Sosialisasi Wajib Halal di 2.183 Titik, BPJPH Raih Rekor MURI
- Isimewa
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal meraih penghargaan Rekor Dunia dari Museum Rekor Dunia Indonesia setelah menggelar sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 secara serentak di 2.183 lokasi di seluruh Indonesia.
Kegiatan yang dipusatkan di Pakuwon Mall Bekasi pada Kamis (4/6/2026a) itu dilaksanakan serentak di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota dengan melibatkan pemerintah daerah, kementerian dan lembaga, perguruan tinggi, asosiasi pelaku usaha, Pendamping Proses Produk Halal (P3H), organisasi kemasyarakatan, hingga lembaga keagamaan.
Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, mengatakan penghargaan tersebut mencerminkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam membangun ekosistem halal nasional.
“Rekor ini sesungguhnya adalah rekor milik seluruh masyarakat Indonesia yang turut bergerak bersama dalam semangat edukasi halal,” ujar Haikal.
Menurutnya, sosialisasi serentak dilakukan untuk memastikan masyarakat dan pelaku usaha memahami implementasi kebijakan Wajib Halal Oktober 2026 secara utuh.
BPJPH juga ingin memastikan seluruh pelaku usaha memperoleh informasi dan pendampingan yang cukup menjelang penerapan kebijakan tersebut.
Haikal menegaskan sertifikasi halal tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi karena dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, memperluas akses pasar, dan memperkuat daya saing produk Indonesia.
Ia menambahkan aktivitas ekonomi yang terkait dengan rantai pasok halal menyumbang sekitar 27 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional pada 2025.
Karena itu, percepatan sertifikasi halal dinilai penting untuk memperkuat UMKM, meningkatkan nilai tambah industri, serta memperluas peluang ekspor.
Sementara itu, Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan JPH BPJPH, E.A Chuzaemi Abidin, mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut memberikan informasi mengenai ketentuan Wajib Halal Oktober 2026, kategori produk yang wajib bersertifikat halal, mekanisme sertifikasi, hingga layanan konsultasi dan pendaftaran sertifikasi halal.
Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan sosialisasi serentak tersebut menunjukkan penguatan ekosistem halal nasional membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
Load more