News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Industri Logistik Hadapi Tantangan Penghitungan Emisi Karbon

Banyak perusahaan dinilai masih berada pada tahap awal dalam mengintegrasikan data operasional armada secara menyeluruh.
Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:34 WIB
1-Ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kebutuhan industri terhadap pengukuran emisi karbon yang lebih akurat terus meningkat, khususnya di sektor logistik dan transportasi. Kondisi ini dipicu oleh berkembangnya regulasi terkait emisi serta tuntutan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di berbagai perusahaan.

Merespons tren tersebut, TransTRACK memperkenalkan Smart Fleet Management System berbasis Internet of Things (IoT) bersamaan dengan penyelenggaraan Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains yang akan digelar secara daring pada 8 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini, banyak perusahaan dinilai masih berada pada tahap awal dalam mengintegrasikan data operasional armada secara menyeluruh. Keterbatasan visibilitas data secara real-time membuat proses pengambilan keputusan terkait efisiensi distribusi dan pengurangan emisi belum berjalan maksimal, meskipun komitmen ESG telah dituangkan dalam kebijakan perusahaan.

Sejumlah studi kasus di Indonesia menunjukkan bahwa tingginya durasi kendaraan dalam kondisi idle serta distribusi rute yang kurang efisien menjadi faktor utama meningkatnya konsumsi bahan bakar. Situasi tersebut turut berdampak pada bertambahnya emisi karbon yang dihasilkan dari aktivitas transportasi.

Melalui Smart Fleet Management System, perusahaan dapat memantau performa armada secara real-time. Teknologi ini memungkinkan identifikasi potensi inefisiensi operasional sekaligus melakukan penghitungan emisi karbon otomatis berdasarkan aktivitas kendaraan.

Founder & CEO TransTRACK, Anggia Meisesari, mengatakan tantangan utama dalam penerapan sustainability supply chain saat ini bukan lagi sebatas kesadaran perusahaan terhadap isu keberlanjutan, melainkan kemampuan menjalankan strategi berbasis data.

“Banyak perusahaan sudah memiliki komitmen ESG, tetapi belum memiliki visibilitas data yang memadai untuk mengidentifikasi sumber inefisiensi dan emisi secara real-time,” ujar Anggia.

Menurut dia, keterbatasan data yang akurat membuat banyak perusahaan kesulitan menerjemahkan komitmen ESG menjadi implementasi nyata di lapangan. Karena itu, sistem manajemen armada berbasis digital dinilai dapat membantu perusahaan mengambil keputusan yang lebih tepat, baik dari sisi efisiensi biaya maupun pengurangan emisi karbon.

TransTRACK menyebut teknologi tersebut telah digunakan di berbagai sektor, termasuk logistik dan pertambangan. Implementasi sistem diklaim mampu meningkatkan produktivitas armada hingga 40 persen serta menekan biaya operasional sampai 30 persen. Selain efisiensi, sistem ini juga diarahkan untuk mendukung pelaporan emisi yang lebih terukur dan berbasis data.

Di sisi lain, kesiapan sumber daya manusia dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung implementasi teknologi di sektor rantai pasok. Melalui TransTRACK Academy, perusahaan menghadirkan program pelatihan yang difokuskan pada peningkatan kompetensi profesional di bidang transportasi dan manajemen armada.

Mini Bootcamp Sustainable Supply Chains disiapkan sebagai program percepatan bagi para profesional industri agar mampu menerapkan strategi sustainability berbasis data dalam operasional sehari-hari melalui pendekatan studi kasus.

Direktur TransTRACK Academy, Budi Santosa Chulasoh, menilai transformasi menuju rantai pasok berkelanjutan tidak akan berjalan optimal tanpa SDM yang mampu menerjemahkan strategi ke dalam praktik operasional.

“Tantangan yang masih banyak ditemui saat ini adalah adanya kesenjangan antara pemahaman konsep keberlanjutan dengan implementasi di lapangan,” kata Budi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia berharap program pelatihan tersebut dapat membantu mempercepat penerapan praktik supply chain yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan di Indonesia.

Ke depan, integrasi teknologi digital dan peningkatan kompetensi SDM diperkirakan akan menjadi faktor utama dalam mendukung efisiensi operasional sekaligus upaya pengurangan emisi karbon di sektor logistik dan transportasi.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polisi Berhasil Ringkus Terduga Penganiaya Kedi Golf di Tangerang

Polres Metro Tangerang Kota menangkap pria berinisial FP (38), tersangka kasus penganiayaan terhadap seorang kedi golf di kawasan Modern Golf, Kota Tangerang yang dipicu persoalan kecemburuan.
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Medapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

BMKG: Cuaca Mayoritas Wilayah RI Berawan Hingga Hujan Pada Sabtu

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di sejumlah wilayah Indonesia didominasi kondisi berawan hingga berpotensi hujan sedang pada Sabtu.
Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Imigrasi Indonesia Pimpin Pertemuan DGICM-Australia di Kamboja, Bahas Penguatan Keamanan Kawasan

Direktur Jenderal Imigrasi Indonesia Hendarsam Marantoko memimpin diskusi dalam forum The 21st DGICM + Australia Consultation yang berlangsung di Siem Reap, Kamboja.
Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang Panas Melanda Inggris, Suhu Udara Capai 36,9 Derajat Celcius

Gelombang panas yang melanda Inggris menyebabkan suhu udara di Inggris selatan telah mencapai 36,9 derajat Celcius (sekitar 98 derajat Fahrenheit), sehingga melampaui rekor pada Juni 1976 untuk keempat kalinya selama tiga hari.
Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Kasus Kematian Luis David Belum Tuntas Diusut, Personel TNI Diduga Terlibat Dugaan Pembunuhan Berencana

Tim Advokasi Rakyat Melawan Impunitas (ARMI) menilai penanganan perkara dugaan pembunuhan terhadap Luis David Hutabarat di areal PT Agrinas Palma Nusantara, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, belum tuntas.

Trending

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Kepercayaan Publik Meningkat, Polri Disebut Berhasil Lakukan Reformasi Internal

Tingkat kepercayaan publik terhadap Polri meningkat melalui hasil survei yang dikeluarkan oleh Litbang Kompas.
Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Miris! Kasus Kekerasan pada Anak 12 Tahun Terbongkar, Polisi Tetapkan Ibu dan Seorang Pria 46 Tahun sebagai Tersangka

Polresta Tangerang menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 12 tahun. Salah satunya merupakan ibu kandung korban
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia Vs Prancis

Norwegia dan Prancis sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar berkat kemenangan di dua laga awal. Duel dini hari nanti akan menentukan status juara Grup I Piala Dunia 2026.
Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Petani Labura Tewas usai Dianiaya, Kapendam Benarkan Ada Keterlibatan Anggota TNI

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy membenarkan adanya peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh anggota TNI terhadap warga
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Senegal Vs Irak

Senegal dan Irak pun mesti menggantungkan nasib melalui mekanisme peringkat ketiga terbaik. Keduanya saat ini belum mengantongi poin usai dikalahkan Norwegia dan Prancis di dua pertandingan awal Piala Dunia 2026.
Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Siap-Siap Diserbu Rezeki! 6 Zodiak Paling Bercuan Deras di 28 Juni 2026: Aquarius Ketiban Durian Runtuh

Memasuki Minggu, 28 Juni 2026, sejumlah zodiak diperkirakan memiliki peluang lebih besar untuk menikmati keberuntungan dalam hal keuangan. Siapa saja mereka?
Selengkapnya

Viral