GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Respon Film Pesta Babi, Pengamat Politik: Jangan Kunci Papua dengan Narasi Ketertinggalan

Kehadiran film dokumenter Pesta Babi menuai kontroversi ditengah masyarakat. Film tersebut menyoroti Proyek Strategis Nasional atau PSN Food Estate di Merauke, Papua Selatan, dengan narasi adanya kolonialisme baru di Tanah Papua.
Jumat, 22 Mei 2026 - 13:41 WIB
Koops TNI Habema membuka layanan kesehatan di sejumlah wilayah terpencil Papua Tengah.
Sumber :
  • Puspen TNI

Ia menambahkan, selama ini pemerintah pusat sering dikritik bila Papua tertinggal. Namun, ketika pemerintah berupaya serius membangun Papua, muncul pula tudingan bahwa pembangunan tersebut merupakan bentuk penjajahan baru.

“Kalau Papua tertinggal, pemerintah pusat dikritik. Tapi ketika pemerintah serius membangun, dicurigai. Kan susah jadinya. Jangan kunci Papua dengan narasi ketertinggalan. Yang harus kita pastikan adalah pembangunan itu adil, melibatkan warga lokal, dan benar-benar memberi manfaat,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ayip menilai PSN Food Estate di Merauke tidak bisa hanya dilihat dari sudut pandang negatif. Apalagi, menurutnya, proyek tersebut berkaitan dengan isu besar kedaulatan pangan nasional.

“Isu pangan itu isu kedaulatan negara. Kalau Indonesia terus-terusan bergantung pada impor pangan, maka Indonesia akan mudah ditekan. Karena itu, membangun Food Estate untuk cadangan pangan nasional menjadi penting, terlebih dunia sedang tidak baik-baik saja,” jelasnya.

Meski demikian, Ayip menekankan bahwa proyek Food Estate tetap harus dikawal. Ia menyebut pemerintah perlu memastikan keterlibatan masyarakat lokal, penghormatan terhadap hak-hak adat, serta manfaat ekonomi yang nyata bagi warga Papua.

Ayip juga mengingatkan bahwa realitas di Papua tidak sesederhana seperti yang digambarkan dalam satu film dokumenter. Menurutnya, selain kelompok yang menolak, ada pula masyarakat Papua yang mendukung dan berharap proyek tersebut membawa perubahan.

“Jadi jangan dibangun narasi seolah-olah seluruh Papua menolak pembangunan. Tidak sesederhana itu. Realitanya lebih kompleks. Ada yang menolak, ada yang mendukung, ada yang khawatir, tapi juga ada yang berharap dari Food Estate,” ulasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, Ayip mengajak masyarakat untuk menonton film Pesta Babi secara kritis dan proporsional. Menurutnya, film dokumenter dapat menjadi bahan diskusi publik, tetapi tidak boleh dijadikan satu-satunya kebenaran dalam melihat Papua.

“Film dokumenter ini bukan kitab suci. Publik harus kritis. Jika semua investasi ditolak dan semua pembangunan dianggap kolonialisme, maka Indonesia tidak akan maju. Yang harus dikawal bukan penghentian PSN, tapi bagaimana proyek itu berjalan : apakah melibatkan warga lokal, menghormati masyarakat adat, dan bermanfaat bagi Papua,” pungkasnya.(chm)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Luncurkan Buku “Melaju Bersama untuk Indonesia Raya”, Jadi Persembahan Takzim Anthony Leong bagi Pengusaha Muda Daerah

Luncurkan Buku “Melaju Bersama untuk Indonesia Raya”, Jadi Persembahan Takzim Anthony Leong bagi Pengusaha Muda Daerah

Calon Ketua Umum BPP HIPMI Anthony Leong kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemimpin muda nasional yang tidak hanya bergerak di dunia usaha, tetapi juga membangun gagasan besar tentang arah masa depan ekonomi Indonesia.
Resmi! I.League Umumkan Jadwal Super League 2026-2027, Tambah Turnamen Baru Bikin Kompetisi Makin Panas

Resmi! I.League Umumkan Jadwal Super League 2026-2027, Tambah Turnamen Baru Bikin Kompetisi Makin Panas

Kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Super League, dipastikan mulai bergulir pada 4 September 2026. Sementara kompetisi Championship akan dimulai dua pekan setelahnya, tepatnya pada 18 September 2026.
Gelar Dikpolnas, Partai Demokrat Siapkan Kepemimpinan Adaptif Menuju Pemilu 2029

Gelar Dikpolnas, Partai Demokrat Siapkan Kepemimpinan Adaptif Menuju Pemilu 2029

Partai Demokrat menutup rangkaian Pendidikan Politik Nasional (Dikpolnas) 2026 di Museum dan Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur.
Tak Lagi Jadi Pemain Untouchable, AC Milan Mulai Buka Harga untuk Rafael Leao di Bursa Transfer Musim Panas Nanti

Tak Lagi Jadi Pemain Untouchable, AC Milan Mulai Buka Harga untuk Rafael Leao di Bursa Transfer Musim Panas Nanti

Masa depan Rafael Leao bersama AC Milan menjadi perbincangan hangat jelang bursa transfer musim panas. Winger asal Portugal itu dikabarkan masuk daftar jual.
Prabowo Kucurkan Rp4 Triliun Bangun Palang Pintu di Perlintasan Sebidang, Flyover dan Underpass

Prabowo Kucurkan Rp4 Triliun Bangun Palang Pintu di Perlintasan Sebidang, Flyover dan Underpass

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut pemerintah akan membangun palang pintu kereta di perlintasan sebidang.
Sambut Iduladha, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hewan Kurban dan Imbau Warga Gunakan Wadah Ramah Lingkungan

Sambut Iduladha, Pemkot Tangsel Perketat Pengawasan Hewan Kurban dan Imbau Warga Gunakan Wadah Ramah Lingkungan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus melakukan berbagai persiapan menjelang Hari Raya Iduladha agar pelaksanaannya berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar bagi masyarakat.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Deretan Fakta Terbaru Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, dari Ririn Disebut 'Bos' hingga Uang Korban Buat Judol

Berikut beberapa fakta terbaru dari pihak Priyo Bagus Setiawan dan Ririn Rifanto, terdakwa kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Paoman, Indramayu.
Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Ambulans Tak Kunjung Tiba, Dedi Mulyadi Tangani 2 Remaja Kecelakaan di Lembang: Biaya Sama Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi tanpa sengaja bertemu dua remaja yang mengalami luka akibat kecelakaan di Lembang, Bandung Barat dan dilarikan ke rumah sakit
Selengkapnya

Viral