Dion Markx Klarifikasi Video Penyerangan Oknum Suporter pada Jupe Imbas Ricuh Pitch Invasion Usai Laga PSM Vs Persib
- Persib
Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Persib Bandung, Dion Markx mengklarifikasi video penyerangan oknum suporter PSM Makassar pada seniornya, Achmad Jufriyanto.
Ratusan suporter PSM Makassar turun ke lapangan usai Juku Eja menelan kekalahan 1-2 dari Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026).
Mengaku murka dengan manajemen PSM yang gagal mengangkat tim di klasemen, seorang oknum suporter justru malah melakukan penyerangan pada pemain Persib yang menyelamatkan diri ke ruang ganti.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @rahmatt_salylana, momen penyerangan ini terlihat jelas dengan seorang oknum suporter yang berlari mengejar Jupe. Bahkan Jupe sempat menerima tendangan sampai akhirnya menyelamatkan diri.
Pada saat yang sama, Dion Markx yang lari bersama Jupe melakukan dorongan pada oknum suporter tersebut.
"Terima kasih sudah dipukul balik oleh pemain Persib," tulis akun tersebut untuk keterangan video.
Dion Markx pun mengklarifikasi unggahan tersebut dengan memastikan tak ada bogem mentah keluar darinya.
Dia menyebut hanya refleks melakukan dorongan setelah melihat oknum tersebut menendang seniornya.
"Saya berusaha melindungi rekan satu tim saya Jupe dan diri saya sendiri yang terkena tendangan dan serangan dari suporter ini," kata Dion Marks dalam kolom komentar.
"Ini adalah refleks saya, tapi beruntung dalam kepala saya, saya berpikir 'jangan pukl dia', jadi kalian bisa lihat dengan jelas saya tidak memukulnya dan tetap tenang, saya senang saya tidak 'menyentuhnya'," kata Dion Markx.
Dion Markx memastikan tim dalam keadaan aman setelah pitch invasion tersebut. Para fans PSM pun memang pada akhirnya melanjutkan protes pada manajemen PSM dan tak menyerang Persib Bandung.
Walau sempat menjadi korban penyerangan, Dion Makrx berharap tak ada yang terluka dan berharap kejadian serpa tak terjadi lagi apalagi pada para pemain.
"Saya berharap semua dalam keadaan aman dan saya berharap tidak ada lagi kejadian serupa di masa depan karena ini sangat tidak aman apalagi untuk pemain," katanya. (hfp)
Load more