GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bangga! Pakar asal Indonesia Muhsin Budiono Pukau Forum Internasional di Australia, Berhasil Bedah Model Followership Versi Asia

Nama Indonesia kembali harum di kancah internasional. Pakar sekaligus pionir followership tanah air Muhsin Budiono baru saja didapuk menjadi pembicara kunci di-
Minggu, 5 April 2026 - 09:44 WIB
Pakar sekaligus pionir followership Indonesia Muhsin Budiono berbicara di di Queensland University of Technology (QUT), Australia, pada Rabu-Jumat (1-3 April 2026).
Sumber :
  • Ammar Ramzi

Brisbane, tvOnenews.com – Nama Indonesia kembali harum di kancah internasional. Pakar sekaligus pionir followership tanah air Muhsin Budiono baru saja didapuk menjadi pembicara kunci dalam forum bergengsi Global Followership Conference Asia Pacific yang dihelat di Queensland University of Technology (QUT), Australia, pada Rabu-Jumat (1-3 April 2026).

Dalam kesempatan tersebut, alumni ITS ini memaparkan materi bertajuk "Redefining ARDENT Followership in the Asian Corporate Context through ARDENT Followership Matrix".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Acara ini bukan kaleng-kaleng, pasalnya forum tersebut diikuti oleh 47 peserta dari berbagai negara mulai dari Amerika Serikat, Prancis, Kanada, hingga Tanzania. Para peserta datang dengan latar belakang mentereng, mulai dari akademisi, peneliti, praktisi, hingga mahasiswa doktoral.

Pakar sekaligus pionir followership Indonesia Muhsin Budiono berbicara di di Queensland University of Technology (QUT), Australia, pada Rabu-Jumat (1-3 April 2026).
Pakar sekaligus pionir followership Indonesia Muhsin Budiono berbicara di di Queensland University of Technology (QUT), Australia, pada Rabu-Jumat (1-3 April 2026).
Sumber :
  • Ammar Ramzi

Apa Itu ARDENT Followership?

Kepada tvOnenews.com, Muhsin menjelaskan bahwa ARDENT merupakan kerangka kerja yang pertama kali diperkenalkan oleh pakar HR, Syed Gaous. Istilah ini merupakan akronim yang merangkum perilaku esensial dalam dinamika kerja modern yang serba cepat.

"Model ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan di tempat kerja dengan mendorong followers untuk tidak sekadar patuh, tetapi menjadi mitra aktif bagi pemimpin mereka," ujar Muhsin saat diwawancarai pada Sabtu (4/4/2026).

Model ini menitikberatkan pada tiga pilar utama:

1. Keterlibatan Aktif: Pengikut harus berinisiatif, bukan sekadar menunggu perintah.

2. Keberanian Moral: Berani memberikan kritik konstruktif demi kebaikan organisasi.

3. Loyalitas Cerdas: Kesetiaan yang berlandaskan kompetensi, bukan kepatuhan buta.

Sentuhan Asia dalam Matriks Baru

Suasana Global Followership Conference Asia Pacific yang dihelat di Queensland University of Technology (QUT), Australia, pada Rabu-Jumat (1-3 April 2026)
Suasana Global Followership Conference Asia Pacific yang dihelat di Queensland University of Technology (QUT), Australia, pada Rabu-Jumat (1-3 April 2026)
Sumber :
  • Ammar Ramzi

Meski konsep aslinya berasal dari Barat, Muhsin yang juga pekerja di PT Pertamina melihat adanya celah besar jika diterapkan di Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, budaya korporasi di Asia memiliki karakteristik unik, salah satunya adalah Power Distance (jarak kekuasaan) yang tinggi.

"ARDENT model ini sebenarnya konsep bagus, namun karena dikembangkan di negara Barat, ada beberapa kekurangan dan ketidakcocokan apabila konsep tersebut diterapkan mentah-mentah pada atmosfer korporasi di Asia yang terkenal dengan Power Distance yang tinggi," papar sosok yang dikenal sebagai Bapak Followership Indonesia ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kata-Kata Berkelas Bruno Fernandes usai Ciptakan Rekor Bersejarah di Liga Inggris Bersama Manchester United

Kata-Kata Berkelas Bruno Fernandes usai Ciptakan Rekor Bersejarah di Liga Inggris Bersama Manchester United

