkulasi elite tanpa perubahan struktural yang berarti bagi rakyat.

“Pemilu datang dan pergi, wajah kekuasaan berganti, tetapi struktur penindasan tetap berdiri kokoh. Demokrasi hanya menjadi panggung sirkulasi elite dan bukan alat pembebasan rakyat,” tegasnya.

Dalam konteks itu, Joko menilai Prabowo Subianto tidak bisa dibaca sebagai figur politik biasa. Meski bukan tujuan akhir, Prabowo disebut sebagai fase penting dalam transisi sejarah bangsa.

Ia menilai sejumlah capaian pemerintahan Prabowo saat ini menunjukkan keberpihakan pada kepentingan rakyat serta upaya mengembalikan martabat Indonesia di mata dunia.

“Dukungan pada Pilpres 2029 harus dipahami sebagai upaya merebut kembali negara dari tangan para pemilik modal, para perampok sumber daya, dan para makelar kekuasaan,” jelasnya.

Joko menambahkan, periode pemerintahan 2029–2034 harus dimanfaatkan sebagai masa konsolidasi negara, dengan memperkuat kedaulatan ekonomi, menegakkan kembali wibawa negara atas pasar, serta memutus ketergantungan struktural pada asing dan oligarki domestik.

Ia menegaskan, Indonesia tidak akan pernah menjadi negara besar jika negara terus kalah dari pemilik uang dan kepentingan korporasi.

“Indonesia tidak akan pernah bermartabat jika kebijakan publik terus ditulis oleh kepentingan korporasi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Joko menyebut roadmap politik menuju Indonesia Emas 2045 bukanlah agenda seremonial, melainkan peta pertarungan politik yang menuntut keberanian.

Dalam roadmap tersebut, Prabowo Subianto diyakini sebagai satu-satunya figur yang memiliki keberanian untuk memimpin fase penertiban dan penataan ulang relasi negara dengan pasar.

“Untuk diposisikan sebagai figur yang mampu memimpin fase penertiban, fase penataan ulang, dan fase pemaksaan kehendak negara atas kepentingan pasar,” tuturnya.

Meski demikian, Joko menegaskan bahwa dukungan Partai Gema Bangsa kepada Prabowo bukanlah dukungan buta. Dukungan tersebut disertai syarat tegas agar negara berada di atas kepentingan oligarki dan modal.

“Di bawah pemerintahan Prabowo, negara harus lebih kuat dari oligarki, politik harus lebih berdaulat dari modal, dan ekonomi harus tunduk pada kepentingan nasional,” katanya.

Partai Gema Bangsa berkomitmen mengawal visi dan roadmap politik tersebut hingga 2045 agar cita-cita Indonesia Emas tidak sekadar menjadi slogan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai penutup, Joko menyampaikan bahwa dukungan berkelanjutan terhadap Prabowo Subianto, baik pada periode 2024–2029 maupun Pilpres 2029, merupakan langkah awal menjaga arah perubahan jangka panjang.

“Jika 2029 adalah pintu, maka Prabowo Subianto harus menjadi palu yang menghancurkan engsel lama. Jika 2045 adalah tujuan, maka hari ini adalah medan tempur penentu,” pungkasnya.(lgn)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

7 Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Tiba-Tiba Ketiban Durian Runtuh, Sanksi FIFA Resmi Ditangguhkan

7 Pemain Naturalisasi Ilegal Timnas Malaysia Tiba-Tiba Ketiban Durian Runtuh, Sanksi FIFA Resmi Ditangguhkan

Sebanyak tujuh pemain Timnas Malaysia yang dinaturalisasi secara ilegal mendadak bisa dimainkan lagi. Sebab, CAS resmi menangguhkan hukuman dari FIFA.
Harga Saham BUMI Tertekan Tajam hingga Investor Asing Lepas Hampir 1 Miliar Saham, Apa Penyebabnya?

Harga Saham BUMI Tertekan Tajam hingga Investor Asing Lepas Hampir 1 Miliar Saham, Apa Penyebabnya?

