Seruan Keras Wamenaker: Jangan Sampai Regulasi Justru Picu Ledakan Pengangguran!
- Istimewa
“Tekanan asing itu sangat luar biasa terhadap industri rokok di Indonesia. Ini bukan hanya dari dalam, tapi justru kencangnya dari luar,” ungkapnya.
Menurutnya, sejumlah regulasi yang berkembang saat ini banyak dipengaruhi agenda global, termasuk dorongan pengendalian tembakau internasional, meski Indonesia tidak meratifikasi aturan tersebut.
Ia juga menyoroti rencana pembatasan kadar tar dan nikotin yang dinilai tidak sesuai dengan karakteristik rokok kretek.
“Kalau dipaksakan, industri sigaret kretek bisa gulung tikar. Padahal di situlah penyerapan tenaga kerja terbesar, mayoritas perempuan,” jelasnya.
Pemerintah Diminta Seirama
Menanggapi berbagai tekanan tersebut, Afriansyah menegaskan arah kebijakan pemerintah seharusnya tetap berpihak pada masyarakat luas.
“Kalau Presiden mendengarkan ini, pasti beliau berpihak pada rakyat. Yang penting kebutuhan orang banyak tetap terjaga,” tuturnya.
Ia berharap seluruh kementerian dapat berjalan selaras dalam merumuskan kebijakan strategis ke depan.
“Presiden sudah jelas arahnya, tinggal bagaimana pelaksana di bawah bisa seirama dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” pungkasnya.
Load more