Menuju Gelar Budaya dan Reuni Akbar FIB UNS, Merajut Gagasan Kebudayaan dalam Ruang Temu Jejaring Alumni
- FIB UNS
Mantan Deputi Bidang Konservasi Arsip ANRI itu menambahkan, jaringan antaralumni memiliki peran penting dalam berbagi informasi, pengalaman, hingga membuka peluang kerja sama..
“Reuni Akbar lintas generasi pada FIB yang diinisiasi oleh KAFIB ini menjadi wahana untuk saling transfer pengetahuan dan pengalaman untuk menjadi manusia yang mandiri dan terus berprestasi membawa nama baik kampus untuk go internasional, serta untuk kemaslahatan bangsa dan negara Indonesia,” jelasnya.
Hadirkan Gagasan dan Panggung Kebudayaan
Dalam pelaksanaannya nanti, Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS akan disulap menjadi panggung besar kebudayaan Nusantara. Berbagai pameran akan ditampilkan untuk memperlihatkan kekayaan tradisi dan kolektif pengetahuan bangsa.
Salah satu yang menarik adalah pameran dari Museum Keris Nusantara yang bakal menampilkan berbagai koleksi keris. Para ahli keris juga akan hadir untuk berbagi pengetahuan mengenai seni perkerisan hingga membuka ruang konsultasi mengenai weton dalam tradisi Jawa.
Selain itu, Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) juga akan ambil bagian untuk menghadirkan arsip-arsip bersejarah. Pameran ini menjadi kesempatan bagi sivitas akademika untuk menyaksikan langsung berbagai dokumen penting yang jarang ditampilkan di lingkungan perguruan tinggi.
Kandar menjelaskan bahwa pemilihan arsip, naskah, hingga keris sebagai sorotan utama dalam reuni ini memiliki pesan budaya yang mendalam.
“Untuk membangun peradaban bangsa ke depan, tidak terlepas dari pemaknaan terhadap nilai-nilai luhur yang pernah lahir di bumi pertiwi dalam konteks kekinian. Masa-masa kejayaan masa lalu yang telah diraih bangsa kita seakan ditinggalkan,” ujarnya.
“Melalui belajar budaya yang terekam dalam arsip, naskah, dan keris sebagai wujud keahlian teknologi para pendahulu kita tersebut sudah semestinya dapat menginspirasi untuk menyelesaikan persoalan bangsa kita tercinta untuk menuju Indonesia Emas 2045 Indonesia Berdaulat, Maju, Adil, dan Makmur,” kata Kandar.
Lebih lanjut, hadirnya Menbud dalam kegiatan ini juga akan menegaskan makna penting bagi UNS dan FIB sebagai 'agen kebudayaan'.
Hal ini sejalan dengan visi UNS yang menjadikan kebudayaan nasional sebagai landasan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.
Load more