Setelah Polemik Memanas Kubu Sarwendah Kirim Surat ke Ruben Onsu, Apa Isinya?
- Tangakapan Layar YouTube The Onsu Family
Jakarta, tvOnenews.com - Perseteruan yang belakangan menjadi perhatian publik antara Ruben Onsu dan Sarwendah tampaknya mulai bergerak ke arah yang lebih konstruktif. Setelah berbagai polemik mencuat ke ruang publik, kini muncul langkah baru yang berpotensi membuka jalan komunikasi antara kedua belah pihak.
Kuasa Hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima surat dari kuasa hukum Sarwendah beberapa hari lalu. Surat itu disebut berisi ajakan untuk melakukan pertemuan secara tertutup guna membahas sejumlah persoalan yang belakangan menjadi sorotan.
Menurut Minola, ajakan tersebut menjadi sinyal bahwa pihak Sarwendah ingin menyelesaikan berbagai permasalahan melalui jalur komunikasi yang lebih terbuka dan kekeluargaan. Pertemuan itu juga diharapkan dapat menjadi ruang diskusi untuk mencari titik temu atas berbagai perbedaan pandangan yang muncul setelah perceraian keduanya.
“Memang beberapa hari yang lalu kita mendapatkan surat dari kuasa hukumnya S, ya. Surat itu adalah surat untuk mencoba mengajak kami untuk duduk, membahas, membahas dan mendiskusikan hal-hal yang terkait peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini dan juga,” ujar Minola Sebayang kepada awak media melalui Zoom Meeting, Jumat (12/6/2026).
Tak hanya membahas polemik yang berkembang belakangan ini, surat tersebut juga menyinggung persoalan yang selama ini dianggap penting oleh kedua pihak, yakni pelaksanaan Akta 39. Dokumen tersebut diketahui memuat sejumlah kesepakatan antara Ruben Onsu dan Sarwendah pasca perceraian, termasuk terkait pembagian harta bersama dan pengasuhan anak.
Bagi pihak Ruben Onsu, pembahasan mengenai Akta 39 menjadi salah satu poin yang cukup krusial. Karena itu, ajakan dari kubu Sarwendah untuk mendiskusikan realisasi kesepakatan tersebut dinilai sebagai langkah positif.
“Surat itu bertemu untuk membicarakan bagaimana realisasi daripada Akta 39 gitu loh,” ujarnya.
Minola bahkan menilai pembahasan mengenai Akta 39 seharusnya memang sudah dilakukan sejak lama. Meski demikian, ia tetap menyambut baik langkah yang kini diambil oleh pihak Sarwendah.
“Baru sekarang ngomong Akta 39-nya, kan begitu. Nggak apa-apa, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali,” lanjutnya.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada kepastian kapan pertemuan tersebut akan digelar. Minola menjelaskan bahwa dalam surat yang diterimanya, pihak Sarwendah tidak mencantumkan jadwal atau waktu spesifik untuk pelaksanaan pertemuan.
Load more