News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diterpa Isu Pungli, Immicare Batam Jadi Sorotan Berkat Kesigapan Pelayanan Humanis

Program jemput bola yang diinisiasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Immicare, dianggap sebagai terobosan efektif dan solusi cepat untuk mengatasi situasi darurat.
Minggu, 5 April 2026 - 13:02 WIB
Layanan emergency yang dilakukan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam lewat Immicare.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Layanan Immicare menjadi sorotan dan menuai apresiasi publik di tengah perhatian terhadap isu dugaan pungutan liar (pungli) di lingkungan Imigrasi Batam.

Program jemput bola yang diinisiasi Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam itu, dianggap efektif sebagai solusi cepat untuk menangani situasi darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Layanan tersebut bisa dikatakan telah berkontribusi langsung dalam upaya penyelamatan nyawa. Hal ini sebagaimana diakui oleh keluarga seorang balita yang harus segera dirujuk ke Malaysia untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Anggota keluarga bernama Lina menyampaikan bahwa proses pengurusan paspor melalui Immicare berlangsung sangat cepat, hanya dalam hitungan jam, sehingga keberangkatan dapat segera dilakukan.

“Kalau tidak ada Immicare, kami tidak tahu bagaimana nasib anak kami. Prosesnya sangat cepat, sehingga kami bisa langsung berangkat ke Malaysia untuk pengobatan,” ujar Lina dalam Halal Bihalal Rumah Sakit KPJ Johor di Aston Batam, Jumat (3/4).

Layanan Immicare diketahui diberikan kepada keluarga tersebut pada 4 Maret 2026 di Rumah Sakit Awal Bros Batam.

Saat itu, kondisi pasien yang mendesak mengharuskan rujukan ke luar negeri, sementara dokumen perjalanan belum tersedia.

Berkat respons sigap petugas imigrasi, paspor dapat diterbitkan dalam waktu singkat. Balita tersebut pun segera diberangkatkan dan memperoleh penanganan medis yang diperlukan.

Keluarga pasien pun turut menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kantor Imigrasi Batam Hajar Aswad (kini nonaktif), atas terobosan layanan yang dinilai humanis dan cepat tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.

Sempat dikonfirmasi secara terpisah, Hajar Aswad sebelumnya menegaskan bahwa Immicare merupakan wujud komitmen Imigrasi Batam dalam menghadirkan pelayanan prima, terutama bagi masyarakat dalam kondisi darurat.

“Immicare kami hadirkan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan layanan keimigrasian secara darurat tetap terlayani dengan cepat dan tepat. Tidak hanya di rumah sakit, layanan ini juga menjangkau pasien yang dirawat di rumah,” ujar Kepala Imigrasi yang kini dinonaktifkan akibat isu pungli WNA belakangan ini.

Ia menjelaskan bahwa Immicare tidak sebatas mempercepat penerbitan paspor, tetapi juga memberikan pendampingan hingga proses keberangkatan ke luar negeri.

“Kami juga memfasilitasi pasien dan keluarga saat akan berangkat ke luar negeri melalui jalur khusus tanpa antre. Dalam proses ini, kami turut berkoordinasi dengan Badan Karantina Kesehatan untuk penerbitan izin angkut,” tambahnya.

Menurutnya, layanan ini dirancang sebagai bentuk pelayanan terpadu yang humanis, sehingga masyarakat tidak terbebani prosedur rumit saat menghadapi kondisi darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Immicare merupakan inovasi layanan jemput bola yang ditujukan bagi kelompok rentan, seperti pasien sakit, lansia, serta masyarakat dalam kondisi mendesak lainnya.

Kehadiran layanan ini adalah bagian upaya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Imigrasi Batam di tengah isu-isu tak mengenakkan yang saat ini masih berkembang. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia Sengaja Tabrakan Diri ke Mobil Melintas di Jakarta Utara Ditangkap, Dalih Ingin Dapat Uang "Tanggung Jawab" untuk Usaha Kopi Keliling

Lansia yang sering menabrakkan dirinya ke mobil yang melintas di Penjaringan, Jakarta Utara, akhirnya berhasil ditangkap. Modusnya berjalan kaki melintasi jalan raya dan menabrakkan dirinya untuk mencari keuntungan pribadi.
Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Bukan Cuma Taisei Marukawa, 4 Pemain Ini Masih Tunggu Naturalisasi Timnas Indonesia

Gelombang ketertarikan pemain asing untuk mengenakan seragam kebanggaan Timnas Indonesia kian tak terbendung. Sebanyak empat pemain top yang berkarier di kompet
Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Persaingan V-League Memanas, Vanja Bukilic Sesumbar Ingin Kalahkan Megawati Hangestri

Peta persaingan Liga Voli Korea Selatan (VLeague) putri musim 2026/2027 dipastikan berjalan sengit. Kepindahan bintang voli Indonesia Megawati Hangestri Pertiwi
Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren Modifikasi Mobil Gen Z dan Milenial Berubah, Bukan Cuma Tampil Keren, Fungsi dan Keamanan Ikut Jadi Pertimbangan

Tren modifikasi mobil di kalangan Gen Z dan milenial memperlihatkan bahwa personalisasi kendaraan dapat berjalan beriringan dengan fungsi praktis
Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka

Trending

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Kisah Biarawati Asal Nias yang Berjuang untuk Anak Berkebutuhan Khusus, Kisahnya Buka Mata soal Pendidikan Inklusif

Masyarakat juga perlu mengubah cara pandang terhadap anak berkebutuhan khusus. Mereka bukan sekadar penerima bantuan atau objek belas kasihan
3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

3 Fakta soal Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung

Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya rekaman video asusila berdurasi 13 menit yang menyeret nama salah satu institusi pendidikan kesehatan terkemuka
Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral Tsunami 60 Meter Akibat Erupsi Anak Krakatau, Badan Geologi Bongkar Fakta Video TikTok yang Bikin Resah

Viral kabar tsunami 60 meter akibat erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan hoaks oleh Badan Geologi. Simak fakta erupsi, status Waspada, dan radius aman
Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Video Asusila 13 Menit Diduga Pakai Seragam Poltekkes Bandung Viral, Pihak Kampus Ungkap Fakta Ini

Viral video asusila berdurasi 13 menit diduga memakai atribut Poltekkes Bandung. Pihak kampus membantah pemeran dalam rekaman merupakan mahasiswinya.
Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Viral Video Asusila 13 Menit, Siapa Pemerannya? Waspada Link Palsu Berujung Phishing

Video asusila berdurasi 13 menit yang dikaitkan dengan seragam Poltekkes Bandung viral di media sosial. Siapa pemerannya? Simak klarifikasi kampus dan cara
Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Kolaborasi Ini Upayakan Perluas Akses Kesehatan Masyarakat

Berbagai pihak turut ikut berperan dalam menopang mobilitas fasilitas kesehatan diberbagai daerah Indonesia.
Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Imbas Kekalahan Aneh 6-0 dari Malaysia Masih Terasa, PSSI-nya Singapura Banjir Kritik Usai Umumkan FIFA Matchday Lawan Brasil

Federasi Sepak Bola Singapura (FAS) menuai kritik setelah mengumumkan laga persahabatan melawan Brasil dan Paraguay pada November 2026.
Selengkapnya

Viral