KDM Langsung Beri Uang Jutaan, Bantu Peternak yang Keluhkan Kotoran Ternak Tidak Diminati jadi Pupuk Kompos
- youtube Dedi Mulyadi Official
Jakarta, tvonenews.com- Gubernur Dedi Mulyadi ajak masyarakat untuk bisa lebih kreatif dan rajin. Hal ini berkaca dari kegigihan seorang peternak yang ia temui.
Dalam video yang ia unggah diakun media sosialnya, Dedi Mulyadi memperlihatkan seorang bapak tengah mencabut rumput untuk memberi makan ternaknya.
Ternak yang diberikan makan pun cukup banyak yaitu 13 ekor. Hal ini bikin KDM terkagum-kagum.
- youtube Dedi Mulyadi Official
Peternak itu bernama Suhardi, bukan hanya memberikan uang secara cuma-cuma. Kang Dedi Mulyadi beri Rp 10 Juta kepada pternak itu agar bisa membantu kelola ternaknya.
"yaudah saya kasih Rp 10 juta cukup, (dijawab cukup). Harus ditata ya pak, nanti saya kontrol, saya bakal cek langsung ya," tegas Dedi.
Pasalnya, bapak itu menyampaikan keluh kesahnya sebagai peternak domba yaitu kotoran ternaknya tidak diminati. Meski faktanya, bisa diolah menjadi pupuk kompos.
Dengan senang hati, Bapak Aing itu mengaku siap menerima kotoran domba yang sudah dipilah-pilah bisa dijadikan penyubur tanaman alami itu.
"Nanti saya angkut, tapi dipisahkan dan dirapikan ini kandangnya ya pak sama suket (rumput). 5 Juta cukup nggak untuk semuanya (merawat kandang)?," tanya Gubernur Jabar itu yang akhirnya memberikan 10 juta.
"Ya cukup lah," jawab Bapak Suhardi itu.
- dok.kolase tvonenews.com/ instagram Dedi Mulyadi
Kendatinya, Dedi meminta agar seluruh masyarakat bisa menjadi pribadi yang kreatif.
Sehingga tidak ada istilah kemiskinan. Hal ini tentu dibarengin dengan pemimpin yang adil juga dalam pengelolaan anggarannya.
"Jadi kalau rakyat semuanya kreatif seperti ini, menurut bapak kira-kira ada yang disebut orang miskin nggak?," tanyanya kepada Suhardi peternak asal Cirebon.
"negara makmur itu kalau satu pemimpinnya efektif mengelola keuangan. Dan, rakyatnya juga kreatif jadi makmur," jelas Dedi Gubernur Jabar itu.
Pada ujung video tersebut, sangat terlihat KDM langsung dikerumuni warga sekitar, Mangkuraga, Cirebon, Jawa Barat. Bapak Suhardi pun tersenyum bahagia.(klw)
Load more