Saham BUMI ambruk hampir 8 persen ke Rp332. Aksi jual asing hingga ratusan juta saham diduga jadi dalang utama tekanan harga saham BUMI.
Bursa Transfer: Federico Chiesa Kembali Masuk Radar Juventus Bersama Striker Manchester United usai En-Nesyri Batal

Bursa Transfer: Federico Chiesa Kembali Masuk Radar Juventus Bersama Striker Manchester United usai En-Nesyri Batal

Juventus dikabarkan kembali melanjutkan pembicaraan dengan Liverpool dan Manchester United untuk Federico Chiesa dan Joshua Zirkzee. Hal ini karena Youssef En-Nesyri sulit direkrut.
Polisi Tetap Bongkar Misteri Kematian Lula Lahfah Tanpa Autopsi, Bagaimana Caranya?

Polisi Tetap Bongkar Misteri Kematian Lula Lahfah Tanpa Autopsi, Bagaimana Caranya?

Misteri meninggalnya selebgram Lula Lahfah masih menjadi fokus penyelidikan aparat kepolisian setelah sebelumnya polisi sempat mengatakan penyelidikan dihentikan karena keluarga menolak visum dan autopsi.
Ahok Pastikan Hadir Jadi Saksi di Sidang Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

Ahok Pastikan Hadir Jadi Saksi di Sidang Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah Pertamina

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memastikan hadir sebagai saksi dalam sidang korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina yang menjerat sembilan terdakwa.
Shalat Tak Pakai Peci tapi Pakai Topi, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat Tak Pakai Peci tapi Pakai Topi, Apakah Sah? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Shalat pakai topi apakah boleh dan shalatnya sah? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.

Trending

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Nasib Tanah Girik Mulai 6 Februari 2026: Benarkah Jadi Milik Negara? Ini Penjelasan Tegas BPN

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) berikan penjelaskan soal surat tanah lama, seperti girik yang segera tidak berlaku lagi.
Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Tetap Bongkar Misteri Kematian Lula Lahfah: Semua akan Kami Ungkap

Keluarga Tolak Autopsi, Polisi Tetap Bongkar Misteri Kematian Lula Lahfah: Semua akan Kami Ungkap

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Selatan kini memutuskan untuk tetap mengusut tuntas misteri di balik kepergian selebgram Lula Lahfah.
Orang Tua Wajib Waspada, Polisi Bongkar Peredaran Obat 'Penghilang Takut' yang Biasa Dipakai Remaja di Bekasi

Orang Tua Wajib Waspada, Polisi Bongkar Peredaran Obat 'Penghilang Takut' yang Biasa Dipakai Remaja di Bekasi

Pria berinisial MA, yang diduga kuat menjadi pengedar obat terlarang golongan G, diringkus polisi di kawasan Jalan Cibinong, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap, Penyebab Ressa Rizky Rossano Tiba-tiba Mengetahui Asal-Usul Dirinya sebagai Anak Denada

Terungkap penyebab Ressa Rizky Rossano mengetahui asal-usul dirinya sebagai anak Denada, berawal dari pengakuan keluarga dan pencarian kebenaran sejak kecil.
Atalia Praratya Ungkap Kisah Memilukan di Pengungsian Longsor Cisarua: Seorang Ibu Belum Temukan 14 Anaknya

Atalia Praratya Ungkap Kisah Memilukan di Pengungsian Longsor Cisarua: Seorang Ibu Belum Temukan 14 Anaknya

Kedukaan mendalam menyelimuti para pengungsi bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. 
Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Media Prancis Bingung usai Eks Pemain PSG Layvin Kurzawa Rela Tinggalkan Eropa Demi Gabung Persib Bandung

Persib kembali membuat kejutan besar di bursa transfer paruh musim Super League 2025/2026. Media Prancis sorot tajam keputusan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung.
Tanggapan Ayah Lula Lahfah Ditanya soal Reza Arap akan Dipanggil Polisi terkait Kesaksian Kematian Anaknya

Tanggapan Ayah Lula Lahfah Ditanya soal Reza Arap akan Dipanggil Polisi terkait Kesaksian Kematian Anaknya

Ayah mendiang Lula Lahfah, Muhammad Feroz menanggapi terkait pacar anaknya, Reza Arap akan dipanggil oleh polisi. Ia mengaku belum mendapat kabar tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT