News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin

Masyarakat harus waspada terhadap penyakit campak. Sebab seorang dokter dikabarkan meninggal dunia akibat sakit tersebut.
Minggu, 29 Maret 2026 - 13:04 WIB
Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin
Sumber :
  • dok.ilustrasi kementerian kesehatan

Jakarta, tvOnenews.com- Tengah heboh kabar seorang dokter meninggal dunia diduga akibat penyakit campak. Hal ini menjadi perhatian publik.

Kabar inipun telah dikonfirmasi oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahwa dokter tersebut berinisial AMW (26 tahun) di Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, wafat akibat suspek penyakit campak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atas kejadian tersebut, Dinas Kesehatan setempat bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan. Penyelidikan Epidemiologi (PE) di lapangan pada tanggal 27 Maret 2026 untuk mengetahui lebih lanjut.

Diketahui kalau almarhum dilaporkan mengalami gejala klinis berupa demam, ruam merah, serta sesak napas berat. 

ILUSTRASI - Campak
ILUSTRASI - Campak
Sumber :
  • Shutterstock

Maka dari itu, masyarakat harus paham gejalanya. Tidak meremehkan penyakit campak.

"Berdasarkan hasil investigasi sementara, pasien mengalami penyakit campak dengan komplikasi pneumonia yang memperburuk kondisi kesehatannya," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Aji Kemenkes Muhawarman di Jakarta, Jumat, dikutip dari Antara.

Respons Praktisi Kesehatan Masyarakat 

Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin
Jangan Remehkan! Satu Dokter Meninggal karena Campak, Masyarakat Diimbau Segera Vaksin
Sumber :
  • dok.ilustrasi kementerian kesehatan

Sehubungan dengan kasus ini, Praktisi Kesehatan Masyarakat, dr Ngabila Salama memberikan penjelasan kalau campak salah satu penyakit menular. 

Sehingga masyarakat diharapkan berhati-hati. Diimbau bisa segera melakukan vaksinasi campak sebagai langkah pencegahan dan perlindungan diri.

"Campak termasuk 1 dari 15 penyakit menular wabah yang sudah ada vaksin GRATIS dari pemerintah," pesannya disampaikan kepada tvOnenews.com melalui pesan singkat, Minggu (29/3).

"Juga ditambah dengan cegah sakit dengan pola hidup bersih, sehat, pakai masker, rajin cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, 6 langkah, 20 detik, vaksin campak lengkap 3x gratis dr bayi, 2 tahun (balita), dan SD," tegas dr Ngabila.

Dengan begitu, dr Ngabila Salama juga mengingatkan agar masyarakat bisa melakukan antisipasi. Mengetahui program vaksinasi gratis yang disediakan pemerintah di Puskesmas atau Faskes terdekat.

Ditambah juga hidup sehat dan menjaga kebersihan diri. Apabila ada gejala campak segera ke Dokter.

"Bagi yang belum lengkap atau lupa untuk balita kejar GRATIS di puskesmas, yang diatas 5 tahun berbayar lengkapi 2x vaksin campak selang pemberian 1 bulan," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

" Cegah komplikasi / meninggal dgn deteksi dini. Oran dengan gejala demam tinggi sulit turun, muncul ruam kemerahan kulit / lenting sedikit saja, apalagi sdh sesak nafas atau penurunan kesadaran segera bawa ke dokter," tegas dr Ngabila.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri Buka Pendaftaran Chip Hackathon 2026 untuk Mahasiswa

Peruri membuka pendaftaran Peruri Chip Hackathon 2026 bagi mahasiswa di seluruh Indonesia.
Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang Bulog Tak Muat Tampung Stok Beras Nasional yang Capai 4,8 Juta Ton, Cukup untuk Pangan hingga Akhir Tahun

Gudang-gudang milik Perum Bulog sudah tidak mampu lagi menampung stok beras nasional yang kini mencapai 4,8 juta ton. Bulog harus menyewa gudang swasta untuk menampung cadangan beras tersebut.
Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, Peraih Medali Emas Asian Games 2026 dan Pemecah Rekor Dunia

Profil Rahmat Erwin Abdullah, peraih medali emas angkat besi putra kelas 75 kilogram di Asian Games 2026 dan pemecah rekor dunia.
18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

18 Kasus Influenza Tipe A Ditemukan di DIY, Warga Diminta Waspadai Flu Musiman Ini

Sebanyak 18 kasus influenza tipe A ditemukan di wilayah DI Yogyakarta. Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat menyebut influenza yang ditemukan itu merupakan bagian dari flu musiman.
Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

Revitalisasi Pasar Ngasem Yogyakarta, AirNav Indonesia Dorong Penguatan Penguatan Ekonomi dan Lanskap Budaya

AirNav Indonesia mendorong penguatan ekonomi lokal melalui program revitalisasi Pasar Ngasem, Yogyakarta.
Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Kata Rahmat Erwin Abdullah Usai Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia di Asian Games 2026

Lifter Indonesia yakni Rahmat Erwin Abdullah, berhasil meraih medali emas pada cabor angkat besi kelas 75kg Asian Games 2026 pada hari ini, Sabtu 26 September.

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Mengenal Kim Hee-jin, Pevoli Senior Hyundai Hillstate yang Beri Wejangan untuk Megawati Hangestri Jelang Debut

Nama Kim Hee-jin menjadi salah satu sosok senior Megawati Hangestri dalam skuad Hyundai Hillstate. Pevoli Korea itu beri wejangan untuk Megatron jelang debut.
Selengkapnya

Viral