News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Napi Korupsi Ngopi di Kafe, DPR Duga Ada Indikasi Suap Petugas Rutan

Viral narapidana kasus korupsi kedapatan santai ngopi di kafe memicu sorotan tajam dari DPR. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira menilai insiden
Jumat, 17 April 2026 - 20:39 WIB
Viral Napi Korupsi Ngopi di Kafe, DPR Duga Ada Indikasi Suap Petugas Rutan
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Viral narapidana kasus korupsi kedapatan santai ngopi di kafe memicu sorotan tajam dari DPR. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menilai kejadian itu tak mungkin terjadi tanpa keterlibatan petugas rutan.

“Warga binaan atau napi yang bisa berkeliaran di luar Rutan atau Lapas hanya mungkin terjadi apabila ada kerjasama dengan petugas Lapas atau Rutan,” kata Andreas pada Jumat (17/4/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun, kasus ini mencuat setelah Supriadi, narapidana korupsi sektor pertambangan, viral nongkrong di kedai kopi bersama petugas rutan. 

Supriadi diketahui merupakan warga binaan Rutan Kelas IIA Kendari, Sulawesi Tenggara, yang divonis lima tahun penjara saat menjabat sebagai Kepala KUPP Kelas III Kolaka.

Andreas menduga kuat ada “main mata” di balik keluarnya Supriadi dari rutan hingga bisa bersantai di ruang publik.

“Adanya Napi di Sultra yang bisa berkeliaran di kafe harus disediki lebih mendalam,” tegasnya.

Ia menekankan, persoalan ini bukan semata kesalahan napi, melainkan indikasi problem serius pada petugas dan sistem pengawasan.

“Termasuk sampai pada tingkatan mana kasus ‘izin khusus’ diberikan sehingga Napi yang bersangkuatan bisa melenggang bebas di kafe,” ujarnya.

Bahkan, Andreas secara gamblang menyebut praktik suap sebagai penyebab yang kerap terjadi.

“Kasus Napi yang berkeliaran di luar lapas atau Rutan biasanya karena petugas Lapas atau Rutan-nya disuap, sehingga Napi yang bersangkutan perlu diberikan sangsi khusus,” imbuhnya.

Ia pun mendesak Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) mengusut tuntas kasus ini dan menindak tegas semua pihak yang terlibat, termasuk kepala rutan.

“Kalapas harus bertanggung jawab, sementara petugas di setiap tingkatan yang meloloskan harus diberi sangsi tegas. Komisi XIII DPR mendesak Dirjen Lapas harus mengusut kasus ini dan menjelaskan kepada publik,” ungkap Andreas.

Sementara itu, Karutan Kelas IIA Kendari, Rikie Umbaran telah menyampaikan permohonan maaf dan mengakui adanya pelanggaran SOP oleh petugas berinisial Y. 

Petugas tersebut sebelumnya ditugaskan mengawal Supriadi menghadiri sidang peninjauan kembali (PK). Namun justru memberi kesempatan singgah ke kedai kopi sebelum kembali ke rutan.

Meski ada pengakuan pelanggaran, Andreas menilai langkah itu belum cukup. Ia meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan dan mekanisme izin keluar napi.

“Sebab jika pengawasan hanya berhenti pada sanksi individual semata, maka akar masalah kelembagaan tidak tersentuh,” katanya.

Lebih jauh, Andreas menilai kasus ini mencerminkan persoalan mendasar dalam sistem pemasyarakatan, terutama soal konsistensi penegakan hukuman.

“Kemunculan kembali narapidana kasus korupsi di ruang publik saat masih berstatus warga binaan menunjukkan bahwa persoalan utama dalam sistem pemasyarakatan Indonesia bukan lagi sekadar kapasitas lembaga pemasyarakatan, tetapi konsistensi kontrol terhadap integritas pelaksanaan hukuman itu sendiri,” paparnya.

Andreas juga mengingatkan, lemahnya pengawasan bisa merusak legitimasi sistem hukum di mata publik.

“Yang perlu dibaca dari kasus ini adalah bahwa publik tidak lagi melihat insiden seperti ini sebagai pelanggaran individu, melainkan sebagai pola yang berulang dalam memori kolektif penegakan hukum Indonesia,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, berbagai kasus sebelumnya, mulai dari fasilitas mewah hingga kemudahan akses bagi napi korupsi telah membentuk persepsi adanya perlakuan istimewa.