Gelandang Manchester United, Bruno Fernandes, menyampaikan kata-kata pertamanya usai menciptakan rekor assist di Liga Inggris. Sang gelandang menutup musim dengan catatan 21 assist di kancah Premier League.
Polisi Sita Busur, Petasan hingga Ketapel saat Bubarkan Tawuran di Klender

Polisi Sita Busur, Petasan hingga Ketapel saat Bubarkan Tawuran di Klender

Polisi menyita sejumlah senjata dan benda berbahaya seperti busur, petasan hingga proyektil ketapel saat membubarkan tawuran di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur pada Senin (25/5/2026).
Tawuran Antarkelompok Warga di Klender Jakarta Timur Berhasil Dibubarkan, Situasi Terpantau Kembali Aman

Tawuran Antarkelompok Warga di Klender Jakarta Timur Berhasil Dibubarkan, Situasi Terpantau Kembali Aman

Patroli gabungan dari Polres Metro Jakarta Timur dan personel Patra Brimob membubarkan tawuran antarkelompok warga di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jakarta Timur, Senin (25/5/2026) pagi.
Ikut Konvoi Bareng Bobotoh, KDM Sumbangkan Hasil Panen Sapi untuk Persib Bandung

Ikut Konvoi Bareng Bobotoh, KDM Sumbangkan Hasil Panen Sapi untuk Persib Bandung

KDM ikut konvoi pawai hattrick juara Persib bersama Bobotoh dari Gedung Sate ke Gedung Merdeka dan umumkan sumbangan Rp1 miliar dari hasil panen sapinya.
Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Pria yang Kakinya Putus di Tambora Bukan Korban Begal, tapi Kecelakaan Tunggal

Sebelumnya viral di media sosial Threads soal pria yang kakinya terputus pada bagian pergelangan. 
Bisa Main di Liga Champions, Ini Alasan Emil Audero Tetap Terhitung Homegrown Italia meski Sudah Dinaturalisasi Indonesia

Bisa Main di Liga Champions, Ini Alasan Emil Audero Tetap Terhitung Homegrown Italia meski Sudah Dinaturalisasi Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tetap terhitung sebagai pemain homegrown atau lokal Italia. Hal ini memungkinkan dirinya membela Como 1907 di Liga Champions pada musim depan.

Trending

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Belum Selesai Euforia Hattrick Juara Super League, Persib Bandung Langsung Diterpa Kabar Buruk dari Media Prancis

Singgung Layvin Kurzawa, media Prancis tiba-tiba membuka diskusi terkat status eks PSG tersebut bersama Persib Bandung yang akan berakhir pada akhir musim.
News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

News Terpopuler: Detik-detik Polisi Kejar Pelaku Pembunuhan Wanita di Bogor, hingga Gaya Dedi Mulyadi Rayakan Persib Juara

Pengejaran polisi terhadap pelaku pembunuhan wanita di Bogor. Gaya Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merayakan kemenangan Persib Bandung jadi sorotan publik.
Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Trend Terpopuler: Sherly Tjoanda dan AHY Bikin Netizen Heboh, hingga Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang

Gubernur Malut, Sherly Tjoanda dan Menko Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membuat netizen heboh. Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi Tegur Kepala Sekolah SMKN 2 Subang
5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

5 Fakta Kasus Pembunuhan di Simpang Yasmin Bogor, Hubungan Korban dan Pelaku hingga Curhatan Korban Sebelum Tewas

Publik dikejutkan dengan sebuah penemuan jasad wanita yang terjatuh dari Tol BORR, Simpang Yasmin, Bogor pada Sabtu (23/5/2026). Berikut 5 fakta selengkapnya
Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga Kediri Heboh, Sosok 'Pocong' di Pinggir Jalan Akhirnya Terciduk, Terungkap Motif Pelaku

Warga di Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri, baru-baru ini dikejutkan oleh sosok menyerupai pocong yang berdiri di pinggir jalan. 
Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Sinyal Bonus Besar dari Dedi Mulyadi Usai Persib Bandung Juara 3 Kali Berturut-turut, Apa Itu?

Dominasi Persib Bandung di kancah sepak bola tanah air kian tak terbendung setelah berhasil mengamankan gelar juara Super League musim 2025/2026. 
Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Sebelum Ditemukan Tewas di Simpang Yasmin Bogor, Korban Sempat Curhat Soal Hidupnya: Cuma Ada 1 Nyawa

Seorang wanita berinisial AAA (25) ditemukan tewas tergeletak di jalan kawasan Simpang Yasmin, Jalan Sholeh Iskandar, Tanah Sereal, Kota Bogor, Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral