News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anthony Leong: HIPMI Siap Cetak Pengusaha Kelas Menengah Baru untuk Dorong Pertumbuhan 8%

Calon Ketua Umum BPP HIPMI, Anthony Leong, menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto hanya dapat tercapai jika Indonesia mampu memperkuat basis pengusaha kelas menengah.
Selasa, 28 April 2026 - 11:23 WIB
Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong.
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Anthony Leong, menegaskan bahwa target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8% di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto hanya dapat tercapai jika Indonesia mampu memperkuat basis pengusaha kelas menengah.

Menurutnya, tantangan terbesar ekonomi Indonesia saat ini bukan hanya soal investasi atau kebijakan, tetapi melemahnya struktur kelas menengah, termasuk di dalamnya pengusaha yang seharusnya menjadi tulang punggung pertumbuhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Data menunjukkan bahwa kontribusi UMKM terhadap ekonomi sangat besar, lebih dari 99% unit usaha dan menyerap sekitar 90% tenaga kerja. Tapi yang naik kelas menjadi menengah dan besar masih sangat terbatas. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, kita melihat tekanan terhadap kelas menengah akibat pandemi dan perlambatan ekonomi global,” ujar Anthony pada keterangannya (27/4).

Ketua BPP HIPMI Bidang Sinergitas Danantara, BUMN dan BUMD itu menjelaskan bahwa tanpa pengusaha kelas menengah yang kuat, ekonomi akan cenderung timpang karena terlalu banyak usaha kecil yang stagnan, dan terlalu sedikit usaha besar yang mampu menyerap skala pertumbuhan.

“Kalau kita ingin tumbuh 8%, kita tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi atau investasi besar. Kita butuh ribuan bahkan jutaan pengusaha yang naik kelas dari kecil menjadi menengah, dan dari menengah menjadi besar. Sesuai arahan Pak Presiden Prabowo terkait "Indonesia Incorporated", Yang besar dan kuat harus merangkul, yang menengah dan kecil harus diperkuat, yang maju harus menarik yang tertinggal," tegasnya.

Anthony menilai bahwa peran Himpunan Pengusaha Muda Indonesia menjadi sangat strategis karena memiliki jaringan lebih dari 100 ribu anggota yang tersebar di berbagai sektor dan wilayah.

Ia menawarkan pendekatan berbasis sistem, bukan sekadar program seremonial, untuk mendorong terciptanya kelas menengah baru.

Pertama, membuka akses pasar melalui business matching dan integrasi ke rantai pasok industri nasional. Kedua, memperluas akses pembiayaan melalui skema kurasi dan pembiayaan berbasis komunitas. Ketiga, mendorong keterlibatan pengusaha muda dalam sektor strategis seperti hilirisasi, pangan, energi, dan industri.

“Masalah utama pengusaha kita bukan di kemampuan, tetapi di akses. Akses ke pasar, akses ke pembiayaan, dan akses ke ekosistem bisnis yang lebih besar. Di sinilah HIPMI harus hadir sebagai jembatan penetrasi dan advokasi soal ini,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa banyak pengusaha daerah memiliki potensi besar, namun belum memiliki akses yang setara terhadap peluang ekonomi nasional.

“Kita punya potensi besar di daerah, tetapi belum semua mendapatkan akses yang sama. Kalau kita bisa membuka akses ini, maka kita akan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru di luar kota besar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anthony menegaskan bahwa HIPMI ke depan harus berperan sebagai penghubung antara kebijakan pemerintah dan implementasi di lapangan, sehingga program ekonomi dapat berjalan lebih efektif dan berdampak langsung.

“HIPMI siap menjadi bagian dari solusi permasalahan bangsa. Kita ingin memastikan bahwa setiap kebijakan ekonomi tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar menjadi peluang bisnis bagi pengusaha,” kata Lulusan Doktor Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anthony optimis bahwa dengan memperkuat pengusaha kelas menengah, target pertumbuhan ekonomi 8% tidak hanya dapat dicapai, tetapi juga lebih berkualitas dan berkelanjutan.

“Pertumbuhan ekonomi yang kuat tidak hanya diukur dari angka, tetapi dari seberapa banyak pelaku usaha yang naik kelas. Kalau kita berhasil menciptakan pengusaha menengah dalam jumlah besar, maka ekonomi Indonesia akan jauh lebih tahan terhadap krisis global,” tutupnya.
(chm)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga Ungkap Sejarah Pasar Modal Indonesia yang Dimulai Sejak Masa VOC

Airlangga mengawali paparannya dengan mengingat kembali sejarah bursa di Indonesia. Menurutnya, aktivitas bursa pertama kali dibuka oleh pemerintah kolonial Belanda
Viral! Bobol Rumah Warga, Maling di Lampung Malah Ketiduran di Kamar hingga Dikepung Warga

Viral! Bobol Rumah Warga, Maling di Lampung Malah Ketiduran di Kamar hingga Dikepung Warga

Viral maling bobol rumah warga di Pringsewu, Lampung, malah tertidur pulas di kamar. Pelaku IM (21) akhirnya ditangkap warga dan dijerat Pasal 477 KUHP
Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG

Kejagung Panggil Tenaga Ahli BGN hingga Mitra SPPG, Bakal Diperiksa Soal Korupsi Tata Kelola MBG

Adapun saksi yang diperiksa diantaranya saksi MNH, IDMAKN selaku Tenaga Ahli pada BGN, MK selaku Mitra SPPG Pejaten Barat, dan GW selaku Staff Keuangan PT NGS.
PB PASI Siapkan 13 Atlet Atletik untuk Asian Games 2026, Ada Lalu Muhammad Zohri Hingga Robi Syianturi

PB PASI Siapkan 13 Atlet Atletik untuk Asian Games 2026, Ada Lalu Muhammad Zohri Hingga Robi Syianturi

PB PASI telah menyiapkan sebanyak 13 atlet atletik yang akan tampil di Asian Games 2026, yang digelar di Aichi-Nagoya, Jepang pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman Pastikan 2 Pemain Ini Bisa Gabung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan sinyal kuat bahwa dua tembok kokoh lini belakang Skuad Garuda, Kevin Diks dan Jay Idzes, dipastikan masuk dalam
Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

Viral! Runner Up Raka Raki Jatim Diduga Minta Kekasih Lakukan Aborsi, IRARI Bentuk Tim Independen

IRARI Jatim akhirnya buka suara terkait dugaan kekerasan seksual yang menyeret TFR. Organisasi membentuk tim independen dan menegaskan keselamatan

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Tegas, Iran Tidak Akan Buka Selat Hormuz Hingga AS Penuhi Seluruh Syarat

Hingga Amerika penuhi semua syarat, Iran tidak akan membuka Selat Hormuz, syarat itu termasuk mengakhiri ancaman terhadap Teheran.
Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Pelaku Pembakaran Bendera Merah Putih di Bandung Masih Berkeliaran, KDM Umumkan Sayembara Berhadiah

Aparat dari Polrestabes Bandung bersama Polda Jawa Barat masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.
Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku Mutilasi di Depok Sempat Bicara Hal Menyeramkan soal Pembunuhan ke Temannya

Pelaku mutilasi di Depok ternyata sempat berbicara hal menyeramkan soal pembunuhan ke temannya. 
FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

FIFA ASEAN Cup 2026, Panggung Timnas Indonesia Unjuk Identitas

Timnas Indonesia akan kembali bertemu Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertemuan tersebut berpotensi menjadi pertandingan yang sarat dendam sekaligus unjuk identitas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Selengkapnya

Viral