News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti kasus dugaan perundungan yang dialami AM (16), siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah menegah kejurusan di kawasan Wonokromo, Surabaya.
Jumat, 20 Februari 2026 - 00:10 WIB
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah.
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti kasus dugaan perundungan yang dialami AM (16), siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah menegah kejurusan di kawasan Wonokromo, Surabaya. 

Peristiwa tersebut menyebabkan korban mengalami luka fisik dan trauma psikis hingga harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Menur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Zuhrotul, sistem pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus di sekolah umum perlu dievaluasi agar tidak memicu kasus serupa. Ia menilai penempatan siswa inklusi harus disertai pendekatan khusus, baik dari sisi kelas maupun pendampingan tenaga pendidik. 

Ia mengatakan, meski anak berkebutuhan khusus bersekolah di sekolah umum, mereka seharusnya ditempatkan di kelas khusus untuk pelajaran tertentu, lalu secara bertahap baru bisa berbaur setelah kondisi emosional dan penerimaan lingkungan membaik.

Ia menegaskan keberadaan guru pendamping khusus sangat penting dalam mendukung proses pendidikan anak inklusi. Tanpa pendampingan, potensi perundungan dinilai akan terus terjadi.

“Ya itu, jadi anak berkebutuhan khusus itu harus diberikan tempat yang khusus dengan guru yang khusus, kan ada juga kan? Guru pendidik khusus. Itu harus disendirikan, enggak bisa dicampur. Kalaupun dicampur, efek bullying ini akan terus ada,” katanya.

Zuhrotul menilai sosialisasi di sekolah memang penting, namun tidak cukup jika tidak diiringi sistem pengawasan dan pendampingan yang memadai. Ia menyebut tenaga pengajar tidak selalu bisa memantau siswa setiap waktu.

“Walaupun kita itu sudah sosialisasi, guru-guru juga sudah sosialisasi, tapi namanya guru, namanya karyawan, pokoknya yang ada di lingkungan segitu, yang ada di lingkungan sekolah kan tidak mungkin mendampingi mereka selama ada di sekolah,” ucapnya.

Ia juga menyoroti pengaruh media sosial terhadap perilaku siswa. Menurut dia, anak-anak cenderung meniru apa yang dilihat di media sosial, candaan yang awalnya dianggap biasa bisa berkembang menjadi konflik yang berujung perundungan.

Terkait opsi pendamping individu atau guru shadow atau bayangan, Zuhrotul mengakui program tersebut efektif, namun sulit diterapkan di sekolah negeri karena keterbatasan anggaran.

“Iya, cuma kalau di negeri kan enggak bisa karena mahal. Yang ada guru shadow itu biasanya di swasta. Jadi, orang tua yang punya anak berkebutuhan khusus, kalau di swasta itu dia bisa, bayarnya itu berkali-kali lipat dari normal karena harus bayar guru shadow," ungkap politisi PAN itu. 

Sebagai alternatif, ia mengusulkan pembentukan kelas khusus dengan pendamping profesional agar proses adaptasi berjalan bertahap sebelum siswa inklusi berbaur sepenuhnya.

“Makanya saya tadi usul, enggak usah pakek guru shadow, tapi dia harus dikumpulkan dalam satu kelas yang sendiri. Dengan ada guru pendamping khusus dan mereka dilokalisasi di lingkungan itu saja, baru nanti kalau teman-temannya yang anak normal itu, anak yang biasa tidak ada berkebutuhan khusus sudah memahami ini punya teman berkebutuhan khusus, dan anak berkebutuhan khusus ini juga memahami bahwa dirinya itu adalah orang-orang istimewa, kemudian dikumpulkan, saling memahami, saling menghargai enggak ada pembullyan," ungkapnya.

Ia menilai tanpa sistem tersebut, kasus perundungan akan terus berulang.

Zuhrotul menambahkan, pendidikan inklusi tetap penting agar anak berkebutuhan khusus dapat berinteraksi dan membangun kepercayaan diri. Namun, dukungan lingkungan menjadi faktor utama.

“Untuk menjadikan anak-anak yang baik, tiga lingkungan itu,” katanya, merinci peran keluarga, masyarakat, dan sekolah sebagai penopang utama tumbuh kembang anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap kasus yang menimpa AM menjadi momentum evaluasi kebijakan pendidikan inklusi di Surabaya, khususnya dalam pencegahan perundungan terhadap anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah. 

