News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua API Kritik Pernyataan JK soal Konflik Agama

Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Pendeta Harsanto Adi angkat bicara terkait polemik video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada.
Selasa, 21 April 2026 - 12:10 WIB
Foto Jokowi sungkem ke JK yang ditunjukkan Jusuf Kalla dalam konfensi pers di rumahnya, di Jalan Brawijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rika Pangesti

tvOnenews.com - Ketua Umum Asosiasi Pendeta Indonesia (API), Pendeta Harsanto Adi angkat bicara terkait polemik video ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla di Masjid Universitas Gadjah Mada. Ia menegaskan, isu tersebut menyentuh ranah sensitif karena berkaitan langsung dengan ajaran agama.

Dalam video di link Masjid Kampus UGM menit 9 hingga 10, Jusuf Kalla berujar, “Kenapa agama gampang menjadi alasan konflik kayak di Poso, Ambon? Karena kedua-duanya Islam dan Kristen berpendapat mati atau menewaskan orang atau mematikan itu syahid. Saat konflik berlangsung kedua pihak berkeyakinan begitu. Kalau saya bunuh orang Islam, saya syahid. Kalau saya mati pun saya syahid. Akhirnya susah berhenti.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Harsanto, penting untuk memahami terlebih dahulu definisi penistaan dalam konteks keagamaan. Difinisi penistaan adalah kurang lebih adalah tindakan penghinaan, perendahan atau pelecehan terhadap simbol, Kitab Suci, Tokoh Suci, atau kepercayaan suatu agama.

Ia menilai pernyataan yang disampaikan Jusuf Kalla tidak sesuai dengan ajaran dalam Kitab Suci Injil.

"Apa yang telah disampaikan Pak JK (Jusuf Kalla) adalah sesuatu yang tidak benar , tidak sesuai dengan ajaran Yesus yang tertuang dalam Kitab Suci Injil,” katanya saat dihubungi, Selasa (21/04/2026).

Lebih lanjut, Harsanto menekankan, ajaran Yesus Kristus tidak pernah membenarkan kekerasan terhadap pihak yang berbeda keyakinan.

"Yesus tidak pernah mengajar pengikutnya bahwa membunuh orang yang tidak seiman itu masuk surga, dan kalaupun dirinya harus mati itu berarti mati syahit," ujarnya.

Dia menjelaskan, langkah pelaporan yang dilakukan didasari oleh keprihatinan terhadap dampak yang ditimbulkan di tengah umat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelaporan itu terjadi karena kita merasa bahwa pernyataan ini tidak benar, tidak sesuai ajaran Yesus Kristus dan tentu melukai umat Kristen," katanya.

Meski demikian, ia menegaskan, pihaknya tetap membuka ruang rekonsiliasi. "Kita siap untuk memaafkan dengan catatan mengakui apa yang dikatakan tidak benar," tutupnya.(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Baru Juara V-League, Setter Mirip Ayu Ting-Ting Ini Kini Kariernya di Ujung Tanduk

Baru Juara V-League, Setter Mirip Ayu Ting-Ting Ini Kini Kariernya di Ujung Tanduk

Setelah sukses membawa GS Caltex Seoul KIXX menjuarai V-League, setter Ahn Hye-jin justru kini berada di situasi sulit usai tersandung kasus mengemudi mabuk.
Dukung Green Mining, PLN Siap Pasok Listrik Hijau di Sektor Tambang

Dukung Green Mining, PLN Siap Pasok Listrik Hijau di Sektor Tambang

PT PLN (Persero) memperkuat komitmennya dalam mendukung transformasi sektor pertambangan melalui kolaborasi strategis dengan sejumlah produsen batu bara.
Pegadaian Borong Dua Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

Pegadaian Borong Dua Penghargaan di Indonesia WOW Brand 2026

PT Pegadaian kembali menorehkan pencapaian membanggakan dalam ajang Indonesia Branding Campaign of The Year 2026.
22 Tahun Penantian, DPR RI Akhirnya Sahkan UU PPRT di Momen Hari Kartini

22 Tahun Penantian, DPR RI Akhirnya Sahkan UU PPRT di Momen Hari Kartini

DPR RI akhirnya mengesahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) menjadi undang-undang pada Selasa (21/4/2026).
Terinspirasi Final Uber 2024, Dhinda Ingin Rasakan Atmosfer Perjuangan dan Sumbang Poin untuk Tim Indonesia

Terinspirasi Final Uber 2024, Dhinda Ingin Rasakan Atmosfer Perjuangan dan Sumbang Poin untuk Tim Indonesia

Penampilan impresif tim Indonesia yang tembus final Piala Uber 2024 jadi motivasi pebulutangkis muda, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dalam menghadapi di 2026
Polda Metro Jaya Bongkar Clandestine Lab Narkotika Etomidate di Apartemen Tangerang, WNA Pengelola Sekaligus Operator Produksi Ditangkap

Polda Metro Jaya Bongkar Clandestine Lab Narkotika Etomidate di Apartemen Tangerang, WNA Pengelola Sekaligus Operator Produksi Ditangkap

Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya membongkar praktik Clandestine Lab Narkotika golongan II jenis etomidate di kawasan apartemen Kabupaten Tangerang.

Trending

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Trending: Megawati Hangestri Tak Lagi Dijuluki Megatron, Fadly Alberto Dicoret Timnas Indonesia, Kondisi Korban Tendangan Kungfu

Jagat olahraga Tanah Air diramaikan oleh tiga kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri hingga Timnas Indonesia.
Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Berkaca dari Kisah Fadly Alberto yang Berjuang Masuk Timnas Indonesia Berujung Permintaan Maaf, Ingatkan Pesan UAH soal Peranan Orang Tua

Nama Fadly Alberto viral di media sosial. Buntut tendangan kungfunya terhadap satu pemain Dewa United
Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Dedi Mulyadi Minta UMKM dan PKL di Kawasan Wisata Ciwidey Tidak Jual Kopi Sachet

Kawasan wisata Pacira (Pangalengan, Ciwidey, Rancabali) di Bandung menjadi fokus utama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dalam pengembangan ekonomi kerakyatan. 
Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Indonesia akan Terapkan Dwi Kewarganegaraan Terbatas, Siapa Saja yang Bisa Mengaksesnya?

Saat ini, pemerintah tengah merampungkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan yang membuka peluang bagi penerapan dwi kewarganegaraan terbatas. Regulas
Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top Skor Sepanjang Masa Ketiga Timnas Jepang Blak-blakan Soal Masa Depan Timnas Indonesia Era John Herdman, Prediksi Nasib Skuad Garuda akan Begini

Top skor sepanjang masa ketiga Timnas Jepang menilai Timnas Indonesia di era John Herdman punya masa depan cerah dan peluang besar lolos ke Piala Dunia 2030.
Kementerian Hukum Sahkan Kepengurusan Partai Bulan Bintang Pj Ketua Umum Yuri Kemal Fadlullah

Kementerian Hukum Sahkan Kepengurusan Partai Bulan Bintang Pj Ketua Umum Yuri Kemal Fadlullah

Kementerian Hukum resmi mengesahkan kepengurusan DPP PBB di bawah kepemimpinan Penjabat (Pj) Ketua Umum Yuri Kemal Fadlullah.
Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah

Video beberapa waktu lalu yang menampilkan seorang siswa acung jari tengah yang viral, menuai kritikan. Hal ini juga direspons Dedi Mulyadi
Selengkapnya

Viral