Calon Ketua Umum BPP HIPMI Anthony Leong Usulkan Strategi Komprehensif Hadapi Penguatan Dolar AS
- Istimewa
Menurutnya, pengusaha Indonesia harus mulai diarahkan agar memiliki sumber pendapatan berbasis dolar sehingga tidak hanya bergantung pada pasar domestik.
“Rupiah yang melemah sebenarnya bisa menjadi peluang untuk memperbesar ekspor dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar internasional,” ujarnya.
Selain sektor industri dan ekspor, Anthony juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas energi dan pangan nasional. Ia meminta pemerintah menjaga harga BBM, listrik, dan bahan pangan pokok agar inflasi tidak semakin tinggi dan daya beli masyarakat tetap terjaga.
Menurut Anthony, konsumsi domestik masih menjadi penopang utama ekonomi Indonesia sehingga stabilitas harga kebutuhan masyarakat harus menjadi prioritas pemerintah di tengah tekanan global.
Ia juga mengingatkan agar kebijakan stabilisasi rupiah tidak sepenuhnya dibebankan melalui kenaikan suku bunga yang terlalu agresif. Menurutnya, bunga tinggi justru berisiko membuat kredit usaha melambat, investasi tertahan, dan konsumsi masyarakat melemah.
“Yang harus dijaga adalah keseimbangan antara stabilitas rupiah dan keberlangsungan dunia usaha. Jangan sampai dunia usaha justru kehilangan ruang untuk tumbuh akibat tekanan biaya dan bunga yang terlalu tinggi,” kata Anthony.
Anthony optimistis Indonesia tetap mampu menghadapi tekanan ekonomi global apabila pemerintah fokus memperkuat sektor produktif nasional, memperluas ekspor, menjaga daya beli masyarakat, serta memperkuat ketahanan UMKM sebagai fondasi utama perekonomian nasional.
“Krisis kurs harus menjadi momentum transformasi ekonomi nasional agar Indonesia lebih mandiri, produktif, dan tidak terus bergantung pada impor,” tutup Anthony Leong.(chm)
Load more