News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fakta Baru Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum TNI, Ibu Korban: Pelaku Sempat Datang ke Rumah Beri Klarifikasi

Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang oknum TNI di Konawe Selatan kepada bocah SD memicu kemarahan publik setelah kondisi korban terungkap.
Kamis, 7 Mei 2026 - 11:50 WIB
Ibu dari korban kasus dugaan pelecehan seksual oknum TNI kepada bocah SD
Sumber :
  • YouTube Denny Sumargo - TikTok tvOnenews

tvOnenews.com - Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret seorang oknum TNI di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, memicu kemarahan publik setelah kondisi korban terungkap ke publik. 

Seorang bocah perempuan yang masih duduk di bangku SD disebut mengalami trauma berat hingga histeris dan memukul kepalanya sendiri.

Kisah memilukan itu disampaikan langsung oleh ibu korban berinisial MT dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo.

Ibu korban ungkap detik-detik anak 12 tahun diduga dilecehkan oknum TNI di Kendari.
Ibu korban ungkap detik-detik anak 12 tahun diduga dilecehkan oknum TNI di Kendari.
Sumber :
  • Tangkapan layar Youtube Denny Sumargo

Dalam tayangan tersebut, MT mengungkap bagaimana putrinya yang berinisial AKS mengalami gangguan psikologis usai diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum anggota TNI di Kendari.

Video kondisi korban yang beredar di media sosial pun membuat publik ikut prihatin.

Dalam rekaman tersebut, korban tampak menangis histeris sambil memukul kepalanya sendiri dan menolak siapa pun yang mencoba mendekat.

Orang tuanya berusaha menenangkan dengan memeluk serta mengusap kepala sang anak yang terus meronta ketakutan.

Ibu MT, Ibu Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Kendari
Ibu MT, Ibu Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Kendari
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com / Youtube Denny Sumargo

Menurut penuturan ibu korban MT, peristiwa itu bermula pada 14 April 2026.

Saat itu, pelaku disebut menghubungi keluarganya dengan alasan ingin membicarakan urusan mobil bersama suaminya.

Pelaku kemudian menawarkan diri untuk menjemput anak-anak pulang sekolah sehingga suami MT meninggalkan lokasi.

Namun di situlah dugaan aksi bejat tersebut terjadi.

MT menjelaskan, anaknya mengaku mulai dilecehkan ketika berada di dalam mobil pelaku saat perjalanan pulang sekolah.

Korban bahkan disebut sempat dibawa ke sebuah garasi dan mendapat perlakuan tidak senonoh.

Korban berusaha melawan dan menangis histeris karena ketakutan. Bahkan pelaku diduga sempat mencoba mengunci korban agar tidak bisa keluar dari kendaraan.

“Pulang terakhir dia dijemput, katanya dia dibawa ke garasi, disitulah terjadi, katanya dia dicium, pokoknya dia dilecehkanlah disitu, dia berteriak dia histeris,” ungkap MT dalam podcast tersebut.

Tak hanya itu, MT mengaku putrinya sempat ditinggalkan sendirian di lantai rumah setelah pelaku pergi begitu saja membawa mobilnya. Kondisi mental korban disebut semakin memburuk setelah kejadian tersebut.

Yang membuat publik semakin geram, pelaku disebut masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Istri pelaku diketahui merupakan saudara kandung dari suami MT.

MT juga mengungkap pengakuan mengejutkan dari terduga pelaku saat datang ke rumah untuk melakukan klarifikasi.

Menurutnya, pelaku sempat mengaku pernah terseret kasus serupa ketika masih bertugas di batalion.

Pelaku bahkan disebut mengatakan bahwa kasus sebelumnya selesai karena uang.

"Ini pelaku sempat datang ke rumahku, klarifikasi katanya tidak, tidak mungkin katanya saya begini lakukan ini. Sempat dia mengaku dia sudah pernah ada kasus begini, tapi waktu dulu itu masih posisinya di Batalion," jelas MT.

"Dia sempat bilang saya sudah pernah kasus begini sambil entah ini istrinya dia dengar atau tidak, tapi saya sudah pernah selesaikan bahkan ini kasusku sudah sampai ke pom, karena saya selesaikan katanya saya membayar karena uang, ujung-ujungnya itu uang," tambahnya.

Hingga kini, keluarga korban berharap aparat dapat bertindak tegas dan segera menangkap pelaku yang disebut telah melarikan diri setelah laporan dibuat pada pertengahan April 2026.

Kasus ini menjadi sorotan luas di media sosial karena kondisi korban yang mengalami trauma berat. Banyak pihak mendesak agar proses hukum dilakukan secara transparan serta memberikan perlindung. (asl)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Kurangi Ketergantungan APBN, ATI Dorong Peran Swasta Ikut Pembiayaan Pembangunan Jalan Tol

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mendorong peran besar sektor swasta dalam upaya mengurangi ketergantungan pembangunan jalan tol terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

Pemerintah Dorong Wilayah 3T Lepas dari Ketergantungan Program Internet Bersubsidi

BAKTI Komdigi mulai menyiapkan strategi keluar (exit strategy) dari sejumlah wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang telah memiliki tingkat kematangan konektivitas tertentu.
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).

Trending

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Babak Baru Konflik Ruben Onsu Vs Sarwendah, Minta Audit Nafkah Anak: Masuk Akal Gak di Bawah Umur Pengeluaran Rp200 Juta?

Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas. Kali ini, pihak Ruben meminta dilakukan audit terhadap uang nafkah anak yang selama ini disalurkan ke Sarwendah.
Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Idap HIV, Pelaku Mutilasi Depok Rutin Kontrol hingga Ikut Kajian

Fakta baru ditemukan dalam kasus mutilasi Depok. Fakta barunya, yakni pelaku mengidap HIV. Selama ini dia rutin kontrol dan membeli obat.
Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Pengembalian Uang Raja Juli Kurang 2.000 Dolar Singapura, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan dan Kapolres Kuansing

Uang yang dikembalikan Raja Juli ke KPK ternyata kurang 2.000 dolar Singapura. Padahal, pemberian amplop dari Suhardiman kepada Menhut sebesar 14.000 Dolar Singapura.
Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin, Jasaraharja Putera Tinjau Kondisi Korban

Insiden kebakaran melanda Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026).
Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Praktisi Hukum Prediksi Ruben Onsu Sulit Rebut Hak Asuh Anak, Soroti Bukti yang Dibawa ke Pengadilan

Upaya Ruben Onsu untuk mendapatkan hak asuh anak dari mantan istrinya, Sarwendah, diprediksi menghadapi jalan yang tidak mudah. Apa alasannya?
Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo Belum Ungkap Penyebab Kematian, 3 Tes Laboratorium Jadi Penentu

Ekshumasi Sutrimo rampung, namun penyebab kematiannya belum terungkap. Dokter forensik masih menunggu hasil histopatologi, toksikologi dan DNA.
Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Soroti Tarif LoLo Jomplang, Kemenhub Bakal Diajak Bereskan Biaya Depo Peti Kemas

Purbaya Yudhi Sadewa akan menggandeng Kemenhub membahas disparitas tarif jasa LoLo depo peti kemas kosong yang lebih mahal di luar pelabuhan.
Selengkapnya

Viral