GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Film, Perang Sipil Simpanse Ini Benar-Benar Terjadi di Uganda

Di hutan Kibale National Park, Uganda, para ilmuwan menyaksikan sesuatu yang selama ini dianggap sangat langka di dunia hewan yaitu perang sipil antar simpanse.
Rabu, 6 Mei 2026 - 21:03 WIB
Salah satu alpha di kelompok simpanse di Komunitas Ngogo di Taman Nasional Kibale, Uganda
Sumber :
  • Netflix

Biasanya, konflik simpanse terjadi antar kelompok yang memang sudah berbeda sejak awal. Namun di Ngogo, kedua kubu dulunya berasal dari komunitas yang sama. Mereka pernah hidup bersama, berburu bersama, bahkan saling merawat.

Bagi ilmuwan, hal ini menarik karena memperlihatkan bahwa identitas kelompok dan permusuhan bisa muncul bahkan pada kerabat dekat yang sebelumnya hidup damai. Banyak peneliti melihat kemiripan pola ini dengan konflik manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penelitian ini juga memunculkan pertanyaan besar, apakah akar kekerasan kolektif dan perang sebenarnya sudah ada sejak nenek moyang primata?

Apa Penyebab Perang Sipil Simpanse Ini?
Sampai sekarang, ilmuwan belum menemukan satu penyebab tunggal. Namun ada beberapa teori utama mengapa terjadi perang sipil berdarah pada kelompok simpanse di Ngogo ini.

1. Kelompok Terlalu Besar
Komunitas Ngogo dianggap sangat besar untuk ukuran simpanse liar. Beberapa peneliti menduga jumlah anggota yang terlalu banyak membuat persaingan makanan, wilayah, dan pasangan menjadi semakin intens.

Pada banyak spesies primata, kelompok yang terlalu besar memang kerap terpecah menjadi kelompok-kelompok yang lebih kecil untuk mengurangi persaingan sumber daya. 

Namun pada simpanse, perpecahan permanen seperti ini sangat jarang terjadi. Bukti genetik menunjukkan peristiwa tersebut kemungkinan hanya terjadi sekitar sekali dalam 500 tahun.

Sebelumnya, hanya ada satu kasus serupa yang pernah dilaporkan, yakni pada 1970-an di Gombe, Tanzania, dalam penelitian jangka panjang milik Jane Goodall. 

Namun kasus itu masih menjadi perdebatan karena para simpanse di sana diberi makanan oleh peneliti, sehingga dikhawatirkan memengaruhi perilaku mereka.

Sementara itu, pada komunitas Ngogo di Uganda, simpanse-simpanse tersebut tidak pernah diberi makan oleh peneliti.

Karena itu, para ilmuwan menganggap kasus ini memberikan gambaran yang lebih alami dan lebih lengkap mengenai bagaimana perpecahan kelompok dapat terjadi pada simpanse liar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penelitian di Ngogo sendiri telah berlangsung hampir tiga dekade di bawah pengamatan John Mitani dari University of Michigan bersama tim peneliti dan staf lapangan Uganda.

2. Kematian “Tokoh Penengah”
Peneliti juga menemukan beberapa simpanse pejantan senior yang sebelumnya menjadi penghubung antar kelompok mati karena penyakit sekitar 2014–2015. Setelah mereka hilang, hubungan sosial antar faksi mulai memburuk.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Musim Tanam Tiba, Nagan Raya Manfaatkan TKD untuk Rehabilitasi Sawah Terdampak

Percepatan pemanfaatan TKD dinilai semakin mendesak karena Nagan Raya telah memasuki musim tanam dan sejumlah lahan sawah rusak masih dalam fase pemulihan.
Update Korban Gempa M 7,7 NTT: 38 Orang Meninggal Dunia

Update Korban Gempa M 7,7 NTT: 38 Orang Meninggal Dunia

Insiden gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) pagi. Sontak hal ini menyedot perhatian publik hingga menuai
30 Daftar Pemain The Apartment Job, Drama Korea Action Komedi Terbaru Dibintangi Ji Sung

30 Daftar Pemain The Apartment Job, Drama Korea Action Komedi Terbaru Dibintangi Ji Sung

Berikut 30 daftar pemain The Apartment Job, drama korea bergenre action komedi terbaru dibintangi Ji Sung.
Siapa Suasanah dan Margarelitha? Sosok yang Disebut Presiden Prabowo saat Bicara Ingin Bansos Tepat Sasaran

Siapa Suasanah dan Margarelitha? Sosok yang Disebut Presiden Prabowo saat Bicara Ingin Bansos Tepat Sasaran

Nama Susanah dan Margarelitha Rohi menggema dalam pidato Presiden Prabowo Subianto saat membahas tentang program-program perlindungan sosial dan bantuan sosial.
Siapa Suasanah dan Margarelitha? Sosok yang Disebut Presiden Prabowo saat Bicara Ingin Bansos Tepat Sasaran

Siapa Suasanah dan Margarelitha? Sosok yang Disebut Presiden Prabowo saat Bicara Ingin Bansos Tepat Sasaran

Nama Susanah dan Margarelitha Rohi menggema dalam pidato Presiden Prabowo Subianto saat membahas tentang program-program perlindungan sosial dan bantuan sosial.
Gubernur NTT Beberkan Data Sementara Korban Gempa M 7,7: 33 Orang Meninggal dan 23 Orang Luka-luka

Gubernur NTT Beberkan Data Sementara Korban Gempa M 7,7: 33 Orang Meninggal dan 23 Orang Luka-luka

Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena beberkan soal data sementara terkait dampak insiden gempa magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada

Trending

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

NTT Diguncang Gempa Magnitudo 7, Gempa Terasa Hingga ke Lombok

Gempa berkekuatan magnitude 7 mengguncang wilayah Nusa tenggara Timur (NTT). Gempa pun terasa hingga Pulau Lombok yang berada di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Selain Video, Viral Foto-foto Kondisi Mengkhawatirkan Setelah Gempa di NTT

Media sosial dihebohkan dengan berbagai foto dan video, memperlihatkan kondisi setelah gempa di NTT.
Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Polda NTT Turun Tangan Pascagempa M7,7, Lakukan Pendataan dan Pengamanan di Manggarai Timur

Pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah NTT, khususnya Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (15/8) dini hari, menuai reaksi maksyarakat
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko: Keselamatan Masyarakat Prioritas Utama

Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko tegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat pascagempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Flores
Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Fakta Baru Tabrak Lari Anggota Polrestabes Bandung Terungkap dalam Rekontruksi, Ternyata Pelaku...

Tersangka yang merupakan pengemudi mobil inisial A dan dua orang saksi dari TNI, yakni Prada A dan Prada V hadir. Sebanyak 38 adegan diperagakan.
Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Geger, Pejabat Kota Banda Aceh Diciduk Satpol PP Terkait Dugaan Hubungan Sesama Jenis

Seorang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh dilaporkan telah diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP-WH). 
Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Prabowo Beri Angin Segar Buat John Herdman, Timnas Indonesia Bisa Makin Bertabur Diaspora

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membuka peluang terjadinya perombakan besar dalam kebijakan kewarganegaraan nasional. Skuad Timnas Indonesia jadi -
Selengkapnya

Viral