News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dedi Mulyadi Mau Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Warga Jabar Tak Lagi Bayar Pajak Kendaraan?

Menurut Dedi Mulyadi, sistem jalan berbayar dianggap lebih adil dibanding skema pajak kendaraan bermotor yang berlaku saat ini. Sebab, pembayaran dilakukan berdasarkan penggunaan
Selasa, 12 Mei 2026 - 17:13 WIB
Dedi Mulyadi Mau Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Warga Jabar Tak Lagi Bayar Pajak Kendaraan?
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Wacana besar kembali dilontarkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang mengusulkan penghapusan pajak kendaraan bermotor dan menggantinya dengan sistem jalan berbayar atau pay per use. 

Gagasan tersebut langsung memancing perhatian publik karena dinilai bakal mengubah cara masyarakat membayar biaya penggunaan jalan di Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usulan Dedi Mulyadi ini bukan sekadar soal pungutan baru. Ia ingin menghadirkan konsep jalan provinsi yang modern, aman, dan nyaman bagi pengguna kendaraan. 

Dalam konsep itu, masyarakat hanya membayar saat menggunakan jalan tertentu. Sementara kendaraan yang tidak melintas di ruas jalan berbayar tidak akan dikenakan biaya apa pun. 

Wacana tersebut pun memicu pro dan kontra, terutama karena menyangkut pajak kendaraan bermotor yang selama ini menjadi kewajiban tahunan masyarakat.

Dedi Mulyadi Sebut Jalan Berbayar Lebih Adil dari Pajak Kendaraan Bermotor

Menurut Dedi Mulyadi, sistem jalan berbayar dianggap lebih adil dibanding skema pajak kendaraan bermotor yang berlaku saat ini. Sebab, pembayaran dilakukan berdasarkan penggunaan jalan, bukan sekadar kepemilikan kendaraan.

"Kami ingin menghapus pajak kendaraan bermotor kemudian diganti dengan jalan berbayar. Artinya, menggunakan jalan, baru bayar. Jalan tidak digunakan, tidak usah bayar, hal ini untuk mewujudkan rasa keadilan," kata Dedi melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (12/5).

Konsep tersebut mirip dengan sistem pay per use yang diterapkan di sejumlah negara maju. Pengguna jalan dikenakan biaya sesuai intensitas pemakaian jalan serta jenis kendaraan yang digunakan. 

Kendaraan berbobot besar misalnya, dinilai memberikan dampak lebih besar terhadap kerusakan jalan sehingga tarifnya bisa lebih tinggi.

Dedi Mulyadi Mau Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Warga Jabar Tak Lagi Bayar Pajak Kendaraan?
Dedi Mulyadi Mau Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Warga Jabar Tak Lagi Bayar Pajak Kendaraan?
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

Dedi menilai pendekatan seperti itu lebih rasional dibanding seluruh pemilik kendaraan harus membayar pajak tahunan dalam jumlah sama meski intensitas penggunaan jalannya berbeda-beda.

Selain itu, sistem ini diharapkan bisa mengurangi penggunaan kendaraan untuk aktivitas yang tidak penting. Dengan begitu, volume kendaraan dapat ditekan dan kenyamanan pengguna jalan meningkat.

"Sehingga jalan menjadi nyaman untuk kepentingan semua," ujar Dedi.

Jalan Mulus, CCTV hingga Ambulans Jadi Target Infrastruktur Jawa Barat

Wacana penghapusan pajak kendaraan bermotor itu disebut menjadi bagian dari proyek besar Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk membangun infrastruktur jalan yang lebih berkualitas.

Menurut Dedi, jalan provinsi di Jawa Barat ke depan tidak hanya sekadar mulus, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas keamanan modern. 

Mulai dari drainase memadai, CCTV pengawas, penerangan jalan umum, hingga pos pengamanan terpadu.

“Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin mewujudkan jalan-jalan yang berkualitas, jalannya mulus, memiliki drainase memadai, CCTV, penerangan jalan umum, hingga pos pengamanan,” ujarnya.

Menariknya, pos pengamanan tersebut nantinya juga akan dilengkapi mobil derek, ambulans, mobil pemadam kebakaran, hingga tim paramedis untuk membantu pengguna jalan dalam kondisi darurat.

Konsep ini membuat banyak pihak membandingkan rencana jalan provinsi Jawa Barat dengan fasilitas jalan tol modern yang memiliki layanan lengkap bagi pengguna kendaraan.

Jika terealisasi, sistem ini bisa menjadi salah satu terobosan besar di Indonesia. Sebab selama ini pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber pendapatan daerah terbesar di banyak provinsi, termasuk Jawa Barat yang memiliki jumlah kendaraan sangat tinggi.

