News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Viral Bilang 'Cukup Saya WNI, Anak Jangan', Penerima LPDP Ungkap Permintaan Maaf

Dwi Sasetyaningtyas, konten kreator yang viral setelah bilang, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan" ungkap permintaan maafnya pada masyarakat.
Sabtu, 21 Februari 2026 - 02:51 WIB
Dwi Sasetyaningtyas ungkap permohonan maaf
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

tvOnenews.comDwi Sasetyaningtyas, seorang warga negara Indonesia (WNI) alumnus penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) menyampaikan permohonan maaf secara terbuka terkait pernyataannya yang menuai kontroversi di media sosial.

Pemilik akun @sasetyaningtyas itu mengunggah klarifikasi sekaligus permintaan maaf setelah ucapannya, “cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan,” menjadi sorotan dan memicu beragam reaksi dari warganet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui akun media sosial Instagram miliknya, perempuan yang akrab disapa Tyas itu menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh masyarakat.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

"Dengan ini saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang merasa tersakiti, tersinggung, maupun tidak nyaman atas pernyataan tersebut," tulisnya.

Tyas mengungkapkan, pernyataan tersebut murni datang dari rasa kecewa atas keadaan di Indonesia saat ini.

Namun, Tyas tidak menyadari bahwa pernyataannya yang bangga karena sang anak bukan WNI ternyata melahirkan kekecewaan untuk berbagai pihak.

"Saya menyadari sepenuhnya bahwa kalimat tersebut kurang tepat dan dapat dimaknai sebagai bentuk perendahan terhadap identitas sebagai Warga Negara Indonesia," kata Tyas.

Atas kecerobohannya, Tyas meminta maaf karena telah membuat kegaduhan di media sosial belakangan ini.

"Melalui pernyataan ini, saya ingin menyampaikan permohonan maaf kepada pihak-pihak yang merasa tersakiti serta atas kegaduhan yang terjadi," ungkapnya.

Warganet kritisi tindakan Tyas sebagai seorang alumnus LPDP

Sebelumnya, Tyas mengunggah video di media sosial TikTok tentang pengalamannya yang menerima paspor UK (United Kingdom) milik anaknya.

Tyas mengaku bahwa dirinya sudah menantikan momen tersebut cukup lama sampai akhirnya sang anak resmi memiliki kewarganegaraan UK.

Dalam video tersebut Tyas menuliskan pernyataan, "cukup saya saja yang WNI, anak-anak saya jangan".

Pernyataan tersebut langsung menjadi sorotan lantaran status Tyas yang merupakan penerima beasiswa LPDP.

Seperti diketahui, penerima beasiswa LPDP memiliki kewajiban untuk mengabdi di Indonesia selama beberapa waktu.

unggahan Dwi Sasetyaningtyas
unggahan Dwi Sasetyaningtyas
Sumber :
  • Instagram @sasetyaningtyas

Namun, melalui media sosial Instagram miliknya, Tyas menegaskan bahwa dirinya sudah menuntaskan kewajibannya sebagai Awardee LPDP.

Tyas lulus di Belanda pada tahun 2017 silam dan dirinya menetap di Indonesia selama kurang lebih 6 tahun untuk menunaikan kewajibannya.

"Selama 6 (2017-2023) aku menetap di Indonesia untuk memenuhi kewajiban sebagai penerima beasiswa & berkontribusi kembali untuk Indonesia -- dan masih berlangsung hingga hari ini," tulisnya.

Ia menyampaikan alasannya tinggal di Inggris bukan untuk meneruskan pendidikannya lagi, tetapi sebagai seorang istri.