Kasus perundungan ini telah dilaporkan ke Polrestabes Surabaya dengan nomor laporan LP/B/408/II/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 11 Februari 2026 di Polda Jawa Timur.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

10 Weton yang Diprediksi Mengalami Penurunan Finansial pada 26 Juni 2026, Wajib Waspada!

10 Weton yang Diprediksi Mengalami Penurunan Finansial pada 26 Juni 2026, Wajib Waspada!

Sebagai langkah mawas diri, berikut sepuluh weton yang diramal akan menghadapi penurunan finansial dan wajib memperketat anggaran pada tanggal 26 Juni 2026.
Bek Belanda Sahabat Ole Romeny yang Dikaitkan dengan Persib Bandung Berpamitan dari FC Utrecht

Bek Belanda Sahabat Ole Romeny yang Dikaitkan dengan Persib Bandung Berpamitan dari FC Utrecht

Mike van der Hoorn saat ini dikaitkan erat dengan Persib Bandung untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Federico Barba.
Jadwal F1 GP Austria 2026: Mampukah Ferrari Kembali Mengganggu Dominasi Mercedes di Awal Musim?

Jadwal F1 GP Austria 2026: Mampukah Ferrari Kembali Mengganggu Dominasi Mercedes di Awal Musim?

Jadwal F1 GP Austria 2026 yang akan berlangsung akhir pekan ini bisa menjadi kesempatan untuk Ferrari kembali mengganggu dominasi Mercedes.
KPK Duga Ada Setoran dari Kantor Imigrasi Denpasar ke Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA

KPK Duga Ada Setoran dari Kantor Imigrasi Denpasar ke Silmy Karim di Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga adanya aliran uang dari kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar ke mantan Wamen Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Silmy Karim.
Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo Pati dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

Wakil Panglima TNI Tinjau Pembangunan Yonif TP 936/Satria Joyokusumo Pati dan Situs Bersejarah di Jawa Tengah

Kehadiran Yonif TP 936/Satria Joyokusumo di Kabupaten Pati diharapkan semakin memperkuat sinergi TNI dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional.
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Ungkap Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Ungkap Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Memperingati Hari Pelaut Sedunia, Pelindo menjelaskan bahwa Selat Malaka adalah salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia yang memiliki arti strategis bagi Indonesia.

Trending

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 26 Juni 2026: Sagitarius Panen Uang Kaget

Tanggal 26 Juni 2026 diprediksi membawa energi positif dalam sektor keuangan bagi sejumlah zodiak. Berikut 6 zodiak yang paling bercuan deras di hari tersebut.
Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Jumat Berkah, 4 Shio Paling Hoki pada 26 Juni 2026: Naga dan Ular Paling Untung

Ramalan keuangan shio 26 Juni 2026 untuk 12 shio sudah hadir. Cek shiomu sekarang, siapa yang dapat rezeki di penghujung pekan dan siapa yang harus tahan diri dulu!
Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Bukan Kekerasan Fisik, Mantan Istri Akui Taufik Hidayat selalu Beri Ancaman Jika Tidak Dituruti Maunya

Taufik Hidayat yang kini ditahan Polda Jabar, ternyata punya kemampuan dalam ucapannya. Bisa meyakinkan orang, itu diungkap mantan istri Taufik.
Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan Keuangan Zodiak 26 Juni 2026: Scorpio Paling Untung, Gemini Manfaatkan Kondisi

Ramalan keuangan zodiak 26 Juni 2026 hadir lengkap dengan angka keberuntungan 12 zodiak. Jumat berkah ini, siapa yang paling untung dan siapa yang harus hati-hati?
Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan Masa Kecil Taufik Hidayat Diungkap Kepala Desa, Sebut Sudah Menunjukkan Tanda-Tanda Kenakalan

Kelakuan masa kecil Taufik Hidayat diungkap Kepala Desa Ciaro, Kecamatan Nagreg, sebut pelaku sudah menunjukkan tanda-tanda kenakalan.
Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Ditolak Sebagai Justice Collaborator, Komisi XIII DPR Nilai Sony Sanjaya Tak Layak Dilindungi LPSK

Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso sorot status hukum mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya
Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Legenda Hyundai Hillstate Blak-blakan soal Megawati Hangestri, Sudah Yakin 'Wajah' Tim Bakal Berubah Total

Kehadiran Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate ternyata sudah menciptakan dampak besar meski sang pemain belum main satu laga pun. Legenda klub beri reaksi.
Selengkapnya

Viral