News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hari Lahir Pancasila Jadi Refleksi, KPN DKI Jakarta Soroti Kualitas Dialog Demokrasi Indonesia

Merefleksi Hari Lahir Pancasila, KPN DKI Jakarta menegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi landasan penting untuk menjembatani berbagai perbedaan dan persoalan bangsa.
Senin, 1 Juni 2026 - 21:35 WIB
DPW KPN DKI Jakarta saat Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 di Tugu Proklamasi, Jakarta.
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Wilayah Kebangkitan Pemuda Nusantara (DPW KPN) DKI Jakarta mengingatkan pentingnya menjaga kualitas kehidupan demokrasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini.

Sebagai refleksi, organisasi kepemudaan ini mengingatkan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat kembali nilai-nilai kebangsaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketua DPW KPN DKI Jakarta, Muh. Hasmawi Nur, mengatakan Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang semakin beragam. Mulai dari polarisasi sosial, menguatnya sentimen identitas di ruang publik, hingga menurunnya kualitas dialog dalam kehidupan demokrasi.

Menurutnya, dalam situasi tersebut Pancasila tetap menjadi landasan penting untuk menjembatani berbagai perbedaan yang ada di Indonesia.

"Indonesia dibangun di atas keberagaman. Karena itu, tantangan terbesar kita bukan sekadar menjaga persatuan secara formal, tetapi memastikan bahwa perbedaan dapat dikelola menjadi kekuatan bersama. Pancasila memberikan kerangka untuk itu," ujarnya di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, saat upacara peringatan Harlah Pancasila.

Upacara yang dihadiri pengurus, anggota, dan sejumlah tamu undangan tersebut menjadi bentuk penghormatan terhadap Hari Lahir Pancasila sekaligus sarana refleksi kebangsaan bagi generasi muda.

Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, hingga amanat pembina upacara. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib sampai acara berakhir.

Hasmawi menilai peringatan Hari Lahir Pancasila harus dimanfaatkan untuk memperkuat kembali komitmen terhadap nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Bagi KPN, peringatan tahun ini memiliki makna khusus. Selain memperingati Hari Lahir Pancasila, tanggal 1 Juni juga bertepatan dengan hari lahir organisasi tersebut.

"Karena itu, upacara tidak hanya menjadi agenda nasional yang diperingati setiap tahun, tetapi juga menjadi penanda perjalanan organisasi dalam menjalankan peran dan pengabdiannya di tengah masyarakat," lanjutnya.

Hasmawi menjelaskan bahwa sejak berdiri, KPN mengusung tiga nilai utama, yakni nasionalis, pluralis, dan religius. Menurut dia, ketiga nilai tersebut saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan satu sama lain.

Ia mencontohkan, nasionalisme tanpa semangat pluralisme berpotensi memicu perpecahan dan mengikis persatuan Indonesia. Sementara nasionalisme yang tidak dibarengi nilai religius dapat melahirkan paham nasionalisme sekuler atau bahkan ateis.

Begitu pula pluralisme harus berjalan seiring dengan semangat kebangsaan dan religiusitas agar mampu memperkuat persatuan bangsa serta kehidupan beragama. Di sisi lain, nilai religius juga perlu dibangun di atas semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap keberagaman.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran pengurus turut melakukan refleksi atas perjalanan organisasi sejak didirikan. Berbagai program yang telah dijalankan, seperti kegiatan pendidikan, pengembangan kepemudaan, diskusi publik, hingga aksi sosial kemasyarakatan, disebut sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan masyarakat serta memperkuat kehidupan demokrasi di Indonesia. (rpi)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Pria di Tambora Pura-pura Beli Motor Buat Istri, PCX Dibawa Kabur dari Showroom

Detik-detik Pria di Tambora Pura-pura Beli Motor Buat Istri, PCX Dibawa Kabur dari Showroom

Lebih lanjut, Wahyu menjelaskan bahwa pelaku dalam melancarkan aksinya ini menggunakan modus berpura-pura hendak membelikan motor untuk istrinya.
Prediksi Abha vs Al Faisaly Liga Pro Saudi 2026/1017: Duel Hidup Mati di Papan Bawah

Prediksi Abha vs Al Faisaly Liga Pro Saudi 2026/1017: Duel Hidup Mati di Papan Bawah

