Dua Hukuman Ini Diusulkan Dedi Mulyadi untuk Siswa SMAN 1 Purwakarta yang Viral, KDM Ingatkan tetap Ikut KBM di Sekolah
- dok.kolase tvOnenews.com/Instagram Dedi Mulyadi
Jakarta, tvOnenews.com- Gubernur Dedi Mulyadi menyampaikan adanya hukuman yang lebih tepat, selain skorsing dari sekolah untuk seorang siswa yang viral waktu lalu.
Hukuman skorsing diberikan terhadap seorang siswa bagian dari tindakan tegas Sekolah SMAN 1 Purwakarta. Murid itu acung jari tengah ke pada gurunya, menuai sorotan hingga viral dan dikomentari Dedi Mulyadi.
- Antara
Hal itu disampaikannya lewat video yang ia unggah di Instagram pribadinya. Kang Dedi Mulyadi yang disapa KDM itu, menyebut hukuman skorsing pada murid karena acung jari tengah ke guru bisa diganti.
Tanggapannya hanya berupa opini dan saran untuk sekolah SMAN 1 Purwakarta. Dia menyarankan skorsing 19 hari menjadi aksi yang bisa berdampak pada kebersihan sekolah.
"Saya cukup prihatin dengan peristiwa tersebut. Kronologisnya saya sudah mendengarkan paparan dari Kepala Dinas Pendidikan," katanya dikutip dari akun instagramnya, Minggu (19/4).
Menurut Pemimpin Jawa Barat itu, sang murid seharusnya tetap bisa mengikuti pembelajaran di Sekolah.
Sehingga cukup dengan dua hukuman seperti membersihkan toilet dan bersihkan halaman sekolah yang dilakukan dalam jangka waktu tertentu. Mulai dari sebulan sampai berbulan-bulan juga dipantau perkembangan anaknya.
"Ini saya memberikan saran, anak itu tidak perlu diskorsing selama 19 hari. Mudah-mudahan sarannya bisa digunakan, tapi diberikan hukuman membersihkan halaman sekolah, menyapu setiap hari dan membersihkan toilet," pesan KDM.
"Waktunya bisa satu bulan, dua bulan, atau tiga bulan, tergantung perkembangan anak itu sendiri,” pesan KDM.
- dok.kolase tvOnenews.com/Instagram Dedi Mulyadi
Ingatkan Program Barak Militer
Sebagaimana diketahui, sebelumnya KDM Bapa Aing mempunyai program barak militer untuk remaja, khususnya siswa sekolah.
Diberikan kepada mereka yang bermasalah ini bertujuan membentuk karakter disiplin, mandiri, serta mengembalikan jati diri remaja sebagai generasi penerus bangsa.
Kepedulian KDM terhadap generasi bangsa besar. Sehingga para siswa sekolah menjadi tanggung jawab bersama antara orang tua dan negara.
Load more