“Karena itu, setiap kejadian baru langsung dibaca sebagai penguat anggapan bahwa sistem pemasyarakatan masih memiliki celah privilege yang belum sepenuhnya tertutup,” pungkasnya. (rpi/aag)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bapenda DKI Ajak Warga Cek Tagihan PBB-P2, Ada Insentif hingga Akhir Juli 2026

Bapenda DKI Ajak Warga Cek Tagihan PBB-P2, Ada Insentif hingga Akhir Juli 2026

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan insentif Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) berupa potongan 7,5 persen untuk tahun pajak 2026.
Media Belanda Tak Bisa Tutup Mata, Timnas Indonesia Menang Telak Berkat 'Sentuhan Belanda' saat Hajar Oman

Media Belanda Tak Bisa Tutup Mata, Timnas Indonesia Menang Telak Berkat 'Sentuhan Belanda' saat Hajar Oman

Kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia atas Oman dalam laga FIFA Matchday mendapat perhatian dari media Belanda. Mereka menyoroti peran besar pemain keturunan.
Berbekal SK Menteri Ketenagakerjaan, Audit Keselamatan Kerja Mulai Digelar di Tiga Wilayah Timur Indonesia

Berbekal SK Menteri Ketenagakerjaan, Audit Keselamatan Kerja Mulai Digelar di Tiga Wilayah Timur Indonesia

Penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di lingkungan perusahaan tidak hanya menjadi tanggung jawab internal, tetapi juga bagian dari sistem pengawasan yang diatur pemerintah.
Reaksi Netizen usai Sarwendah Unggah Video Permintaan Maaf karena Video Marah-marahnya Viral: Cuih, Mana Suara Garangnya?

Reaksi Netizen usai Sarwendah Unggah Video Permintaan Maaf karena Video Marah-marahnya Viral: Cuih, Mana Suara Garangnya?

Sarwendah mengunggah video permintaan maaf setelah video marah-marahnya dengan makian viral di media sosial. Namun, netizen justru memberikan reaksi negatif.
Lensa Berbicara: Harga Minyak Goreng Melambung, Toko Sembako Sepi Pembeli

Lensa Berbicara: Harga Minyak Goreng Melambung, Toko Sembako Sepi Pembeli

Kenaikan harga minyak goreng yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir mulai berdampak pada aktivitas perdagangan di tingkat pengecer. 
Respons Erick Thohir Lihat Mathew Baker Debut Timnas Indonesia Senior, Beri Pujian Tinggi Buat John Herdman: Respect Coach!

Respons Erick Thohir Lihat Mathew Baker Debut Timnas Indonesia Senior, Beri Pujian Tinggi Buat John Herdman: Respect Coach!

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, berikan pujian kepada John Herdman setelah sang pelatih memberi kesempatan debut kepada Mathew Baker di Timnas Indonesia senior.

Trending

Kejagung Bocorkan Akal Bulus Dadan Hindayana Mark Up Pengadaan Motor Listrik: Vendor Tidak Memenuhi Syarat

Kejagung Bocorkan Akal Bulus Dadan Hindayana Mark Up Pengadaan Motor Listrik: Vendor Tidak Memenuhi Syarat

Baru-baru ini, Kejaksaan Agung (Kejagung) bocorkan akal bulus mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana untuk mark up pengadaan motor listrik dalam perkara korupsi
Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Jokowi Berkomentar soal Pleidoi Nadiem Makarim: Orang Baik

Terkait pleidoi mantan Mendikbudristek, Nadiem Makarim di kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook dan CDM. Ternyata mendapat perhatian dan komentar Jokowi
Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Janji Bongkar Nama-nama yang Terlibat Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Ajukan Justice Collaborator ke Kejagung

Eks Wakil Kepaa Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sonjaya memutuskan untuk menjadi justice collaborator atau saksi yang bekerja sama dalam perkara dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Prediksi Starting XI Timnas Indonesia Vs Oman, John Herdman Punya Formula Baru

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki formula baru untuk skuad Timnas Indonesia saat menghadapi Oman.
Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Rencana Pendirian Ratusan BTP Disebut Berpotensi Munculkan Konflik Sosial

Pemerintah Indonesia berencana membentuk 750 Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini di Jakarta​​​​​​​

Lokasi Nobar Timnas Indonesia vs Oman Malam Ini di Jakarta​​​​​​​

Timnas Indonesia bersiap melakoni partai krusial dengan tensi tinggi melawan Oman dalam ajang internasional bertajuk FIFA Matchday atau Garuda Championship Seri
Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

Indonesia Masuk Group Pengecualian Tarif Section 301, 18 Produk Berpeluang Bebas Beban Tambahan

AS memberikan apresiasi terhadap komitmen Indonesia dalam penegakan hukum ketenagakerjaan, khususnya terkait penuntasan isu kerja paksa dan pelarangan impor produk
Selengkapnya

Viral