Tyas juga menegaskan bahwa dirinya dan suami masih berstatus sebagai WNI. Namun anaknya yang kedua  memiliki hak 2 warga negara lantaran lahir di Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ungkapan "cukup aku aja yang WNI anak aku jangan" adalah bentuk rasa kecewa, marah, kesalku sebagai WNI terhadap kebijakan Pemerintah yang TIDAK PRO RAKYAT. Jujur, kalau aku sih memang capek jadi WNI. Tapi, sebagai penerima beasiswa UANG RAKYAT, sudah seharusnya aku menyuarakan kepentingan rakyat," tulis Tyas dalam unggahan yang berbeda.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ramalan Shio Besok, 14 April 2026: Naga dan Kerbau Siap-siap Terima Keberuntungan

Ramalan Shio Besok, 14 April 2026: Naga dan Kerbau Siap-siap Terima Keberuntungan

​​​​​​​Ramalan shio besok 14 April 2026 mengungkap peruntungan cinta tiap shio, Kerbau dan Naga jadi yang paling beruntung dengan peluang asmara terbaik hari ini
Kabel Semrawut akan Dipindahkan ke Bawah Tanah, Pramono: Tapi Perlu Waktu, Tidak Bisa Bim Salabim

Kabel Semrawut akan Dipindahkan ke Bawah Tanah, Pramono: Tapi Perlu Waktu, Tidak Bisa Bim Salabim

Gubernur Pramono Anung menjelaskan dirinya juga sudah meneken peraturan daerah (Perda) terkait program Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT).
Tingkatkan Kondisi Fisik, Marc Marquez Gelar Latihan Khusus demi Comeback di MotoGP Spanyol 2026

Tingkatkan Kondisi Fisik, Marc Marquez Gelar Latihan Khusus demi Comeback di MotoGP Spanyol 2026

Demi kembalikan kondisi fisik, Marc Marquez gela latihan khusus jelang MotoGP Spanyol 2026
Detik-detik Yai Mim Wafat Diungkap Polisi, Kondisi Mendadak Lemas Saat Akan Diperiksa

Detik-detik Yai Mim Wafat Diungkap Polisi, Kondisi Mendadak Lemas Saat Akan Diperiksa

Kronologi meninggalnya Yai Mim di Polresta Malang Kota terungkap. Sempat dinyatakan sehat, ia tiba-tiba lemas saat hendak diperiksa hingga meninggal dunia.
Dari Dicemooh Fans ke Bursa Transfer! Rafael Leao Terancam Tinggalkan AC Milan

Dari Dicemooh Fans ke Bursa Transfer! Rafael Leao Terancam Tinggalkan AC Milan

Kabar mengejutkan datang dari AC Milan yang dikabarkan siap mempertimbangkan tawaran untuk bintang mereka Rafael Leao pada bursa transfer musim panas mendatang.
Deretan Tindakan Dedi Mulyadi Sikapi Warga Tasikmalaya yang Viral Imbas Tak Berdaya, Desak Anaknya Bersekolah

Deretan Tindakan Dedi Mulyadi Sikapi Warga Tasikmalaya yang Viral Imbas Tak Berdaya, Desak Anaknya Bersekolah

4 tindakan penting Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) usai mendengar kisah Suryana (40), warga Tasikmalaya yang viral akibat mengalami penyakit diabetes.

Trending

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN Ungkap Biang Kerok Gagal Rebut Kemenangan dari Megawati Hangestri Cs di Final Four Proliga 2026

Jakarta Electric PLN ungkap biang kerok gagal merebut kemenangan dari Jakarta Pertamina Enduro saat kembali bersua dengan Megawati Hangestri di final four Proliga 2026.
2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

2 Striker Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Kompak Borong Gol di Luar Negeri, John Herdman Tak Resah Lagi Lini Depan Tumpul

John Herdman berbunga-bunga setelah dua calon striker naturalisasi Timnas Indonesia yaitu Luke Vickery dan Dean Zandbergen kompak borong gol di luar negeri.
Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Jusuf Kalla Dituding Nistakan Ajaran Kristen, Jubir JK: Kami Membantah dengan Tegas Tuduhan Itu

Belakangan ini, viral di media sosial terkait Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) dituding melakukan dugaan penistaan ajaran kristen buntut
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Jusuf Kalla Resmi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Terkait Isi Ceramah

Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) bersama Pemuda Katolik resmi melaporkan JK ke SPKT Polda Metro Jaya, Minggu (12/4/2026) malam, terkait ceramah.
Selengkapnya

Viral