Pertandingan antara Abha vs Al Faisaly pada Selasa (27/10/2026) pukul 19.40 WIB diprediksi berjalan ketat mengingat situasi kedua kubu di papan bawah klasemen.
Frustasi! George Russell Benar-benar Tak Bisa Tutupi Rasa Kecewanya pada Hasil F1 GP Amerika Serikat 2026

Frustasi! George Russell Benar-benar Tak Bisa Tutupi Rasa Kecewanya pada Hasil F1 GP Amerika Serikat 2026

Pembalap Mercedes, George Russell kembali menelan pil pahit pada lanjutan Formula 1 usai mencatatkan hasil yang kurang memuaskan di F1 GP Amerika Serikat 2026.
Resmi! Penyerang Asal Indonesia Abroad ke Eropa, Gabung Klub Pemuncak Liga Norwegia

Resmi! Penyerang Asal Indonesia Abroad ke Eropa, Gabung Klub Pemuncak Liga Norwegia

Lassana Doucouré resmi bergabung dengan FK Haugesund setelah izin kerjanya terbit. Eks Barito Putera itu kini berpeluang membawa klubnya promosi ke liga utama.
Bos Persib Minta Bobotoh Tak Terprovokasi Usai Kasus Penyerangan Suporter di Bogor

Bos Persib Minta Bobotoh Tak Terprovokasi Usai Kasus Penyerangan Suporter di Bogor

Umuh Muchtar berharap kepolisian dapat mengusut perkara tersebut hingga tuntas dan mengungkap identitas seluruh pihak yang terlibat.
Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026, Sebanyak 103.779 Pengendara Kena Tindak Lewat ETLE 

Hari Pertama Operasi Patuh Jaya 2026, Sebanyak 103.779 Pengendara Kena Tindak Lewat ETLE 

Ditlantas Polda Metro Jaya melakukan penindakan terhadap para pengendara yang melanggar lalu lintas melalui tilang elektronik (ETLE) pada hari pertama digelar..

Trending

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan Cuma Tungku Api, Tas Ukuran Jumbo Usai Pertemuan Terakhir Tersangka dengan Korban Ibu-Anak di Madiun Jadi Petunjuk Penting

Bukan cuma tungku api, tas berukuran jumbo juga merupakan petunjuk penting dalam kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun. Meski demikian, petugas di lapangan masih mendalami hal tersebut lebih lanjut.
Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Operasi Patuh Jaya 2026 Berlanjut: Polisi Bakal Datangi Rumah Pelanggar, Begini Cara Kerjanya

Memasuki hari kedua, Selasa (27/10/2026), Operasi Patuh Jaya 2026 yang digelar Polda Metro Jaya kian intensif. 
Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri Kasus Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun Mulai Terpecahkan, Diduga Berawal dari Komunikasi Istri Sah Tersangka dan Korban

Misteri kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, mulai terpecahkan. Perselisihan berujung maut tersebut diduga bermula dari komunikasi antara istri sah tersangka dan korban DH.
Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Shin Tae-yong Wanti-wanti Lapangan JIS yang Tak Kunjung Membaik Bisa Cederai Pemain Persija Jakarta

Persija berhasil kembali meraih kemenangan atas Persik Kediri. Hasil akhir 2-1 mewarnai laga lanjutan pekan ketujuh Super League 2026-2027.
Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Jangan Asal Beli, Ini Dokumen Penting yang Harus Dicek Sebelum Membeli Apartemen

Sejumlah pembeli apartemen di Surabaya dan sekitarnya mengaku belum menerima Akta Jual Beli (AJB) dan Sertifikat Hak Milik Satuan Rumah Susun (SHMSRS), meski pembayaran unit telah lunas
Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Klasemen Akhir Grup G Piala Dunia U-15 2026: Timnas Indonesia U-15 Lanjut ke Mana?

Timnas Indonesia U-15 meraih hasil yang campur aduk pada Senin (26/10/2026) kemarin. Mereka mengalahkan Burundi namun takluk dari Portugal.
Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Usai Bunuh Istri Siri dan Anak di Madiun, Pelaku Beli Mesin Giling Daging dan Tas Kresek Hitam

Setelah menghabisi nyawa dari istri siri dan anak kandungnya, pelaku pembunuhan di Madiun yakni DBS sempat membeli mesin giling serta tas kresek sampah hitam.
Selengkapnya

Viral