Masih Tahap Gagasan, Pemprov Jabar Bentuk Tim Kajian

Meski ramai diperbincangkan, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penghapusan pajak kendaraan bermotor masih sebatas wacana awal. Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum menetapkannya sebagai kebijakan resmi.

Saat ini, Pemprov Jabar telah menyiapkan tim khusus untuk mengkaji kemungkinan penerapan sistem jalan berbayar tersebut. Kajian akan melibatkan akademisi, pakar transportasi, hingga berbagai pihak terkait.

“Ini baru gagasan dan tim kajiannya sudah kami siapkan untuk melakukan telaah bersama para akademisi dan berbagai pihak lainnya,” kata Dedi.

Kajian itu nantinya akan membahas banyak aspek penting, mulai dari regulasi, kesiapan teknologi, dampak ekonomi masyarakat, hingga infrastruktur penunjang sebelum kebijakan diterapkan secara luas.

Tak sedikit pula yang menilai gagasan ini berpotensi memunculkan tantangan baru. Sebab, penerapan jalan berbayar membutuhkan sistem digital yang transparan dan pengawasan ketat agar tidak membebani masyarakat.

Namun di sisi lain, ide Dedi Mulyadi dianggap sebagai langkah berani untuk mencari model pembiayaan jalan yang lebih modern dan berbasis keadilan penggunaan. 

Jika berhasil diterapkan, Jawa Barat bisa menjadi provinsi pertama di Indonesia yang menerapkan konsep pengganti pajak kendaraan bermotor dengan sistem bayar sesuai pemakaian jalan. (udn)
 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

5 Zodiak Paling Hoki 28 Juni 2026: Gemini Rezeki Mengalir, Taurus Paling Bersinar

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 28 Juni 2026, di antaranya Gemini ada rezeki mengalir hingga Taurus paling bersinar.
Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari Pernikahan Makin Dekat? Nathalie Holscher Beri Kode Lewat Foto Prewedding Terbaru Bersama Aripat

Hari pernikahan semakin dekat? Nathalie Holscher beri kode lewat foto prewedding terbaru bersama Aripat.
KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

KAI Daop 6 Yogyakarta: Perjalanan KA Aman Pascagempa

Seluruh perjalanan kereta api di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta dipastikan dalam keadaan selamat dan aman pascagempa yang mengguncang wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya pada Sabtu (27/6), 14.48 WIB.
23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

23 Juta Nasabah Keluarga Prasejahtera Terlayani Akses Pembiayaan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) telah menjangkau dan melayani 23,3 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia, ini upaya meneguhkan peran sebagai lembaga pemberdayaan yang hadir untuk membuka akses pembiayaan dan pendampingan bagi masyarakat.

Trending

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Akui Diteror, Laporkan Dugaan Perusakan Kendaraan ke Polisi

Ketua Umum Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam (GAMIS) Indonesia, Fahri Salim, secara resmi melaporkan dugaan tindak pidana perusakan terhadap kendaraan miliknya ke Polres Metro Jakarta Timur pada Jumat (26/6)
Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkuat Literasi Keuangan dan Pendampingan Masyarakat, Satgas PASTI OJK Lakukan Kolaborasi

Perkembangan layanan keuangan digital yang semakin pesat membuka banyak kemudahan bagi masyarakat.
Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Hasil Piala Dunia 2026: VAR Gagalkan Kemenangan Iran, Langkah ke 32 Besar Masih Menggantung Usai Imbang 1-1 Lawan Mesir

Timnas Iran gagal amankan kemenangan dramatis dan harus puas bermain imbang 1-1 melawan Mesir pada laga terakhir Grup G Piala Dunia 2026, Sabtu (27/6/2026).
Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Anak 6 SD Dijual Ibu Kandung di Banten, Modusnya Buat Publik Geram

Ironis, nasib seorang anak 6 SD di Tangerang, Banten. Pasalnya, anak itu dijual ibu kandungnya sendiri, yakni berinisial N (36). Modus Ibu kandung jual anak
Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Korban Penyekapan dan Penganiayaan Berat di Bandung Mendapat Pelindungan Darurat dari LPSK

Ketua LPSK Achmadi menjelaskan bahwa pemberian pelindungan Darurat atas pertimbangan adanya situasi khusus sebagaimana diatur dalam Pasal 5 ayat (4) UU Nomor 3 Tahun 2026 tentang Pelindungan Saksi dan Korban.
Selengkapnya

Viral