Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi
- YouTube/Lemburpakuanchannel
tvOnenews.com - Penertiban bangunan liar atau bangli di kawasan Lembang yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi sempat menjadi perhatian publik.
Namun di balik kebijakan yang kerap dianggap kontroversial itu, muncul fakta menarik, para pedagang yang terdampak justru mengucapkan terima kasih.
Penertiban tersebut dilakukan di sepanjang Jalan Raya Lembang, yang selama ini dipenuhi bangunan semi permanen hingga warung kumuh yang berdiri di bahu jalan.
Kondisi tersebut dinilai mengganggu keindahan kawasan wisata sekaligus mempersempit akses lalu lintas.
Menurut Dedi Mulyadi, langkah ini bukan semata-mata untuk penertiban, tetapi juga bagian dari upaya jangka panjang dalam mengembangkan potensi ekonomi daerah.
Ia menilai kawasan Lembang memiliki daya tarik wisata yang besar, sehingga perlu ditata dengan baik agar semakin nyaman bagi pengunjung.
“Kita mau merapikan biar tidak kumuh dan ini di tikungan menggunakan badan jalan. Nanti kita pikirkan solusinya setelah dirapikan agar Lembang kelihatan bagus dan wisatanya makin banyak,” ujar Dedi Mulyadi.
Tak hanya fokus pada penertiban, Dedi juga memastikan bahwa para pedagang yang terdampak tidak kehilangan mata pencaharian.
Ia langsung menginstruksikan jajarannya untuk memberikan kompensasi berupa modal usaha agar para pedagang bisa memulai kembali aktivitas ekonominya.
- YouTube/Lemburpakuanchannel
Langkah ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Dalam sebuah video yang diunggah di kanal YouTube Lembur Pakuan, terlihat suasana tertib saat para pedagang mengantre untuk proses verifikasi penerima bantuan.
Para pedagang diarahkan untuk membuka rekening di Bank BJB KCP Lembang sebagai bagian dari mekanisme penyaluran bantuan.
Bagi sebagian warga yang sebelumnya belum memiliki akses perbankan, ini menjadi pengalaman baru sekaligus langkah awal menuju inklusi keuangan.
Petugas di lokasi juga memberikan penjelasan terkait proses pencairan dana.
Mereka mengimbau warga untuk membawa identitas asli saat ingin menarik dana, serta memberikan opsi pembuatan kartu ATM bagi yang membutuhkan kemudahan transaksi.
“Bapak Ibu membutuhkan ATM, mangga dipersilakan untuk datang ke BJB terdekat di KCP Lembang. Di sini baru buku tabungan,” ujar salah satu petugas.
Load more