Terungkap Senjata Rahasia Aprilia Bisa Dominan di Seri Pembuka MotoGP 2026, Legal atau Tidak?
- Speedweek.com
Pada balapan tersebut, pembalap Aprilia berhasil menempati empat dari lima posisi teratas, dengan satu posisi disela oleh pembalap Red Bull KTM Factory Racing Pedro Acosta.
Sementara itu, juara dunia bertahan Marc Marquez sempat berpeluang meraih podium sebelum mengalami kerusakan pada pelek roda menjelang akhir balapan.
Rivola mengatakan timnya memang memberikan perhatian besar pada pengembangan aerodinamika motor musim ini.
“Kami benar-benar mendorong pengembangan di sisi aerodinamika,” kata Rivola.
“Pada saat yang sama, kami percaya bahwa semuanya adalah kombinasi dari berbagai hal kecil. Detail-detail kecil bisa membuat perbedaan. Anda bisa melihat bahwa bentuk motor kami cukup berbeda dibandingkan tahun lalu.”
Menurut Rivola, keberhasilan paket aerodinamika baru juga terlihat dari kemampuan para pembalap beradaptasi dengan cepat.
“Hal yang paling saya sukai adalah, mengingat betapa sulitnya memperkenalkan paket aerodinamika baru kepada pembalap, setiap kali kami membawa sesuatu yang baru di area itu, semuanya langsung bekerja dengan baik,” ujarnya.
“Itu berarti model simulasi kami, baik CFD maupun terowongan angin, bekerja dengan baik. Cara kerja tim kami juga semakin berkembang.”
“Ini selalu saya katakan: setiap tahun kami menjadi pabrikan yang lebih baik, dan jika Anda memiliki pabrikan yang lebih baik, maka performa juga akan menjadi lebih baik.”
Untuk diketahui, dalam regulasi MotoGP, setiap pabrikan umumnya hanya diperbolehkan melakukan satu pembaruan paket aerodinamika selama satu musim balapan. Namun Yamaha Factory Racing mendapatkan kelonggaran berupa dua pembaruan karena status konsesi yang dimilikinya.
(aes)
Load more